IMG_6205Pendampingan Agama Islam (PAI) merupakan suatu bentuk kegiatan dari Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia (FE UII) yang bertujuan untuk menyempurnakan pengetahuan mahasiswa akan kebutuhan rohaninya. Sehingga output mahasiswa akan memiliki karakter yang kuat terhadap ilmu agama, disamping kemampuan intelektualnya. Dalam rangka penutupan kegiatan PAI, panitia menyelenggarakan kuliah umum yang dilaksanakan di Masjid Al-Muqtashidin FE UII pada Minggu, (12/6). Kegiatan ini wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa baru angkatan 2015/2016 dari Program Studi Akuntansi, Ilmu Ekonomi dan Manajemen FE UII.

Acara tersebut dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Quran. Dilanjutkan dengan penyampaian sambutan oleh Dr. Drs. D. Agus Hardjito, Msi selaku Dekan FE UII. Turut hadir pada acara tersebut para dosen pembina PAI dan Kepala Program Studi (kaprodi) di FE UII. Dalam sambutannya, Agus Hardjito menyampaikan apresiasinya kepada fakultas yang telah memfasilitasi kegiatan PAI untuk mahasiswa baru FE UII, dan mengatakan bahwa kegiatan tersebut membantu mahasiswa dalam kaitannya pembentukan karakter. “Kegiatan mentoring ini dapat menjadi faktor penentu kesuksesan, karena di dalamnya terdapat sarana untuk melatih softskill dalam etika, disiplin, dan juga kepemimpinan”, tuturnya.

Agus Hardjito juga menegaskan bahwa penentu kesuksesan seseorang tidak hanya bergantung pada Indeks Prestasi (IP) yang bagus. Akan tetapi, yang lebih mempengaruhi kesuksesan adalah karakter dan kepribadian. Sehingga kegiatan PAI FE UII ini dinilai mampu untuk mendorong mahasiswa menuju kesuksesan secara intelektual dan kesuksesan menjadi orang yang bertaqwa kepada Allah SWT.

Dalam kegiatan tersebut juga terdapat sesi pemberian penghargaan. Pemberian penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi fakultas kepada mahasiswa yang telah mengikuti program PAI dengan baik. Beberapa kategori untuk pemberian penghargaan, yaitu antara lain : Mentee Terbaik Ikhwan diraih oleh Iko Santoso sebagai peringkat I, disusul Muhammad Apriwan dan Bima Agustino. Mentee Terbaik Akhwat diraih oleh Silvia Ayuningsih sebagai peringkat I, disusul oleh Bazfa Azza dan Aulia Wulandari. Diumumkan pula pemenang Social Project Group terbaik yang diraih oleh kelompok yang dimentori oleh Farissa Rahma sebagai juara pertama dan disusul oleh kelompok yang dimentori oleh Mega Laksmita.

Penyampaian kajian oleh Drs. Imam Mujiono, M.Ag., sekaligus mengajak mahasiswa yang hadir untuk memiliki ‘believe’ yang tinggi terhadap diri mereka masing-masing. Imam Mujiono mengatakan, “semakin tinggi keyakinan yang dimiliki seseorang untuk sukses, maka kemungkinan itu akan mendorong seseorang untuk meraih sukses secepatnya.” Beliau juga menyampaikan bahwa mahasiswa harus senantiasa menambah kadar keyakinan kepada Allah SWT untuk menunjukkan jalan menuju kesuksesan. Seperti yang tertulis dalam firman Allah SWT dalam Q.S. Hud : 6.

 Dan tidak ada suatu binatang melatapun di bumi ini melainkan Allah lah yang memberi rizkinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpananya. Semuanya tertulis dalam kitab nyata (Lauh Mahfuzh).”

Dalam firman Allah SWT tersebut disampaikan tentang rezeki yang dijanjikan dan akan diberikan Allah SWT. Untuk dapat meraihnya, manusia harus yakin untuk mendapatkan rezeki itu. Kemudian ia akan berusaha untuk mencari tempat rezeki tersebut berada dengan mengoptimalkan usaha. Dalam proses pencarian rezeki harus selalu dilandasi dengan keyakinan terhadap kasih sayang Allah SWT, supaya manusia dapat memperoleh rezeki yang telah dijanjikan-Nya.  

“Faktor kesuksesan itu terdiri dari 30% ilmu dan 70% relationship. Dengan mentoring, mahasiswa dapat membina silaturahmi dengan teman-teman barunya dan juga dengan mentornya. PAI telah berhasil menghantarkan para mahasiswanya untuk memberi pijakan kesuksesan di kemudian hari dengan pemenuhan kebutuhan 70% relationship tersebut,” tutur Imam Mujiono, sekaligus menutup kuliah umum PAI tersebut. Dengan kegiatan pendampingan agama ini diharapkan mahasiswa baru angkatan 2015/2016 mempunyai bekal untuk menuju kesuksesan.