IMG_2684Selasa (23/12), Pusat Pengkajian dan Pegembangan Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia (P3EI FE UII) kembali mengadakan seminar dalam upaya menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015. Seminar nasional yang bertajuk “Islamic Economic Outlook 2015” ini lebih menekankan pembahasan tentang ekonomi islam dalam MEA 2015 nanti. Berbagai macam tantangan, peluang, dan prospek ekonomi islam dalam menghadapi MEA 2015 dikupas tuntas dalam seminar nasional ini.

Acara seminar nasional bertempat di Aula Utara Gedung Prof. Dr. Ace Partadiredja dan dibuka oleh Wakil Rektor 1 Universitas Islam Indonesia, Dr. Ing. Ir. Ilya Fadjar Maharika, MA., IAI dilanjutkan dengan sambutan dari Direktur P3EI, Agus Widarjono, Ph.D

Ada 2 sesi seminar dalam acara ini. Seminar sesi 1, diisi oleh 3 pembicara yaitu Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec2., Mahsyudi Muqorobin, Drs., M.Ec., Ph.D., dan Dr. Darsono. Sedangkan dalam seminar sesi 2 ada 4 pembicara, antara lain Drs. Hasyim Abdullah Wijaya. MM., Agus Widarjono, Ph.D., Muhammad Touriq, SE., MBA., dan Hery Gunawan Muhammad. Secara keseluruhan para pembicara membahas gambaran ekonomi Islam pada tahun 2015 mendatang. Selain itu outlook Reksadana Syariah 2015 juga dibahas dalam seminar ini.

Banyak hal yang bisa dipersiapkan oleh ekonomi Indonesia dalam menghadapi tahun 2015 nanti, salah satunya dari segi ekonomi Islam. Seminar ini memberikan semangat bahwa ekonomi islam pun nantinya juga mampu bertahan dalam MEA 2015. Seperti yang diutarakan oleh Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Makroprudensial Bank Indonesia, DR Darsono “Ekonomi Islam bisa memiliki peluang yang bagus ketika produk yang ada di ekonomi islam itu diperbesar lagi agar bisa bersaing secara konvensional.”