Sebagai langkah mewujudkan visi menjadi world class university, Universitas Islam Indonesia telah membangun banyak relasi dan kerjasama dengan universitas di dunia, salah satu diantaranya yaitu dengan Universiti Teknologi MARA Malaysia (UiTM). Kedua universitas ini membangun kerjasama yang baik, salah satu bentuknya yaitu dengan saling bertukar konsep dan berbagi pikiran melalui program seminar dan kuliah umum yang diselenggarakan keduanya.

Beberapa waktu yang lalu, Universitas Islam Indonesia mengirimkan perwakilannya menjadi pembicara dalam kuliah umum yang diselenggarakan di UiTM. Kali ini, giliran senior lecturer UiTM yang hadir menjadi pembicara dalam kuliah umum bertema “Importance of Human Resource Management in the Working Place” yang diselenggarakan FE UII pada Selasa pagi, 2 Juli 2019. Kuliah umum ini berlangsung selama 150 menit yang bertempat di Aula Utara FE UII.

Kuliah umum dibuka dengan sambutan dari Ketua Program Studi Manajemen Program Sarjana, Anjar Priyono, S.E., M.Si., Ph.D. Beliau berpesan kepada peserta agar menggali ilmu sebanyak-banyaknya dan memanfaatkan kesempatan ini untuk banyak bertanya kepada narasumber. Peserta terlihat antusias dan bersemangat menyambut kedatangan senior lecturer UiTM, Nursaadatun Nisak Ahmad. Kedatangan Nisak disambut dengan tepuk tangan meriah seisi ruangan.

Antusiasme peserta membuat Nisak semakin bersemangat. Ketua Jabatan Pengurusan Sumber Manusia UiTM tersebut mengambil alih seisi ruangan dan membakar semangat peserta. Di awal acara, beliau menayangkan profil UiTM dan menyampai kan perjalanan kariernya selama 13 tahun menjadi lecturer di UiTM. Perjalanan kariernya terbukti menginspirasi banyak peserta. Banyak peserta yang berdecak kagum dan bertepuk tangan. Kegigihan dan kecintaannya dalam dunia pendidikan telah menghantarkannya melewati proses panjang dan sampai pada titik ini. Beliau bahkan menyampai kan, “Nobody can push you unless yourself. Just do it and face it!”

Semangat peserta semakin membara memasuki inti acara. Karena keingintahuan mereka yang tinggi, kuliah umum berlangsung secara interaktif dan menyenangkan. Perbedaan bahasa tidak menjadi halangan untuk mereka berkomunikasi dan saling bertukar pikiran. Justru itulah, mereka semakin mengerti dan menghargai konsep keberagaman bahwa perbedaan itu indah dan menyenangkan serta semakin memperluas wawasan kita. Nisak banyak sekali memberi ilmu dan informasi baru yang kepada peserta, tidak terkecuali perspektif dan pandangan baru. Latar belakang negara yang berbeda, Indonesia dan Malaysia, tidak membuat Nisak sungkan berbagi informasi dan pandangan. Perbedaan ini malah semakin memperluas wawasan peserta akan international human resources management.

Lama berkecimpung di bidang human resources, Nisak pun banyak berbagi tips tentang interview kerja. Beliau menyampaikan bagaimana cara duduk yang baik, cara membawa tas, bahkan mempraktekkannya di depan. Peserta semakin paham dan berlatih mempraktekannya. Nisak menyampaikan bahwa cara duduk kita secara tidak langsung mendeskripsikan kesiapan kita dalam menjalani interview. Jangan sampai, kesalahan sikap kita menghilangkan peluang kita ke depannya. Ia menegaskan bahwa kita harus berani mengambil dan memanfaatkan peluang. “Don’t waste your time and grab your opportunity for your  future!”

Di akhir acara, Nisak memuji dan mengapresiasi antusiasme peserta. Tak hanya itu, beliau pun berterima kasih atas kesempatan yang telah diberikan padanya sebagai pembicara pada kuliah umum tersebut. “Saya sangat senang dapat hadir di sini dan berbagi ilmu dengan kalian. Merupakan sebuah kehormatan luar biasa karena saya sudah diberi kesempatan untuk berdiri di sini. Sampai jumpa di lain waktu!” ujarnya. Sebelum berpamitan, beliau pun menyempatkan mengambil foto bersama peserta sebagai kenang-kenangan. (DHK/NFF)