General Lecture – Research in Accounting dan Professionalisme di Bidang Akuntansi

img_2886-jpg-nProgram Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia (FE UII) menyelenggarakan kuliah umum (General Lecture) yang diwajibkan bagi mahasiswa jurusan Akuntansi pada Kamis (24/11). Acara yang dilaksanakan di Aula Utara FE ini dibuka oleh Dekan FE UII Dr. Drs. Dwipaptono Agus Harjito, M.Si dan dihadiri oleh Prof. Dr. Zuraidah Mohd. Sanusi dan Prof. Dr. Amrizah Kamaludin dari Universitas Teknologi MARA (UITM) serta Prof. Emeritus dr. Takiah Mohd. Iskandar dari Universitas Kebangsaan Malaysia.

Seluruh peserta dari mahasiswa Akuntansi memenuhi Aula Utara dengan antusias. Acara yang mengangkat tema  “Research in Accounting” ini diawali dengan sambutan oleh Agus Harjito dan dilanjutkan dengan presentasi dari para pemateri. ACCA berpusat di London yang memiliki cabang di berbagai negara, salah satunya bekerjasama dengan Ikatan Akuntan Indonesia dan Ikatan Akuntan Publik Indonesia yang berpusat di Jakarta.

Dalam sesi penyampaian materinya Prof. Zuraidah menyampaikan mengenai Penelitian Bisnis dan Inovasi dalam menuju Globalisasi, wakil dekan dari UITM ini menyampaikan hal – hal yang dilakukan oleh Zuraidah selama di UITM, mengenai akuntansi dan produknya. Hal hal yang telah dilakukan Social Enterprise Governance and Performance Rating System (SEGPRaS)  dan My Accountant Global (MAG) yaitu bertujuan untuk memfasilitasi dan memberikan pedoman dan penilaian terhadap kualitas audit perusahaan dan dalam memilih perusahaan audit yang sesuai.

Pada sesi kedua, materi yang berujudul Profesionalisme dalam Profesi Akuntan di sampaikan oleh Prof. Emeritus dr. Takiah Mohd. Iskandar dari Universitas Kebangsaan Malaysia. Beliau menyampaikan bahwa profesionalisme sangatlah penting dalam dunia akuntansi. Baginya profesionalisme adalah Keterampilan, penilaian yang baik, dan perilaku sopan yang diharapkan dari orang yang dilatih untuk melakukan pekerjaan dengan baik. Selain itu profesionalisme juga di tujukan untuk menghindari perilaku-perilaku yang tidak etis dalam suatu pekerjaan seperti melakukan kecurangan dalam proses mengaudit.

“to be good person not only critical thinking, but you must distinguish good or bad and responsible” ucap Prof. Emeritus dr. Takiah Mohd. Iskandar. Maka dari itu betapa pentingnya peran profesionalisme dalam profesi akuntan menanggung resiko yang besar. Karena, dalam pengambilan keputusan yang sangat krusial (kejujuran) yang sesuai dengan penelitiannya.

Mahasiswa FE UII Raih Juara Nasional pada CIMB ASEAN Stock Challenge 2016

img_2703-nBerbagai prestasi berhasil diraih oleh mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia (FE UII) sebagai salah satu civitas akademik. Kali ini peluang untuk mengukir prestasi diambil dan berhasil didapatkan oleh beberapa mahasiswa FE UII dengan mengikuti Commerse International Merchant Bankers (CIMB) ASEAN Stock Challenge 2016. Kompetisi perdagangan saham regional yang menawarkan waktu nyata pengalaman perdagangan di lima bursa saham utama ini – Bursa Malaysia, Bursa Efek Indonesia (BEI), Singapore Exchange (SGX), Bursa Efek Thailand (SET) dan Bursa Efek Hong Kong (HKEx) memberikan peluang yang terbuka bagi seluruh mahasiswa di lima negara tersebut.

Dalam kompetisi tingkat nasional ini, juara pertama diraih oleh Tim Bakti Investa dan posisi kedua diduduki oleh Tim Money Curse dimana kedua tim tersebut merupakan tim mahasiswa FE UII. Romi Arief Muhammad (Akuntansi 2013) dan Satria Rahmadani (Akuntansi 2014) merupakan Tim Bakti Investa yang berhasil membanggakan UII sebagai juara pertama dalam challenge tersebut. Sedangkan posisi kedua yaitu Stefaan Idris, Asia Mahardhika, Achmad Faisal, dan Muhammad Faisal Dwi sebagai Tim Money Curse.

