Di era digital ini, perusahaan-perusahaan besar di dunia tentu menginginkan aktivitas bisnisnya semakin efektif dan efisien melalui implementasi E-Business, yakni pemanfaatan teknologi informasi dalam mengelola perusahaan. Salah satu praktik E-Business yang banyak  diterapkan oleh berbagai perusahaan di dunia adalah penggunaan sistem Enterprise Resource Planning (ERP). Melalui implementasi ERP, semua aktivitas bisnis suatu perusahaan akan lebih terintegrasi di tiap-tiap bidangnya, sehingga hal ini dapat menciptakan value dan efektivitas bagi banyak aspek di suatu perusahaan.

Untuk mendorong kesadaran dan minat mahasiswa terhadap bidang E-Business tersebut, Program Studi Manajemen Program Sarjana, Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia memasukkan ERP sebagai salah satu mata kuliah wajib. Melalui mata kuliah tersebut, mahasiswa diajarkan untuk memahami bagaimana mengelola suatu perusahaan menggunakan sistem yang mampu mengintegrasikan berbagai proses bisnis dalam perusahaan.

Menyadari pentingnya ERP sebagai nilai tambah bagi mahasiswa, tahun ini Program Studi Manajemen Program Sarjana, menyelenggarakan ERPSim Competition 2019. Kompetisi ini merupakan ajang untuk melatih dan meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam simulasi mengelola bisnis secara terintegrasi menggunakan sistem ERP. Kompetisi ini diikuti oleh 20 tim yang masing-masing beranggotakan empat mahasiswa. Seluruh tim bersaing di babak final yang diselenggarakan di Fakultas Ekonomi UII (25/5) guna memenangkan total hadiah total Rp.3.000.000,-.

Istyakara Muslichah S.E., MBA. selaku Koordinator ERP mengatakan bahwa kompetisi ini dijalankan melalui beberapa tahapan. “Setiap tim wajib melalui tahapan pendaftaran, kemudian mengikuti technical meeting sebagai syarat untuk dapat mengikuti pelatihan”, terang Istyakara. Setelah mengikuti sesi pelatihan yang diselenggarakan oleh panitia, para peserta juga dapat melakukan latihan secara mandiri. “Tahapan terakhir adalah babak final, dimana  setiap tim akan dinilai berdasarkan keuntungan yang diperoleh dan efisiensi yang dilakukan”,  tambahnya.

Menurut Istyakara, kompetisi ini juga melatih mahasiswa untuk bersaing saat mereka berkarier. “Dalam kompetisi ini, setiap tim dituntut untuk mampu bersaing dengan tim lainnya dengan menerapkan berbagai strategi bisnis yang telah direncanakan, sehingga kompetisi ini diharapkan mampu melatih dan memotivasi para peserta untuk memiliki daya saing ketika mereka berkarier di masa depan”, jelas Istyakara.

Kompetisi simulasi mengelola bisnis ini sendiri merupakan yang pertama kali diselenggarakan oleh Program Studi Manajemen Program Sarjana. “Diharapkan kedepannya kegiatan ini dapat terus berlanjut dengan antusiasme yang lebih banyak lagi”, tutup Istyakara.

(ARS/AR)