Resmi Dilantik, IKAD3 Siap Jadi Wadah Pemersatu Alumni D3 Fakultas Ekonomi UII

2014.11.22.pelantikan ikad3 (2)Keberadaan organisasi ikatan alumni di sebuah lembaga pendidikan, khususnya di perguruan tinggi dinilai sangat penting. Selain menjadi media silaturrahmi dan komunikasi di antara para alumni, ikatan alumni juga berfungsi menghimpun potensi-potensi yang dimiliki oleh para alumni yang dapat diarahkan bagi kemajuan baik fakultas maupun prodi. Dengan mendapat perhatian dan dirangkul untuk bergabung dalam ikatan alumni, mereka pun merasa dihargai sehingga akan memberikan kontribusinya bagi almamater yang dicintainya. Fungsi-fungsi inilah yang menyebabkan organisasi tersebut layak disebut sebagai wadah pemersatu para alumni usai menamatkan pendidikan formal di kampus.

Sebagaimana tergambar dalam acara pelantikan pengurus Ikatan Alumni Diploma Tiga (IKAD3), Fakultas Ekonomi UII yang diadakan di Gedung D3 FE UII, Sabtu (22/11). IKAD3 merupakan wadah bagi para alumni program D3 FE UII yang berasal dari berbagai jurusan dan angkatan seperti Akuntansi, Perbankan, dan Manajemen yang dihimpun sejak program ini pertama kali meluluskan mahasiswa. Hingga saat ini, tercatat Program D3 FE UII telah meluluskan mahasiswa sebanyak 2.645 orang yang tersebar di berbagai bidang lapangan kerja. Pembentukan IKAD3 sendiri baru pertama kali diinisiasi pada tahun ini sehingga ini merupakan kepengurusan pertama atau pioneer yang membidani lahirnya organisasi tersebut.

Terpilih sebagai Ketua IKAD3 FE UII yang baru saja dilantik adalah Arif Santoso, alumni D3 Akuntansi tahun 1998, sedangkan Wakil Sekretaris diamanahkan kepada Muzariyantomi, alumni D3 Manajamen 1998, Sekretaris dijabat oleh Mono Nanang, Manajemen 1999 dan posisi Bendahara dipegang oleh Rahmi Inayati, Akuntansi 1999. Susunan kepengurusan ini diagendakan memiliki masa kerja selama 3 tahun.

Arif Santoso dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasihnya atas kontribusi para panitia inti yang telah bekerja secara intens untuk menginisiasi pembentukan IKAD3 FE UII. ”Tidak mudah menyatukan teman-teman alumni yang sekarang sudah sangat sibuk dengan urusannya masing-masing, namun alhamdulillah semuanya dapat terwujud”, ungkapnya.

Selain itu, ia juga menekankan bahwa kepengurusan pertama ini sebagai pondasi yang dapat dijadikan pijakan bagi aktivitas organisasi di tahun-tahun berikutnya. Hal tersebut juga diamini oleh Wakil Ketua, Muzariyantomi yang berharap agar IKAD3 FE UII segera fokus melaksanakan beberapa program kerja rintisan. Beberapa proker yang ingin segera digulirkan, seperti membangun database alumni D3 FE UII dan membentuk koperasi sebagai wadah aktivitas ekonomi anggota.

Sementara Ketua Program D3 FE UII, Dra. Nur Fauziah, MM selain mengapresiasi kerja keras panitia, juga menggarisbawahi peran ikatan alumni dalam memperkuat akreditasi prodi. ”Ke depan semoga susunan kepengurusan IKAD3 dapat menjangkau hingga tingkat prodi yang ada di lingkungan D3 FE UII sehingga turut berkontribusi ketika dilakukan akreditasi”, pungkasnya.

Belasan Dosen Manajemen Mempresentasikan Hasil Penelitian di FMI 6

Forum Manajemen Indonesia (FMI) merupakan wadah bagi akademisi, ilmuwan, dan peneliti untuk saling membagi pengetahuan dan fenomena atau temuan baru mengenai bidang ilmu manajemen melalui presentasi hasil-hasil penelitian. Forum yang sekaligus menjadi ajang silaturahmi para dosen di bidang ekonomi, khususnya  manajemen ini merupakan penyelenggaraan yang keenam kalinya, setelah dua tahun sebelumnya Prodi. Manajemen FE UII juga pernah menjadi tuan rumah acara tersebut.

