Pandemi Covid-19 yang terjadi di tahun 2020 ini memang memberatkan bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Namun, hal ini tidak menyurutkan semangat beberapa mahasiswa Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Islam Indonesia untuk tetap berprestasi. Diketahui bahwa pada bulan April lalu, MonsoonSIM Australia dan MonsoonSIM Indonesia yang dikenal sebagai sebuah platform simulasi bisnis dalam bentuk game, mengadakan kompetisi MonsoonSIM Indonesian Final League dan April Absurdity. Kompetisi ini diikuti oleh beberapa universitas, salah satunya yaitu Universitas Islam Indonesia yang diwakilkan oleh lima orang yang membentuk tim bernama Arsanta Widyadharma yang terdiri atas Adin Ihtisyamuddin, M. Faiq Jauhar, Ainun Jariyah, Sukma Putri, dan Akhlis Faris Mushaffa.

Dua kompetisi yang diikuti oleh tim Monsoon UII adalah MonsoonSIM Indonesian Final League dan April Absurdity. Kualifikasi grup sendiri dimulai dari 7 Maret 2020 sampai dengan 25 April 2020 sementara April Absurdity 8 April 2020 sampai dengan 29 April 2020. Mengikuti dua kompetisi di waktu yang hampir bersamaan tentunya bukan hal yang mudah. Namun, tim UII berhasil membuktikan kemampuan mereka yang sudah tidak diragukan lagi.

Dalam ajang MonsoonSIM Indonesian Final League, tim UII berhasil meraih juara pertama, yang kemudian diikuti oleh juara ke-2 yaitu Universitas Hasanuddin dan disusul Universitas Galuh Ciamis sebagai juara ke-3. Sementara itu, dalam ajang April Absurdity setiap tim dipantau kinerjanya selama 4 minggu. Dengan kinerja yang bagus, tim dari Universitas Islam Indonesia berhasil menyabet gelar sebagai pemenang dan disusul oleh dua universitas lainnya yaitu Universiti Tunku Abdul Rahman dari Malaysia serta President University yang menjadi juara kedua dan ketiga.

Dikutip dari monsoonsim.com, mereka memberikan ucapan selamat bagi kelima orang pemenang atas capaian kinerjanya selama sebulan, serta dapat menjadi tim yang efektif dan mampu mengatasi tantangan komunikasi secara daring di kala pandemi Covid-19 ini. MonsoonSIM juga berharap agar kompetisi yang diadakannya ini dapat bermanfaat bagi semua peserta untuk menambah pengalaman belajar dan dapat melatih kerjasama pada masa Work From Home yang dicanangkan pemerintah saat ini.

Hal tersebut tentunya sejalan dengan tim dari FBE UII, salah satunya adalah Adin Ihtisyamuddin yang mengatakan bahwa komunikasi dan kerja sama saat pandemi ini bukanlah sesuatu yang sulit. “Meskipun dalam situasi pandemi, kita tetap bisa berkomunikasi dan bekerjasama dengan baik secara daring. Jarak bukan sebuah masalah. Hanya dibekali dengan pelatihan dan pembelajaran yang konsisten dari setiap kesalahan yang kami buat. Kami percaya bahwa setiap kerja keras yang telah dilakukan, tidak pernah ada yang sia-sia. Lakukan yang terbaik di setiap kesempatan, sisanya urusan Allah,” tuturnya.

Direktur ERP Competence Center Prodi Akuntansi FE UII, Dra. Isti Rahayu, M.Si., Ak., CA., Cert.SAP mengapresiasi atas capaian yang telah diraih oleh tim UII. “Semoga capaian ini semakin memotivasi para mahasiswa yang saat ini sedang mengikuti kompetisi MonsoonSIM internal UII untuk mencapai yang terbaik, dan juga memotivasi untuk mengikuti kompetisi eksternal. ERP Competence Center siap untuk mendampingi para mahasiswa untuk meningkatkan kompetensi berbasis teknologi,” pungkasnya. (HLL/AMA)