Teuku Erry Rubihamsyah : Sukses Karena Hobi Otomotif

Teuku Erry R NSosok yang supel dan easy going adalah pribadi yang ditemukan dalam diri Teuku Erry Rubihamsyah atau yang kerap disapa Eyyi. Sejak lahir hingga sekarang Eyyi masih tinggal di kota kelahirannya yaitu Kebumen. Masa kecilnya pun sama layaknya anak-anak sebayanya karena orang tua Eyyi tidak terlalu suka mengekang anaknya. Eyyi pun tumbuh dengan kebebasan dan terbiasa menentukan pilihannya sendiri. Dalam bidang pendidikan contohnya, Eyyi mengaku tidak pernah diarahkan orang tuanya untuk memilih bidang studi yang ia harus ambil, jadi alumni program studi Manajemen ini memilih Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia (FE UII) sebagai kampusnya. “Hidup ini mengalir saja tidak perlu muluk-muluk, sesuai dengan kesanggupan diri saja” imbuhnya. Read more

Sri Hascaryo : Kalau Kita Punya Mimpi, Kita Tau Harus Berbuat Apa Kedepannya

Sri Hascaryo NSukses adalah dambaan setiap orang. Tidak ada satu orangpun yang menginginkan kegagalan dalam hidupnya. Untuk mencapai prestasi kesuksesan dalam hidup seseorang harus terlebih dahulu mempunyai tujuan hidup. Karena perjalanan menuju kesuksesan yang dijalani setiap orang pastinya berbeda-beda caranya. Dan tujuan hidup itu yang mendampingi seseorang untuk mencapai kesuksesan. Perjalanan karir menuju kesuksesan dari Sri Hascaryo bisa menjadi salah satu panutan. Pria kelahiran Yogyakarata, 8 Oktober 1963 ini merupakan salah satu alumni Program Studi Manajemen yang pada saat itu bernama Ekonomi Perusahaan, Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia (FE UII) dan juga merupakan lulusan Fakultas Hukum salah satu PTN di Yogyakarta dan akrab dipanggil Yoyok. Read more

Dosen dan Pustakawan UII Peroleh Sertifikat Kompetensi dari BNSP

bnspSejumlah 20 dosen dan 7 pustakawan  Universitas Islam Indonesia (UII) dinyatakan lulus untuk memperoleh sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Raihan ini dinilai sejalan dengan komitmen UII dalam mempersiapkan tenaga ahli professional di berbagai bidang khususnya menghadapi diberlakukannya ASEAN Community.

Demikian disampaikan Rektor UII, Dr. Ir. Harsoyo, M.Sc. saat menyerahkan sertifikat kompetensi dari BNSP kepada para dosen dan pustakawan di Gedung Rektorat UII, Jum’at (19/2). Turut hadir dan menyaksikan pada penyerahan sertifikat Wakil Rektor II UII, Dr. Drs. Nur Feriyanto, M.Si. dan Direktur Direktorat Organisasi dan Sumber Daya Manusia UII, Yulianti Dwi Astuti, S.Psi., M.Soc.Sc.

Sertfikasi pustakawan tidak lain juga merupakan komitmen UII untuk meningkatkan mutu pelayanan yang profesional, mengingat perpustakaan UII merupakan sumber informasi akademik bagi sivitas akademika UII. Sementara, sertfikasi yang diterima para dosen UII kali ini merupakan sertifikasi asesor kompetensi dimana hal ini sejalan dengan upaya UII yang sedang merintis Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), yang saat ini juga sudah dalam proses lisensi BNSP.

Disampaikan Ketua Program Studi DIII Analis Kimia UII, Thorikul Huda, M.Sc., yang juga terlibat langsung dalam pendirian LSP UII, asesor kompetensi selanjutnya akan mengembangkan skema sertifikasi di masing-masing Fakultas atau Program Studi.  Skema sertifkasi yang akan didesain oleh LSP UII ini diarahkan pada skema kualifikasi yang sesuai dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).

Saat ini seperti dituturkan Thoriqul Huda, skema sertifikasi yang sedang dalam proses verifikasi oleh BNSP adalah skema kualifikasi 5, yakni skema sertifikasi untuk tenaga penguji laboratorium dengan menggunakan acuan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia yang ditetapkan melalui Keputusan Menteri Ketenagakerjaan RI No. 347 tahun 2015 tentang Penetapan SKKNI Bidang Jasa Laboratorium Terjemahan Australian Laboratory Operations Training Package (MSL09).

“Adapun penerapan skema mengacu pada Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor 79/M-DAG/PER/9/2015 tentang Penerapan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia Tenaga Penguji Laboratorium,” ungkap Thoriqul Huda.