P_20141112_210540_HDR-webPada acara yang bertajuk Seminar Nasional dan Call for Paper dengan tema Entrepreneurial Management ini digelar di Grand Aston City Hall Medan (12/11). Prodi. Manajemen dan Program Magister Manajemen mengirimkan masing-masing 13 dosen dan 6 dosen untuk menjadi pemakalah dari 28 paper hasil penelitian yang telah para dosen lakukan sebelumnya. Menurut Sekretaris Prodi. Manajemen, Dra. Siti Nursyamsiah, MM., jumlah dosen yang mengikuti FMI pada tahun 2014 ini meningkat dan sekaligus terbanyak dari tahun-tahun sebelumnya. “Selain terjadi peningkatan pada jumlah dosen yang menjadi pemakalah, peningkatan juga terjadi pada jumlah paper yang dikirim, dimana merupakan jumlah terbanyak yang pernah dikirim oleh dosen manajemen dari Fakultas Ekonomi”, terang Nursyamsiah. Selain itu, menurut Nursyamsiah, UII secara khusus mendapatkan apresiasi dari FMI pusat dalam acara Gala Dinner sebagai salah satu dari 3 Perguruan Tinggi yang paling banyak mengirimkan dosen dan paper pada FMI 6 kali ini. “Acara ini tidak hanya diikuti oleh dosen manajemen FE UII saja, tapi juga ada 1 orang alumni yang ikut menjadi pemakalah, yakni Faaza Fakhrunnas”, Nursyamsiah menambahkan. Menurutnya, mahasiswa maupun alumni yang mengikuti call for paper dengan membawa nama UII perlu dipertimbangkan untuk difasilitasi di masa yang akan datang untuk meningkatkan kualitas alumni maupun untuk menjaring bibit-bibit calon dosen.

Pada sesi pengumuman penghargaan Best Paper saat Gala Dinner berlangsung, salah satu dosen Manajemen yakni Drs. Achmad Sobirin, MBA., Ph.D. yang mempresentasikan paper berjudul “Kecocokan Strategi Dengan Budaya : Dampaknya Pada Kinerja Perusahaan” meraih penghargaan tersebut. “Penghargaan ini adalah yang kedua kalinya secara berturut-turut, semoga dapat menjadi inspirasi bagi dosen-dosen lainnya, khususnya dosen manajemen Fakultas Ekonomi UII”, pesan Sobirin setelah menerima penghargaan Best Paper.

Menurut Ketua Prodi. Manajemen, Dr. Drs. Sutrisno, MM., FMI merupakan forum milik dosen-dosen bidang manajemen, sehingga beliau mengajak para dosen manajemen untuk selalu ikut berpartisipasi sebagai pemakalah di forum tersebut pada waktu-waktu yang akan datang. “Saya mengharap di tahun yang akan datang kembali terjadi peningkatan jumlah dosen yang menjadi pemakalah Forum Manajemen Indonesia, targetnya lebih dari 20 orang dosen dapat mempresentasikan hasil penelitiannya pada tahun depan”, tutup Sutrisno.

 

Strategi Pemasaran Digital dan Humas Memiliki Peranan Penting Dalam Komunikasi Pemasaran PT

DSC_0068Topik ini menjadi bahasan utama dalam kegiatan workshop yang diselenggarakan oleh Divisi Pemasaran dan Admisi, Direktorat Pemasaran, Kerjasama dan Alumni (DPKA) Universitas Islam Indonesia. Workshop yang bertajuk “Optimalisasi Digital Marketing & Public Relations dalam Komunikasi Pemasaran Perguruan Tinggi” ini diselenggarakan pada hari Sabtu (15/11) di Gedung Mohammad Hatta, Perpustakaan Pusat Universitas Islam Indonesia. Acara pelatihan yang diikuti oleh perwakilan dosen, staf dan mahasiswa anggota tim promosi fakultas dimulai pada pukul 08.30 WIB dan resmi dibuka oleh Wakil Rektor III, Dr. Abdul Jamil, SH, MH.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor III menyampaikan bahwa sebesar apapun suatu institusi harus terus melaksanakan program komunikasi pemasaran, diantaranya dengan meningkatkan peran humas dan mengoptimalkan strategi pemasaran digital. Ia juga menegaskan tentang pentingnya memiliki koordinasi yang terpadu dalam menjalankan program komunikasi pemasaran di UII. “Setiap fakultas nantinya akan memiliki unit atau tim yang secara khusus melaksanakan fungsi humas dan pemasaran dan akan berkoordinasi dengan Dithumas dan DPKA yang ada di universitas,” terang Dr. Abdul Jamil.

