IMG_9020 Edit

Universitas Islam Indonesia (UII) kembali menorehkan prestasi di tingkat Internasional. Kali ini datang dari Fakultas Ekonomi UII (FE UII) berhasil menjadi Juara II dalam acara 8th International ERPsim Competition. Dalam kompetisi ini tim dari Prodi Akuntansi yang terdiri dari Yukafi Kharisma (Akuntansi 2012), Farieza Rahman (Akuntansi 2012), Muhammad Reza Baihaque (Akuntansi 2012), dan Hendra Kusmartono (Akuntansi 2013), sukses menyisihkan peserta lain dari berbagai belahan dunia. Beberapa di antaranya berasal dari Swiss, China, dan Amerika Serikat.

Farieza mengatakan perjuangan tim mereka untuk meraih juara tidaklah mudah. Mereka sangat bersyukur karena prodi akuntansi sangat mendukung dan memfasilitasi mereka. Tim yang dimentori oleh Dra. Primanita Setyono, MBA,Ak,CA ini mengaku, mendapatkan simulasi permainan bersama tim lain dari UII dan sangat berguna bagi mereka dalam melatih guna membuat strategi untuk dapat bersaing di tingkat internasional.

Dalam kompetisi ini, model yang dilakukan adalah melakukan simulasi bisnis menggunakan Enterprise Resource Planning (ERP) sistem. Mereka mengembangkan teori dan mengaplikasikan ilmu yang telah mereka pelajari pada bangku kuliah. Mereka juga membagi tugas kepada tiap anggota tim karena di kompetisi ini sangat membutuhkan kerjasama, komunikasi, dan saling percaya. “Reza bagian marketing, Kafi bagian produksi, Farieza bagian planner, dan saya bagian analisis.” Kata Hendra saat diwawancarai Sabtu (25/6).

Acara 8th International ERPsim Competition HEC MONTREAL 2016 merupakan sebuah kompetisi tahunan yang di gelar oleh HEC MONTREAL dan Tim FE UII sebagai wakil dari Indonesia yang maju untuk bertanding melawan sepuluh tim lainnya dalam kancah internasional yang diantaranya berasal dari Amerika Serikat, China, Yunani, Swiss, dan berbagai negara lainnya.

Menurut penuturan Farieza, pada kejuaraan 8th International ERPsim ini, Tim FE UII baru dapat menjuarai perlombaan ini setelah pada tahun 2012 sebagai juara dunia dan pada tahun ini Tim FE UII menduduki peringkat pertama dalam hal Net Income, namun untuk keseluruhan hal dari berbagai bidang Tim FE UII menduduki posisi Runner Up.

Dalam perlombaan ini, Tim FE UII merasa tantangan dalam perlombaan 8th International ERPsim ini adalah komunikasi dan kepercayaan dalam sebuah tim. Karena, menurutnya tanpa hal tersebut pekerjaan tim tidak akan berjalan sesuai dengan keinginan. Dalam tim ini, tiap anggota diberikan jobdesk yang harus dikerjakan masing-masing anggota dan harus saling mempercayai pekerjaan dari masing-masing anggota tim, karena dalam perlombaan 8th International ERPsim ini diperlukan kepercayaan dalam pengambilan keputusan. Yang menjadikan tantangan Tim FE UII tertantang dalam hal ini adalah mengalahkan finalis yang telah menjuarai perlombaan ini selama dua tahun berturut-turut dan Tim FE UII berusaha untuk terus memantau strategi dari tim lawan.

Menurut Tim FE UII perlombaan 8th International ERPsim ini sangatlah berpengaruh dalam proses pembelajan di tingkat perkuliahan, dikarenakan seluruh pembelajaran yang didapatkan dalam perkulihan diujikan dalam perlombaan ini. Sehingga, kita secara dapat mengaplikasikan secara layaknya di dunia nyata.

Harapan dari Tim FE UII untuk perlombaan ERPsim ini kedepannya adalah, semoga UII bisa menjadi juara dunia pada perlombaan ini pada tahun berikutnya. Menurut Farieza, meskipun belum banyak orang yang mengenal tentang dunia ERP, tetapi Indonesia patut untuk dipertimbangkan dunia internasional dalam bidang ERP dan beruntunglah menjadi Mahasiswa UII karena diperkenalkan dalam bidang ERP dan diajarkan oleh orang yang mahir dalam bidangnya.