Jumat (13/12) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) bertandang ke kampus Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia (FE UII). Kedatangannya kali ini bertujuan untuk bertukar informasi serta saling mengembangkan semangat persahabatan antara kedua belah pihak.

Selain itu, dalam ke kunjungannya kali ini dimaksudkan juga untuk membuat suatu kesepakatan antara Pascasarjana UNTIRTA  dan Program Studi Magister Manajemen FE UII untuk mempromosikan kerjasama dalam negeri dan melakukan kerjasama dalam mengembangkan persahabatan dan kepentingan bersama secara timbal balik, dan saling menghormati mengenai status dari masing-masing universitas. 

Kegiatan ini terbagi menjadi dua sesi yakni sesi diskusi antar pimpinan kedua delegasi dan juga kuliah Magister Manajemen yang diberikan oleh Arif Hartono S.E., M.Ec., Ph.D., Dosen Jurusan Manajemen FE UII kepada mahasiswa Program Magister Manajemen UNTIRTA.

Dalam sesi diskusi kali ini membahas mengenai kerjasama kedua belah pihak pada bidang pendidikan yakni visiting Profesor dan Doktor, pada bidang penelitian yakni pengiriman artikel jurnal dosen dan mahasisa, serta pada bidang penelitian bersama pengabdian masyarakat.

Di sesi yang lain, Arif Hartono dalam dalam kuliahnya menyampaikan pentingnya strategi open innovation kepada para mahasiswa. Menurutnta, pada era saat ini, sebuah perusahaan harus saling berkolaborasi dengan pihak eksternal agar selalu memiliki ide-ide baru untuk mendukung inovasi guna mengembangkan perusahaan. “Karena dengan berkolaborasi akan menambah pengetahuan dalam bidang baru  yang sedang dibutuhkan, maka akan lebih mudah untuk memenuhi keperluan pasar agar dapat terus berinovasi,” terang Arif. 

Ia juga menambahkan, dalam praktik open innovation, perusahaan dapat menggunakan virtual brand community sebagai pihak eksternal yang potensial untuk mendapat informasi lebih terhadap produk ataupun jasa yang sedang dibutuhkan. “Crowdsourcing juga dapat menjadi salah satu praktek implementasi open innovation, yaitu dengan cara mengundang komunitas orang yang luas seperti konsumen atau pengguna”, tambahnya.

Dalam sesi kuliah umum tampak antusiasme yang ditunjukkan oleh mahasiswa pascasarjana Universitas Sultan Ageng Tirtayasa dengan munculnya banyak pertanyaan yang diajukan. (AM/SFM)