MUN 2Berada di ruang Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai perwakilan dari sebuah negara merupakan impian bagi setiap diplomat. Dalam forum yang prestisius tersebut, para diplomat yang mewakili kepentingan negaranya akan saling berdebat, bertukar pikiran, dan bernegosiasi untuk membahas suatu isu. Tujuan akhir yang ingin diraih tentunya adalah mencapai resolusi yang menguntungkan bagi semua pihak. Resolusi yang telah dicapai nantinya akan menjadi bahan pertimbangan bagi pengambil kebijakan di negara masing-masing.

Pengalaman seperti inilah yang juga dirasakan oleh para mahasiswa UII yang tergabung dalam komunitas Model of United Nations (MUN) UII. MUN UII merupakan komunitas yang mewadahi para mahasiswa UII yang tertarik menyelami dunia diplomasi layaknya seorang diplomat yang bekerja di PBB. Mereka rutin mengadakan diskusi dan simulasi sidang PBB sebagai salah satu aktifitas utamanya. Di tingkat internasional, komunitas serupa juga banyak bermunculan di berbagai universitas dunia. Secara periodik, komunitas MUN dari berbagai universitas ini akan mengadakan pertemuan untuk mensimulasikan sidang PBB yang dihadiri delegasi mahasiswa dari berbagai negara. Tidak sekedar bersidang mereka juga berkompetisi untuk memilih delegasi terbaik yang mampu memainkan peran diplomat.

Sebagaimana dikisahkan oleh Febri Tri Intan Azhana, mahasiswa IP Manajemen UII, salah seorang pencetus berdirinya komunitas MUN di UII. “Komunitas MUN UII hadir untuk mewadahi minat mahasiswa yang ingin tahu tentang seluk beluk dunia diplomasi di tingkat global, khususnya PBB. Keanggotaan kami terbuka untuk semua mahasiswa UII dari berbagai jurusan, tidak terbatas pada mahasiswa sosial politik saja”, tuturnya.

Menurutnya, isu diplomasi di PBB saat ini mencakup isu yang sangat luas mulai dari kesehatan, pendidikan, kebudayaan, dan sosial. Isu-isu ini terbagi ke dalam komite-komite di bawah PBB. Oleh karenanya, tidak jarang ia menemui di universitas lain mahasiswa dari jurusan eksakta, seperti Kedokteran dan Teknik juga aktif di komunitas MUN.

Ditambahkan oleh Febri, saat ini sudah menjadi keniscayaan bahwa mahasiswa UII harus aktif dalam berbagai kegiatan tidak hanya di lingkup kampus namun juga luar kampus. Hal ini penting agar mahasiswa mendapat wawasan yang luas. “Dengan aktif di komunitas MUN, kami belajar untuk tampil percaya diri ketika mempresentasikan isu di hadapan mahasiswa asing. Kami juga belajar tentang bahasa asing dan pergaulan dengan komunitas mahasiswa global”, tambahnya.

Berangkatkan Delegasi ke Imperial College, London

Komunitas MUN UII mendapat kesempatan perdana mengikuti kompetisi MUN di tingkat global dalam London International Model United Nation (LIMUN) yang digelar di Imperial College, London pada 27 Februari-1 Maret 2015. Kompetisi ini merupakan salah satu ajang MUN terbesar yang diadakan di benua Eropa.

Empat orang delegasi UII yang turut serta dalam kompetisi tersebut, antara lain Risanti Citasavitri IP Akuntansi 2012, Febri Tri Intan Azhana IP Manajemen 2012, Reza Fattah Ghalib Santoso Hukum 2012, dan M. Andy Hakim FTI 2012. “Selama tiga hari mengikuti kompetisi, kami mendapat pengalaman yang luar biasa. Ratusan orang mahasiswa terpilih dari berbagai negara berkumpul dan berperan layaknya diplomat. Pengalaman inilah yang ingin kami tularkan kepada teman-teman mahasiswa UII”, pungkas Febri.

sumber: www.uii.ac.id