Ceremony CIMB Stock Challenge 2016 memberikan penghargaan sekaligus pemberitahuan satu tim terbaik sebagai pemenang untuk melanjutkan kompetisi ke Grand Finale di Singapura pada Januari 2017. Pemberian penghargaan dilakukan oleh Direktur Sumber Daya Manusia CIMB Niaga, Ibu Hedy Lapian kepada Romi dan Satria yang dilaksanakan pada Rabu (23/11) di Graha CIMB Niaga, Jakarta. Selanjutnya mereka akan maju ke Grand Finale mewakili Indonesia di Singapura. Dalam kompetisi tersebut, mereka akan mempresentasikan paper melawan empat negara lain nantinya.

Dekan FE, Dwipraptono Agus Hardjito., Drs., M.Si., D.B.A., bersama Arif Singapurwoko, SE., MBA turut hadir dalam ceremony dan bangga atas prestasi yang telah diraih oleh para mahasiswanya.

Romi sebagai ketua tim Bakti Investa menyampaikan bahwa kita jangan selalu terpaku dengan teori. Teori untuk mendukung, akan tetapi praktik adalah segalanya. Melakukan segala usaha yang baik dan berani mengambil pilihan maka Tuhan akan selalu ada di belakangnya.

Yan Syafri : Tidak Ada Manusia yang Bodoh, Perbedaannya Hanya Manusia yang Malas dan Tekun Belajar

Setiap orangtua di dunia ini pasti menginginkan anak-anak nya menjadi seseorang yang lebih baik dari mereka. Perjuangan orangtua memberikan pendidikan terbaik untuk anaknya tidaklah mudah, terkadang mereka bersusah payah untuk melihat sang anak meraih kesuksesan. Hal itulah yang diinginkan orangtua Yan Syafri, orangtua Yan Syafri sangat menginginkan ia melebihi mereka. Dari situlah tertanam semangat Yan untuk menjadi orang sukses agar bisa mencapai keinginan dari orangtua nya dan menjadi motivasi tersendiri baginya.

Read more

MoA antara Fakultas Ekonomi UII dengan PT Gamatechno Indonesia dan PT Aino System Memberikan Kesempatan Magang bagi Mahasiswa

img_1628-nFakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia (FE UII) melakukan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dengan PT Gamatechno Indonesia dan PT Aino System selaku anak perusahaan dari PT Gamatechno Indonesia pada Rabu (16/11) pukul 08.00 WIB. Kegiatan ini berlangsung di Kantor  Gamatechno yang berada di Kompleks Universitas Gadjah Mada (UGM). Acara penandatanganan kerja sama ini dibuka oleh Novan Hartadi selaku General Research and Business Development (RBD) PT Gamatechno Indonesia. Penandatangan MoA dilakukan oleh Dekan FE, Dwipraptono Agus Hardjito., Drs., M.Si., D.B.A., CFP, Direktur Utama PT Gamatechno Indonesia, Muhammad Aditya Arief Nugraha dan Direktur Utama PT Aino System yang diwakili oleh HRCS Manager, Tri Apriyanti. Beberapa pihak yang turut hadir dalam penandatanganan MoA adalah Manager Human Resource (HR) Gamatechno, Andri Kushendarto, serta Sutrisno, Dr., M.Si (Ketua Jurusan Management UII), Arif Singapurwoko, SE., MBA (Ketua Unit Kerjasama FE UII), dan Bagus Panuntun, SE., MBA., CWM., CFP (Penanggung Jawab Kerja sama Manajemen Prodi UII). Tujuan dari adanya MoA ini adalah untuk menjalin partnership dengan kampus dalam bidang Bussiness Internship Program.

