Riza Perdana NM. Riza Perdana Kusuma yang akrab disapa Riza merupakan salah satu alumni Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia (FE UII). Pria yang lahir pada tanggal 16 February 1972 dan memiliki tiga orang saudara ini merupakan salah satu putra daerah Yogyakarta asli. Saat ini, Riza berkarir menjadi Direktur Operasional dan Komersil di Angkasa Pura Solusi. Pria yang lahir di tengah kota Yogya tepatnya dipinggiran kali Code Sayyidan ini pun mengaku bahwa dia tumbuh di lingkungan yang bukan cukup baik, namun berkat didikan yang kuat dan keras dari orang tua sehingga dia dapat berhasil sampai sekarang.

Selain itu perjalanannya di dunia pendidikan memiliki jalan yang tidak terlalu mulus, “Saya SD, SMP, SMA itu selalu naik turun dan kegagalan saya yang paling banyak saya alami adalah saat SMA dan Kuliah, terus terang saya mau masuk SMA Negeri 3 ga kesampaian” jelas Riza. Kuliah di FE UII bukanlah kemauan dari dirinya sendiri, melainkan kuliah di jurusan Psikologi disalah satu perguruan tinggi ternama di Yogya lah yang ia impikan, namun karena gagal diterima di kampus tersebut serta dorongan dan saran dari orang tua sehingga dia terpaksa untuk kuliah di FE UII. Pada masa awal kuliah pun dia mempunyai niat bahwa kuliah di UII hanya sementara, “Jadi saya masuk ke UII itu dengan keterpaksaan, terpaksa karena kasian sama orang tua, terpaksa karena saya juga harusnya bisa fokus UMPTN tetapi harus kuliah, jadi saya saat itu saking tidak sukanya bilang oke saya ke UII, tapi saya gak mau lama-lama disana”, tambahnya.

Pada waktu duduk di bangku perkuliahan, karena alasan ingin cepat keluar dari UII, rutinitas Riza hanya kuliah kemudian belajar, sampai sambil tersenyum dia mengatakan bahwa mungkin penyumbang terbanyak di perpustakaan FE adalah dia karena sering meminjam buku dan terlambat untuk mengembalikannya. Dimasa pembelajaran dalam kelas pun dia mempunyai kesan tersendiri, dia mengatakan “Saya orang yang paling kecil sendiri dulu, paling bandel, kalo duduk pasti depan paling ujung, dah kipas–kipas pake buku karena panas banget. Terus dari awal kuliah sampe akhir pasti saya tanya sampe jam selesai pun saya nanya, sampe sama kakak angkatan suka jahil kepada saya”. Karena masih ada keinginan untuk kuliah di jurusan Psikologi dia pun masih tetap berusaha keras, selama 3 tahun setelah pulang kuliah dari pagi sampai sore, malam harinya dia mengikuti bimbingan belajar untuk memasuki perguruan tinggi negeri. Riza yang merupakan salah satu pendiri kelompok Paduan Suara Mahasiswa ini pun mengaku bahwa dia terlambat untuk ikut di kegiatan lembaga kampus. Kegiatan yang pernah diikutinya seperti, pengurus ramaja masjid, siaran radio dan senat. Sampai dia menyelesaikan studinya di FE UII.

Perjalan Riza sebelum menjadi Commercial and Operation Director di Angkasa Pura Solusi sangatlah panjang, setelah dinyatakan lulus di FE UII dengan predikat Cumlaude, Riza sempat mendaftar dibeberapa perusahaan sebelum akhirnya diterima sebuah Perusahaan Penerbangan BUMN, PT Garuda Indonesia. Selama 20 tahun Riza memberikan pengabdian kepada Garuda Indonesia, dia sudah mendapatkan pengalaman bertugas diberbagai Negara, diantaranya menjadi General Manager di Nagoya Jepang, Hongkong, Taiwan, yang marketnya menyebar hingga ke Macau, Sunchen, Guangzou, Tiongkok. Bagi Riza pengalaman yang paling berkesan ketika di Jepang, menurutnya itu salah satu tempat yang harus dikunjungi oleh muslim atau muslimah Indonesia. Baginya satu hal yang sangat penting untuk diperhatikan, yaitu membangun reputasi dalam bekerja. Riza yang mempunyai hobi fotografi pun berpesan kepada para mahasiwa, “Nikmati saja masa kuliah itu dengan semaksimal mungkin, nikmati sebagai mahasiswa karena pada saat proses menikmati, diri kita akan belajar berbagai hal, itu yang akan mewarnai saat kita kerja nanti. Jangan bermimpi saya akan kerja apa atau mencari kerja dimana, tapi nikmatilah proses kuliah itu seindah-indahnya”, pungkasnya.