Workshop kali ini menghadirkan tiga orang narasumber yaitu Dimas Novriandi (General Manager XM Gravity Indonesia), Hangga Fathana SIP, BIntSt, MA (Direktur Humas UII), dan Ir. Wiryono Raharjo, M.Arch, Ph.D (Direktur International Program UII).

Dimas Novriandi menjelaskan tentang konsep pemasaran digital dan berbagai indikator penting untuk mengukur efektifitas strategi pemasaran digital yang dijalankan oleh suatu institusi. “Semakin banyak orang yang mengakses media sosial setiap harinya, sehingga pemasaran digital, khususnya melalui sosial media menjadi penting untuk menjalin kedekatan dengan pelanggan dan pemangku kepentingan lainnya”, papar Dimas, yang juga merupakan alumni UII angkatan 1999 dan kini memimpin perusahaan konsultan pemasaran digital terbesar di Indonesia.

Sementara narasumber kedua, Hangga Fathana, menyampaikan paparan mengenai peran hubungan masyarakat dan rencana pengembangan fungsi humas terpadu di UII. Narasumber yang terakhir, Wiryono Raharjo, membahas tentang pentingnya bagi tim promosi untuk memahami product knowledge UII secara menyeluruh dan bagaimana perguruan tinggi, khususnya UII, harus bersiap untuk menghadapi tantangan globalisasi pendidikan.

Kepala Divisi Pemasaran dan Admisi, Sigit Pamungkas, SE, MCom dalam keterangannya menjelaskan bahwa kegiatan workshop ini merupakan salah satu program kerja DPKA untuk peningkatan kapasitas pengetahuan dan keterampilan tim promosi di lingkungan UII. “Nantinya akan ada koordinasi rutin dan lebih banyak program capacity building yang akan kita adakan untuk tim komunikasi pemasaran UII. Kegiatan semacam ini penting untuk menguatkan koordinasi dan meningkatkan kesiapan kita dalam melaksanakan komunikasi pemasaran yang terpadu”, terang Sigit.

Fakultas Ekonomi Menerima Kunjungan dari SMA Negeri 2 Kota Sukabumi

IMG_0056Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia (FE UII) kembali menerima kunjungan dari SMA Negeri 2 Kota Sukabumi pada hari Kamis (13/11) di Kampus Fakultas Ekonomi UII, Gedung Prof. Dr. Ace Partadiredja, Condongcatur. Rombongan tamu yang terdiri dari 45 siswa-siswi dan didampingi 3 guru pendamping diterima oleh Tim Pemasaran dan Komunikasi di Aula Utara. Acara kunjungan kampus ini disambut langsung oleh Drs. Suharto M.Si selaku Wakil Dekan Fakultas Ekonomi.

Dalam sambutannya, Wakil Dekan FE UII menyampaikan beberapa informasi terkait perkembangan Fakultas Ekonomi UII. Selain itu, Drs. Suharto, M.Si juga mengingatkan siswa-siswi tentang bagaimana mereka harus belajar dengan giat untuk mempersiapkan dirinya untuk menghadapi tantangan karir yang akan mereka hadapi di masa depan. “Kita harus meningkatkan strategi agar bisa siap bersaing dalam menghadapi era Masyarakat Ekonomi Asean 2015. Tidak hanya bekal pendidikan saja yang diperlukan, tetapi juga pembentukan karakter menjadi penting sebagai bekal pembangunan jati diri bangsa”, pesan Suharto.

Sambutan selanjutnya disampaikan oleh pihak SMA Negeri 2 Kota Sukabumi, Tajul Ariefin. Sebagai perwakilan rombongan sekolah ia menyampaikan harapan agar siswa-siswi SMA N 2 Kota Sukabumi mendapatkan informasi mengenai Universitas Islam Indonesia dan  nantinya dapat terjalin hubungan yang berkesinambungan dengan siswa-siswi SMA N 2 Kota Sukabumi supaya mereka bisa menimba ilmu di Universitas Islam Indonesia.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Sigit Pamungkas, SE, M.Com, dosen Prodi Akuntansi yang sekaligus Wakil Ketua Tim Pemasaran dan Komunikasi FE UII. Sigit menyampaikan berbagai informasi tentang UII, khususnya tentang Fakultas Ekonomi. Ia memaparkan tentang pilihan program studi yang tersedia dan masing-masing keunggulannya, serta menjelaskan sistem penerimaan mahasiswa baru. Rombongan yang mengikuti acara kunjungan kampus ini terlihat sangat antusias sehingga tidak sedikit siswa-siswi yang bertanya dan ingin mengetahui lebih banyak informasi mengenai dunia perguruan tinggi, khususnya tentang UII.