Perjanjian juga diharapkan membuat hubungan antara FE UII dan PT Gamatechno Indonesia semakin erat dan nantinya dari kedua belah pihak diharapkan dapat saling memberikan dukungan serta bekerja sama dalam pemagangan mahasiswa di bidang marketing and sales. PT Gamatechno Indonesia sejatinya sudah melakukan banyak perjanjian dengan berbagai kampus di bidang teknis atau engineer, namun untuk kerja sama di bidang non-engineer baru pertama kali dilakukan karena PT Gamatechno Indonesia menyadari bahwa kebutuhan perusahaan bukan hanya sekedar kebutuhan secara teknis namun perusahaan juga mempunyai kebutuhan di bidang marketing and sales. PT Gamatechno Indonesia sendiri memberikan kesempatan bagi mahasiswa dengan bidang non-engineer untuk melakukan magang. Hal ini tentunya menjadi peluang yang baik bagi pihak FE UII untuk memfasilitasi mahasiswa menerapkan ilmu dan mengembangkan kemampuannya secara langsung di dunia kerja selagi masih berada dalam masa kuliah. Program magang ini ditujukan untuk mahasiswa semester enam yang dilaksanakan selama tiga sampai enam bulan. Untuk batch pertama dilaksanakan mulai Bulan Desember sampai dengan bulan Februari. Internship program ini memiliki tagline “Hands on experience”.

Peserta magang sendiri terbuka untuk semua jurusan yang ada di FE UII, namun magang lebih diutamakan untuk mahasiswa prodi Manajemen. Ketika mahasiswa dinilai memiliki kinerja yang baik selama masa magang, mahasiswa tersebut berkesempatan secara otomatis direkrut oleh PT Gamatechno Indonesia untuk menjadi pegawainya setelah lulus kuliah.

Ardhian Habib : Kesempatan Itu Jangan Disia-siakan

img_7531-jpg-nWaktu telah mengantarkan kita pada semakin tingginya persaingan didunia kerja, yang mana secara tidak langsung kita sebagai mahasiswa harus mempunyai kualitas yang mampu bersaing dalam ranah nasional maupun internasional sehingga setelah lulus, dapat melanjutkan cita-cita yang sesuai dengan harapan. Apalagi setelah dimulainya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) ini sangat membuat mahasiswa harus bisa berkembang dan mencari pengalaman yang lebih ketimbang dengan mahasiswa yang lainnya sebelum mereka siap bersaing didunia kerja yang semakin kompetitif.

Hal ini yang dilakukan salah satu mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia (FE UII) kelahiran 19 Juli 1993, Ardhian Habib yang lebih sering dipanggil Habib. Habib merupakan mahasiswa jurusan Akuntansi FE UII angkatan 2013 yang sudah menduduki di semester akhir dan sedang menyelesaikan tugas akhir dikuliahnya. Sebelum memasuki dunia persaingan kerja yang luas, Habib telah menyiapkan banyak bekal agar mampu tetap bertahan pada tekanan dan persaingan dimasa depannya. Salah satunya adalah ia aktif dalam mengikuti program Association of Chartered Certified Accountant (ACCA) dan mendapat amanah menjadi ambassador ACCA di UII sejak bulan Juni 2016.

Tugas ambassador ACCA adalah membantu hubungan antara ACCA Indonesia dengan UII. Selain itu juga menghadiri dibeberapa kegiatan seperti ketika ACCA Indonesia mengadakan acara dengan Dewan ACCA di Indonesia. Proses yang dilakukan untuk menjadi ambassador ACCA ini tidaklah mudah mulai dari  pengecekan berkas dan beberapa interview dengan ACCA Indonesia dan ACCA United Kingdom (UK).

Salah satu yang mendorong Habib untuk mengikuti sertifikasi, yaitu tentu agar ia bisa bersaing dan memiliki kualitas yang berbeda dibanding dengan mahasiswa lain pada umumnya. Selain itu ia memiliki impian jika kelak setelah lulus bisa melanjutkan karirnya sampai kancah internasional. Hal ini seperti yang diungkapkan Habib saat ditemui ditengah kesibukannya, ia mengatakan “ACCA ini kan lembaga institusi di internasional, dari awal aku punya motivasi dorongan sampai go international, kerjanya di internasional”.

