Memasuki tahun ajaran baru, Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Islam Indonesia (FBE UII) menyambut para mahasiswa baru dengan mengadakan Semangat Ta’aruf (SEMATA) 2021 yang mengangkat tema “Inklusif, Transformatif, dan Progresif” pada Selasa, (21/9). Acara ini dilakukan melalui media Zoom yang diikuti oleh seluruh mahasiswa baru FBE UII.

Dalam kesempatan ini, Drs. H. Sri Purnomo, M.S.i. selaku Bupati Sleman 2010-2021 juga memberikan sambutannya dan bekal kepada para mahasiswa baru FBE UII. Beliau juga menyebutkan, “Sebagai insan cendekiawan mahasiswa dituntut untuk memiliki beberapa peran seperti agen perubahan atau agent of change, kekuatan moral, penerus bangsa, dan pengontrol sosial. Dimana keempat hal tersebut akan berguna bagi masa depan bangsa dan negara,”. Dilanjutkan dengan agenda pertama yaitu Upacara Pembukaan (opening ceremony) yang dipandu oleh Lutfi dan Muzhaffar sebagai Pembawa Acara. Acara ini juga dimeriahkan dengan persembahan tarian tradisional Tari Kreasi Mandala Sena oleh Xaviera UNISI.

SEMATA Day 1 juga dihadiri oleh Prof. Dr. Jaka Sriyana, SE., M.Si. selaku Dekan FBE UII yang memberikan sambutan dan petuahnya. Beliau menuturkan, “Dengan ikhtiar dan doa, Insya Allah kami akan mengantarkan saudara-saudara sekalian meraih masa depan yang lebih baik,”. Sesi sambutan diakhiri dengan sambutan oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, B.Bus., M.Sc. Beliau mencoba mengupas tema SEMATA, bahwa inklusif digambarkan dengan none left behind yaitu semua menjadi bagian dari semangat kebersamaan, transformatif artinya memiliki jiwa-jiwa perubahan, dan progresif artinya membawa ke arah kemajuan.

Pada rangkaian acara Stadium General 1 mengusung tema “Enhancing Your Personal Branding in Digital Era” menghadirkan Dewi Haroen yang merupakan seorang psikolog politik dan juga pakar personal branding sebagai pembicara dengan Hendy Mustiko Aji, BIBM., SE., M.Sc sebagai moderator. Pada sesi ini, Dewi Haroen memberikan penjelasan mengenai apa keuntungan personal branding, apa arti dari personal branding dan juga bagaimana cara membangun personal branding di era digital melalui media sosial. Dewi Haroen mengatakan, “Personal branding adalah bagaimana cara kita dapat stand out, stand out yang dimaksud disini adalah berbeda sendiri dan dapat menonjolkan diri kita,”. Selanjutnya rangkaian acara SEMATA Day 1 ditutup dengan Focus Group Discussion (FGD) dengan pembahasan “Peran Mahasiswa Sebagai Pelaku Ekonomi Kreatif di Tengah Pandemi Covid-19”. (AD/AWH)