Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah dan membawa banyak kebaikan. Seseorang yang berbuat baik pada bulan ini, maka ia akan dapat merasakan kenikmatan pahala. Pada hakikatnya setiap amalan kebaikan kita di dunia akan mendapatkan balasan kebaikan dari Allah SWT. Seperti yang telah difirmankan Allah SWT didalam QS. Al Zalzalah 7-8 “Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula”. Apalagi apabila kita menyadari bahwa bulan Ramadhan memiliki banyak keutamaan, pasti kita akan berusaha untuk tidak melewatkan kesempatan membuka amalan ke pintu surga di akhirat.
Amalan kebaikan banyak macamnya. Amalan wajib merupakan yang utama, tetapi amalan sunnah juga tidak kalah penting dilakukan. Seringkali amalan kebaikan terkesan muluk-muluk, sehingga kebanyakan orang menganggapnya berat. Namun sebetulnya kita bisa melakukan hal-hal sederhana tetapi dilandasi dengan rasa senang dan ikhlas. Sesungguhnya, rasa keikhlasan itu yang menjadikan sebuah amalan menjadi nilai ibadah.
Belajar merupakan amalan kebaikan yang sangat dekat dengan kita. Mudah diucapkan, tetapi sulit dilakukan. Belajar tidak hanya sebatas kegiatan indoor didalam kelas. Kegiatan belajar sangat homogen jenisnya, seperti misalnya belajar menghargai waktu, belajar untuk mencintai lingkungan, belajar membantu teman yang kesulitan, bersedekah, dan lain-lain.
Dalam melakukan aktivitas belajar seringkali kita mengeluh dan bahkan tidak sedikit yang berusaha untuk menghindarinya. Oleh karena itu, berhubung ada momen bulan Ramadhan hendaknya kita bisa ikhlas dalam belajar dan belajar untuk ikhlas. Supaya apa yang kita lakukan bisa bernilai ibadah serta kita bisa meningkatkan kualitas diri. Selain itu kita bisa memperoleh manfaat dan pengalaman baru dari kegiatan belajar yang kita lakukan.