Kunjungan kampus ini diakhiri dengan acara tur kampus yang dipandu oleh mahasiswa-mahasiswi anggota Tim Pemasaran dan Komunikasi FE UII. Rombongan diajak berkeliling untuk melihat secara langsung berbagai fasilitas yang ada di kampus Fakultas Ekonomi. Acara kunjungan kampus ini merupakan salah satu program rutin yang dilaksanakan oleh Tim Pemasaran dan Komunikasi.

Memperkenalkan Investasi di Pasar Modal Kepada Siswa SMA di Yogyakarta

gambar 2Penerima doorprize dan merchandise bersama (dari kiri ke kanan) ketua panitia KSPM Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia Goes to School (Hananta Wiratama), Ketua KSPM FE UII (Bayu Sadewa), Guru SMA Negeri 1 Teladan Yogyakarta (Umi), Kepala Pengawas Bank 1 OJK Yogyakarta (Heru Prasetyo), Kepala PT Bursa Efek Indonesia kantor perwakilan Yogyakarta (Irfan Noor Riza), Analis PT Mandiri Sekuritas cabang Yogyakarta (Yogiswara).

Maraknya investasi bodong beberapa tahun ini menandakan masih kurangnya pengetahuan tentang cara berinvestasi yang baik dan benar. Dalam rangka menambah pengetahuan  tentang investasi yang baik tersebut,  Kelompok Studi Pasar Modal Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia (KSPM FE UII) mengadakan roadshow kegiatan KSPM FE UII Goes to School, bekerjasama dengan stakeholder pasar modal yaitu Otoritas Jasa Keuangan (OJK), PT Bursa Efek Indonesia (BEI), dan PT. Mandiri Sekuritas ke beberapa SMA Negeri di Yogyakarta.

Acara ini dimulai tanggal 22 Oktober 2014 hingga Januari 2015, dimulai dari SMA Negeri 1 Teladan Yogyakarta. Dalam kesempatan ini acara dibuka oleh Kepala Sekolah SMAN 1 Teladan yaitu Bapak Rudy Prakanto dan dilanjutkan dengan pemaparan narasumber dari OJK , BEI Perwakilan Yogyakarta dan PT. Mandiri Sekuritas . Kepala pengawas bank 1 OJK wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta Heru Prasetyo mengatakan “Sosialisasi ini sangat dibutuhkan agar masyarakat mengetahui tempat berinvestasi yang benar berada di bawah pengawasan OJK”. Dalam kesempatan ini OJK juga menguji coba layanan pengaduan nasabah di call center OJK dengan memberi kesempatan peserta yang hadir yaitu saudara Ilham untuk menanyakan perihal perusahaan yang dianggap melakukan penipuan melalui sambungan tersebut.

Sementara kepala PT Bursa Efek Indonesia kantor perwakilan Yogyakarta, Irfan Noor Riza memaparkan “Indonesia adalah negara yang sangat potensial di masa mendatang dalam perkembangan Investasi langsung di Pasar Modal, terbukti dengan meningkatnya nilai IHSG di BEI”. Hal senada juga diungkapkan melalui data online yang disampaikan Yogiswara, perwakilan dari PT. Mandiri Sekuritas cabang Yogyakarta.

Ketua panitia penyelenggara Hananta Wiratama menyatakan “karena masih banyak masyarakat Indonesia yang tidak paham mengenai pasar modal, maka diperlukan edukasi dan sosialisasi pasar modal sejak dini. Bandingkan dengan negara tetangga seperti Malaysia yang 10% dari jumlah penduduknya berinvestasi di pasar modal” lanjutnya.

Kegiatan KSPM FE UII Goes to School yang berlangsung pada hari Rabu, 22 Oktober 2014 di SMA Negeri 1 Teladan Yogyakarta sekaligus menjadi launching KSPM FE UII Goes to School yang menargetkan lebih dari 6 SMA Negeri di Yogyakarta yang terbagi menjadi 2 tahap. Dengan acara seperti ini diharapkan nantinya masyarakat akan lebih memahami investasi yang baik dan benar. Khusus bagi para pelajar, untuk meraih sukses di usia muda, kenapa tidak? Asal tahu caranya. Pahami resikonya, nikmati keuntungannya.