DoktorSebanyak 25 staf edukatif Universitas Islam Indonesia (UII) berhasil menyelesaikan jenjang studi strata tiga atau program doktoral. Gelar tersebut diraih diantaranya berasal dari beberapa perguruan tinggi ternama, baik itu dalam maupun luar negeri. “Hingga sekarang, UII telah memiliki 117 doktor. Semoga hal ini dapat semakin memperkuat sumberdaya dosen yang ada di UII,” terang Rektor UII, Dr. Ir. Harsoyo, M.Sc ketika menyambut para doktor baru UII di Gedung Perpustakaan Moh.Hatta, Kamis (10/12).

Rektor berpesan agar ke-25 doktor baru UII dapat memaknai pencapaian mereka dengan bentuk syukur kepada Allah SWT. “Seperti ilmu padi, semakin berisi semakin merunduk. Dengan diraihnya strata akademik tertinggi hendaknya membuat semakin rendah hati dan bersyukur. Tunjukkan rasa syukur itu dengan karya dan kontribusi yang semakin meningkat”, pesannya.

Jika ditinjau dari lokasi pendidikannya, sebanyak 54% doktor baru UII menempuh pendidikan di dalam negeri dan 46% menempuh pendidikan di luar negeri. Sementara itu, saat ini masih terdapat sekitar 90 staf edukatif UII yang juga tengah menempuh pendidikan S-3. Rektor berharap agar mereka dapat segera menyelesaikan pendidikannya dan kembali mengabdikan diri di kampus. UII berupaya agar jumlah doktor terus bertambah setiap tahunnya sehingga dapat menunjang pendidikan master dan doktor yang tengah berkembang di UII.

Wakil doktor baru UII, Arief Rahman, SE, M.Com, Ph.D mengatakan, pencapaian untuk menjadi seorang doktor memang tidak mudah dan membutuhkan proses yang panjang. Meski demikian, setelah berhasil dicapai, bukan berarti lantas bisa berbangga diri sebab masih ada tanggungjawab yang diemban. “Sempat saya menjadi cleaning service selama menempuh pendidikan doktor di Australia. Semua itu kini menjadi kenangan yang semakin menambah rasa manis dari hasil yang dicapai”, ucap Direktur Direktorat Akademik UII ini.

Sumber : www.uii.ac.id