Suatu kampus terbaik tidak bisa berdiri sendiri dengan membanggakan prestasi kampus maupun prestasi mahasiswanya di tingkat Nasional. Universitas Islam Indonesia (UII) bertekad untuk menjajaki dunia Internasional untuk terus meningkatkan kualitasnya. Sebagai bagian penting dari upaya untuk go international, Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia (UII) terus mengupayakan kerjasama akademik dengan kampus di luar negeri. Tak heran, Prodi ini terus memperbanyak kerja sama dengan universitas terkemuka di luar negeri baik di Asia maupun antar-benua.

Suatu langkah awal yang tepat dilakukan Prodi Akuntansi dengan mempererat jaringan dengan Universitas di Asia Tenggara. Salah satunya yang baru-baru ini dilakukan adalah dengan International Islamic University Malaysia (IIUM). Info session diadakan untuk mengenalkan IIUM kepada mahasiswa Prodi Akuntansi. Acara ini berlangsung di Gedung P1/2 pada pukul 13.45 sampai dengan pukul 14.30. Dengan jumlah sekitar 90 peserta, acara ini mendapat respon positif dari peserta. Tidak sedikit peserta yang segan bertanya mengenai beasiswa maupun biaya hidup di Negeri Jiran itu.

IIUM adalah salah satu kampus terbaik di Malaysia. Di IIUM sendiri, nilai-nilai Islam sangat diterapkan dalam kehidupan kampus. Selain itu mereka menerapkan kegiatan belajar mengajar dan kegiatan administrasi dengan bahasa inggris yang membuat kesan internasional semakin terasa. Dan juga, rujukan jurnal internasional, professor lulusan dari universitas terbaik di dunia, hingga lulusannya yang sering mendapatkan beasiswa untuk kuliah lanjut di kampus bergengsi dunia seperti Universitas Harvard , Oxford, dan Cambridge menjadi salah satu hal yang menonjol jika membahas tentang universitas ini.

Universitas ini berusaha mengintegrasikan Pengetahuan Islam dengan Ilmu Kemanusiaan. Ada dua kampus yang dimiliki, satu terletak di Kuala Lumpur dan kampus lain ada di Kuantan. Universitas ini didirikan pada tahun 1983 oleh Kerajaan Malaysia. Universitas ini beroperasi di bawah arahan Dewan Gubernur, dan kedelapan anggota dewan tersebut adalah perwakilan dari pemerintah dan Organisasi Konferensi Islam (OKI). Ada sekitar 14 Fakultas yang disediakan di kampus unik ini dengan kualitas yang tidak diragukan lagi. IIUM juga memiliki fasilitas seperti asrama, perpustakaan, kompleks olahraga, masjid, toko-toko dan kantin. Kehidupan di Negeri Malaysia sendiri tidak jauh berbeda dengan kehidupan di Indonesia, tak ayal banyak calon mahasiswa mahasiswi yang tertarik melanjutkan studi ke negara itu.

“Sebenarnya tujuan utama kami adalah kolaborasi, baik itu dosen, staf akademik, ataupun mahasiswa” tutur Yunice Karina Tumewang, S.E., M.Sc., salah satu dosen Prodi Akuntansi. Selanjutnya, titik terdekat Prodi Akuntansi dengan IIUM adalah penandatanganann MoU yang akan segera berlangsung. Dari MoU itu Prodi Akuntansi dengan IIUM dapat berkolaborasi dalam bidang riset serta berkolaborasi konferensi. Program pertukaran pelajar, kunjungan, dan kolaborasi lainnya merupakan harapan kedepan lainnya demi tercapainya kerjasama yang baik antara Prodi Akuntansi dengan IIUM. (DYH/SUN)