PPE FE UIISatu visi, satu identitas, dan satu komunitas. Demikian tagline yang sering digunakan untuk menyambut pelaksanaan proses integrasi negara-negara di kawasan Asia Tenggara, ASEAN Economic Community (AEC) 2015. Satu visi berarti semua negara yang tergabung di ASEAN mempunyai tujuan dan capaian yang sama, satu identitas mempunyai makna tidak ada pembedaan antara negara-negara tersebut, satu komunitas berarti masing-masing negara didalamnya bisa berintegrasi dengan baik sebagai sebuah kesatuan komunitas.

Selain tagline diatas, AEC 2015 juga akan melakukan proses implementasi beberapa poin terkait dengan perdagangan bebas untuk barang dan jasa, aliran tenaga kerja antar negara, aliran investasi antar negara, dan aliran modal antar negara ASEAN.

Demikian itu kiranya materi yang disampaikan oleh Dr. Bagian Aleyssa A. Abdulkarim, RSW ketika  memberikan kuliah umum didepan mahasiswa Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia (FE UII) siang ini (18/3). Kuliah umum yang diisi oleh Dekan dari Collage of Social Work amd Community Development Western Mindanao State University, Zamboanga City, Filipina ini bertempat di Aula Utara Lantai 3 Gedung Prof. Ace Partadiredja Fakultas Ekonomi UII.

Kuliah umum yang diselenggarakan oleh Pusat Pengkajian Ekonomi (PPE) FE UII juga dihadiri oleh Ketua Jurusan Ilmu Ekonomi Akhsyim Afandi MA, Ph.D., Kepala PPE UII Awan Setiawan Dewanta, dan beberapa dosen Ilmu Ekonomi serta mahasiswa yang tampak antusias mengikuti acara tersebut.

Disampaikan oleh Akhsyim Afandi bahwa kuliah ini sangat bermanfaat terutama untuk menyiapkan mahasiswa dalam rangka menghadapi AEC 2015, karena siap ataupun tidak kesepakatan integrasi negara-negara ASEAN tetap harus dilakukan.

Selanjutnya, Dr. Bagiann Aleyysa menyampaikan beberapa materi terkait dengan kesiapan negara ASEAN dalam menghadapi imlementasi AEC 2015, khususnya Filipina dan Indonesia, serta apa saja yang harus disiapkan oleh masing-masing negara tersebut untuk bisa bertahan dalam persaingan yang harus dihadapi.