Salah satu tujuan berdirinya UII adalah untuk membentuk cendekiawan muslim dan pemimpin bangsa yang bermanfaat bagi masyarakat serta mampu menerapkan nilai-nilai Islam. Untuk mewujudkan tujuan tersebut, Fakultas Ekonomi UII secara konsisten selalu melaksanakan kegiatan Pendampingan Agama Islam (PAI) dalam beberapa tahun terakhir. Kegiatan PAI akan diikuti secara wajib oleh seluruh mahasiswa baru pada setiap tahunnya selama 1 semester dan terintegrasi dengan kurikulum. Selama mengikuti kegiatan PAI, mahasiswa akan didampingi oleh mentor untuk meningkatkan ilmu keIslaman, terutama ibadah dan akhlak.

UPLOAD2Untuk membuka kegiatan PAI pada periode 2014-2015 ini, Fakultas Ekonomi UII mengadakan kuliah umum kepada seluruh peserta kegiatan PAI yang berlangsung pada Sabtu (28/3) di Hall Tengah FE UII. Menurut M. B. Hendrie Anto, S.E., M.Sc selaku ketua Tim PAI FE UII, PAI merupakan momentum penting bagi para mentor guna melatih kepercayaan diri dan mengajarkan ilmu agama yang mereka miliki kepada para mentee. “PAI juga merupakan salah satu cara untuk meneruskan tongkat estafet  dakwah di kampus FE UII”, tambahnya.

Turut hadir dalam acara ini, Dekan FE UII, Dr. D. Agus Hardjito, M.Si untuk memberi sambutan sekaligus membuka acara. Menurut Agus, kegiatan PAI merupakan bentuk keturutsertaan Fakultas dalam memberikan pembinaan keagamaan kepada mahasiswa-mahasiswi baru FE UII sebagai tanggungjawab dalam mencetak para cendekiawan muslim tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga ilmu agama. “Kegiatan PAI diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran akan pentingnya ilmu agama untuk memperbaiki akhlak serta meningkatkan kesadaran untuk selalu rajin beribadah”, terang Agus.

Acara kuliah umum diisi oleh Ustadz Fadly Noor yang memaparkan materi dan sekaligus memberikan motivasi kepada para peserta. Menurut Fadly, terdapat 2 jenis motivasi yakni push atau dari luar diri sendiri dan pull atau visi dari dalam diri sendiri. Fadly menambahkan bahwa motivasi push adalah seluruh kejadian yang berasal dari luar diri sendiri, bisa berupa ancaman, keterdesakan, dan lain-lain, sedangkan motivasi yang lebih baik adalah motivasi pull yang berasal dari dalam diri sendiri yang keberadaanya akan terus terjaga. “Sebagai manusia kita harus punya visi untuk mendapatkan yang terbaik dan mendapatkan yang lebih baik lagi”, pungkas Fadly.

Usai kuliah umum, kegiatan dilanjutkan dengan pertemuan antara mentor dengan mentee untuk menjalankan kegiatan mentoring selama PAI yang berisi penyampaian materi keIslaman, baca-tulis Al-Qur’an, dan materi ibadah lainnya. Mentoring akan dijadwalkan secara rutin sesuai kesepakatan mentor dan  mentee. Mentor PAI merupakan kakak-kakak angkatan dari para mahasiswa-mahasiswi baru. Kegiatan PAI diharapkan tidak hanya meningkatkan ilmu keIslaman melainkan juga mempererat silaturrahmi sesama mahasiswa FE UII.