 

 

2016.02.19. dosen dan pustakawan uii peroleh sertifikat kompetensi dari bnsp (2)

 

 

 

 

 

 

 

Sumber : www.uii.ac.id

Hadapi Era Digital, Perpustakaan Didorong Untuk Mengembangkan Diri

PerpusPerpustakaan sebagai jantung ilmu pengetahuan kini menghadapi gelombang perubahan yang tidak terbendung. Salah satunya yakni proses digitalisasi informasi yang berlangsung sangat cepat. Di era digital, masyarakat dapat mengakses informasi dan pengetahuan dengan mudah di mana pun mereka berada tanpa harus berkunjung ke perpustakaan. Oleh karenanya, perpustakaan yang masih bertahan pada layanan konvensional diprediksi akan mengalami kesulitan. Untuk itu, perpustakaan dituntut untuk terus mengembangkan diri, baik dari segi sistem informasi, sarana prasarana, layanan, hingga kompetensi sumber daya manusianya.

Sebagaimana tergambar dalam acara Seminar Nasional “Menuju Perpustakaan Sebagai Knowledge Enterprise” yang diadakan oleh Direktorat Perpustakaan UII pada Kamis (15/10). Seminar yang diadakan di Ruang Auditorium, Lantai 2, Gedung Perpustakaan pusat UII ini banyak dihadiri oleh pustakawan, dosen, kalangan umum, serta pemerhati perpustakaan dari berbagai wilayah di Indonesia.

Disampaikan oleh Direktur Perpustakaan UII, Joko Sugeng Prianto, SIP, M.Hum bahwa tujuan diadakannya seminar adalah untuk memperkenalkan paradigma baru kepada peserta tentang perpustakaan yang berbasis knowledge enterprise. Menurut Joko Sugeng Prianto, perubahan pola mengakses informasi yang kini sedang berlangsung hendaknya juga direspon dengan baik oleh perpustakaan dan SDM di dalamnya. “Saat ini perubahan sudah di depan mata, keberadaan perpustakaan harus merespon perkembangan zaman, tidak bisa stagnan”, katanya.

Pemateri seminar yang juga Wakil Rektor I UII, Dr.-Ing. Ilya Maharika, MA mengatakan saat ini di Barat muncul kegelisahan tentang bagaimana eksistensi perpustakaan ke depan. Sebab pola akses informasi masyarakat sudah sangat berubah seiring dengan digitalisasi informasi. Oleh karena itu, mulai dipikirkan konsep pengembangan perpustakaan yang berbasis knowledge enterprise.

Konsep tersebut membawa makna adanya integrasi teknologi informasi ke dalam layanan dan pembangunan sistem perpustakaan yang mampu mengelola informasi dan ilmu pengetahuan secara optimal. “Jadi ketika user membutuhkan informasi tertentu, sistem yang ada di perpustakaan siap merespon hal itu dengan mengarahkan user untuk memperoleh hal yang ingin dicarinya secara spesifik”, terangnya. Perpustakaan ke depan diprediksikan akan menjalin kemitraan secara kolaboratif dengan berbagai sektor dan lembaga.

Pembicara lain, Dra. Sri Sumekar, M.Si dari Pusat Preservasi Bahan Pustaka, Perpusnas RI menilai perpustakaan yang maju tidak hanya berbicara sistem namun juga kemampuan pustakawan sebagai pengelola informasi. “Saat ini tidak berlaku lagi istilah, tidak ada pengunjung, pustakawan menganggur namun bagaimana pustakawan harus rajin menjemput bola”, katanya.

Pembangunan profesionalisme pustakawan menurutnya dapat dimulai lewat program sertifikasi profesi pustakawan yang tengah digarap oleh lembaganya. Ia juga menekankan perlunya inovasi layanan perpustakaan yang ramah dan mendengarkan kebutuhan pengguna.

sumber: www.uii.ac.id

Informasi Jadwal Mata Kuliah Semester Ganjil TA 2014/2015

Informasi Jadwal Mata Kuliah yang ditawarkan di Fakultas Ekonomi UII pada Semester Genap Tahun Akademik 2014/2015 dapat diunduh melalui tautan yang tersedia di bawah ini:

>>> JADWAL MATA KULIAH PRODI AKUNTANSI – SEMESTER GENAP TA 2014/2015

>>> JADWAL MATA KULIAH PRODI ILMU EKONOMI – SEMESTER GENAP  TA 2014/2015

>>> JADWAL MATA KULIAH PRODI MANAJEMEN – SEMESTER GENAP TA 2014/2015

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut silahkan hubungi Divisi Akademik Fakultas Ekonomi UII.