none 445Perkembangan teknologi informasi memberikan pengaruh besar terhadap perubahan lingkungan bisnis secara global. Hal tersebut menuntut industri untuk menyesuaikan diri, termasuk pada pengelolaan bisnis yang terkait dengan analisa data dan pengambilan keputusan secara tepat dan cepat. SAP Lumira merupakan produk baru milik perusahaan ternama asal Jerman, System Aplication Product (SAP) yang berfungsi mengkombinasikan sumber data, menganalisis dan menyajikan data dalam bentuk visual, alat visualisasi ini biasanya digunakan untuk pengambilan keputusan ditingkat middle manajemen.

SAP Lumira untuk pertama kalinya mengadakan kompetisi  SAP Lumira University Challenge 2014. yang diikuti oleh 5 region yang tergabung dalam university community  SAP  yaitu India, China, South East Asia, New Zealand & Australia dan Latin America. Indonesia sendiri tergabung dalam regional South East Asia bersama  Malaysia, Filipina, dan Singapura. Setiap negara akan menyelenggarakan kompetisi di tingkat nasional, dimana pemenang dari setiap negara akan mewakili masing-masing negara di tingkat regional. Kompetisi SAP Lumira University Challenge 2014 adalah kompetisi memvisualisasikan dan mempresentasikan data mengenai 3 isu global, yakni ekonomi, sosial, dan lingkungan. Kompetisi ini diselenggarakan dengan tujuan menarik kepedulian masyarakat mengenai isu-isu penting yang ada di dunia, negara, maupun regional.

Kompetisi tersebut diselenggarakan di kompleks PT. SAP Indonesia, Jakarta (19/12).  Sistem kompetisi diawali dengan mendaftarkan proyek tim untuk diseleksi dan menentukan 10 tim terbaik untuk selanjutnya mempresentasikan proyek masing-masing tim yang akan dinilai oleh 3 juri yang merupakan pakar konsultan dan HRD PT. SAP Indonesia.  Kompetisi ini diikuti oleh kurang lebih 30 tim dari berbagai Universitas di Indonesia, seperti UII, ITS, Universitas Brawijaya, Ubinus, Kwik Kian Gie School of Business dan lain sebagainya. UII sendiri mengirimkan 10 tim, dan 6 tim diantaranya lolos ke final 10 besar. Dari 6 tim UII yang lolos ke 10 besar, 3 diantaranya meraih juara 1, 2, dan 3.

Juara pertama diraih oleh Tim Sawit yang beranggotakan Anggi Aprilia Noor Saputri (Akuntansi 2011) dan Yoga Satrio Wiwoho (Teknik Industri IP 2011) dengan mengambil isu lingkungan yang berjudul Palm Oil – Friendly for Earth. Tim ini menganalisis produksi palm oil yang ramah lingkungan. Juara kedua diraih oleh Tim Kamandaka yang beranggotakan Hanif Faidz Rahadian (Akuntansi 2011) dan Namida Valoni Octavia (Akuntansi 2011) dengan isu sosial yang berjudul Top Causes of Death yang  menganalisis penyebab kematian tertinggi di regional South East Asia. Juara ketiga diraih oleh Tim Hamengkubuwono dengan anggota Dewangga Panji Wijaya (Akuntansi 2011) dan Siska Dwi Ambarawati (Akuntansi 2011) yang mengambil  isu lingkungan dengan judul Environment Major Issues yaitu menganalisis tentang sumber daya energi di dunia.

Menurut Hanif Faidz Rahadian yang meraih juara kedua, keberhasilan yang diraih ini tidak lepas dari keseriusan UII dalam mendorong mahasiswanya untuk berprestasi dengan mengikuti lomba-lomba yang didukung oleh antusiasme para mahasiswa untuk berprestasi. Hanif juga mengatakan bahwa salah satu faktor yang mendukung tim UII untuk menang adalah data yang digunakan merupakan data yang berukuran besar dan berasal dari sumber yang jelas. “Output yang berupa visualisasi yang efektif, story telling, yakni kreatifitas dalam membuat visualisasi, dan kemampuan public speaking dalam presentasi