Lembaga Dakwah Jamaah Al-Muqtashidin (LDF JAM) Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia (FE UII) melaksanakan kajian senja pada Selasa (6/6) di Masjid Al-Muqtashidin FE UII. Kajian ini merupakan kajian senja ketiga dalam serangkaian kegiatan ramadan yang dilaksanakan oleh LDF JAM. Acara kajian ini dilaksanakan setelah shalat ashar hingga menjelang waktu berbuka puasa. Pada kesempatan ini kajian dibawakan oleh Ust.Dr. Raehanul Bahraen dan membawakan kajian dengan tema Puasa Dalam Tinjauan Medis.

Seperti yang kita ketahui puasa merupakan ibadah mahdhah atau yang dalam arti sempit yaitu aktifitas atau perbuatan yang sudah ditentukan syarat dan rukunnya. Secara umum puasa memberikan manfaat kesehatan. Sudah banyak penelitian, jurnal, dan banyak pengetahuan lain yang berisikan tentang manfaat puasa. Bahkan hampir semua agama memiliki kegiatan yang hampir sama dengan ibadah puasa yang dilaksanakan umat muslim, yahudi, dan nasrani contohnya. Tetapi hanya agama islam yang menyempurnakannya dengan melaksanakan ibadah puasa selama 30 hari.

Nikmat sehat dan nikmat waktu luang sering diabaikan oleh manusia. Secara umum manusia memiliki sifat yang jarang bersyukur dan membuat hidupnya sulit dan sempit. Dalam kajian yang dibawakan oleh Ust.Raehanul ialah mengenai bagaimana dampak dari berpuasa bagi kesehatan tubuh manusia. Penyakit yang timbul diakibatkan oleh makanan ialah ginjal dan hati karena merupakan tempat makanan dan minuman diproses tubuh manusia. Berpuasa memberikan manfaat kesehatan karena dapat mengeluarkan racun-racun yang ada di dalam tubuh manusia. Dalam dunia kedokteran, puasa dapat mengeluarkan racun melalui proses detoksifikasi yang merupakan lintasan metabolisme yang dapat mengurangi kadar racun yang berada di dalam tubuh manusia. Sehingga dapat dibayangkan seberapa besar manfaat yang dapat dirasakan dengan berpuasa bagi tubuh kita.

Selain manfaat untuk tubuh, dengan berpuasa kita dapat meningkatkan iman dan takwa kita dengan saling berbagi dengan sesama umat melalui zakat serta meningkatkan infak sodaqohnya. Dengan adanya bulan Ramadan ini diharapkan umat islam dapat memanfaatkan momen ini karena saat itu pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan setan dibelenggu sehingga umat islam dapat berbondong-bondong untuk mencari pahala dari Allah SWT.

Manfaat berpuasa sungguh luar biasa. Baik untuk jasmani dan rohani kita. Berpuasa dapat memberikan energi positif bagi pikiran dan tubuh kita. Dimana pada saat berpuasa kita selain menahan lapar dan dahaga, kita juga harus menahan hawa nafsu. Marah, berbohong, dan berkata kasar bahkan dapat mengurangi pahala puasa kita. Maka dari itu dengan berpuasa akan membuat pikiran, hati dan tubuh kita saling bersinergi positif. Sinergi positif ini membentuk jiwa dan raga yang sehat.