Menurutnya, jika kedepannya ingin menjadi akuntan professional harus bergelar sertifikasi profesi. Dalam bekerja, tentu saja gelar sertifikasi internasional memiliki nilai jual yang lebih tinggi, sehingga dia tidak menyia-nyiakan kesempatan yang diberikan oleh pihak kampus.  Selama kuliah, Habib juga termasuk mahasiswa yang aktif mengikuti kegiatan mahasiswa. Diawal perkuliahan ia aktif  mengikuti kegiatan kepanitiaan yang diadakan di Program Studi Akuntansi. Setelah memasuki semester dua, ia mulai mengikuti organisasi Himpunan Mahasiswa Jurusan Akuntansi (HMJA) dalam satu periode. Saat ini ia menjadi Ketua Dewan Komisaris di HMJA. Selain menyelesaikan tugas akhir, Habib mempunyai banyak rutinitas yang dilakukan seperti menjadi asisten dosen dikelas jurusan Akuntansi, Asisten Tutorial, dan juga membantu prodi dalam administrasi Pusat Pengembangan Akuntansi (PPA).

Harapan dan pesan dari Habib sebagai ambassador ACCA adalah jika mahasiswa sudah lulus ujian tertentu ia tidak akan kesulitan dalam mengikuti ujian sertifikasi internasional, karena ujian yang diadakan ini bukanlah materi ujian yang baru, melainkan seperti yang sudah dipelajari selama diperkuliahan ini.

Talkshow 2016 HMJA KOMISI Sebagai Bekal Ilmu Mahasiswa Baru Akuntansi

41310-jpg-n

Himpunan Mahasiswa Jurusan Akuntansi  (HMJA) KOMISI mengadakan acara Talkshow 2016 yang bertema “Sebidang Tanah dan Pupuk  Berkualitas untuk Mempersiapkan Mahasiswa Akuntasi Menjadi Akuntan yang Berakarkan Ilmu Akuntansi” pada Sabtu (12/11). bertempat di Aula Utara Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia (FE UII) pukul 08.00 WIB.

Acara ini diisi oleh empat pembicara yaitu oleh Elly Zarni Husain, CA., FcmA., CGMA selaku Direktur Eksekutif Ikatan Akuntan Indonesia (IAI)  yang memaparkan ilmu akuntansi dan profesi akuntan secara profesional melalui berbagai sertifikasi yang diakui secara internasional.  Pembicara kedua yaitu Herlina Rahmawati Dewi,SE.,M.Sc selaku akademisi dari Program Studi Akuntansi FE UII yang membahas dari segi pendidik dan strategi yang sudah disediakan oleh program studi sehingga harapannya mahasiswa dapat memanfaatkan semaksimal mungkin. Pembicara ketiga diisi oleh Bapak Sofyan, S.E. selaku Lite Finance PT WIKA yang berbagi pengalamannya dalam berorganisasi saat menjadi mahasiswa dan pembicara berikutnya adalah fresh graduate dari program studi Akuntansi FE UII yaitu Dandi Trismoko, SE  yang selain aktif di lembaga kemahasiswaan, juga berprestasi mengharumkan nama universitas.

Talkshow yang berlangsung ditujukan kepada mahasiswa Akuntansi  yang ingin mengetahui  gambaran tentang profesi akuntan khususnya bagi mahasiswa baru 2016. Chamelina Pinkan Octaviani selaku ketua Organizing Committee (OC) Talkshow 2016 menuturkan bahwa acara ini memberikan gambaran tentang cabang-cabang ilmu akuntansi sehingga peserta bisa mengetahui cabang ilmu tersebut dan dari hal tersebut peserta bisa terfokus terhadap cabang-cabang ilmu akuntansi yang diminati. Sehingga saat lulus mereka dapat memilih profesi sesuai dengan  rencana studi yang sudah dilalui.

Selain itu acara Talkshow 2016 ini juga dijadikan sebagai pembelajaran bagi panitia yang mayoritas adalah mahasiswa baru angkatan 2016 untuk melatih softskill melalui kepanitiaan ini. Harapannya, bahasan dalam acara ini dapat  dipahami dan diterapkan selama menjadi mahasiswa di dunia perkuliahan oleh peserta, sedangkan untuk panitia diharapkan dapat lebih termotivasi untuk mengkuti kegiatan-kegiatan lainnya untuk lebh mengasah softskill-nya.