{"id":435,"date":"2017-12-14T08:03:47","date_gmt":"2017-12-14T08:03:47","guid":{"rendered":"http:\/\/ppsfe.uii.ac.id\/ppsfe\/?p=435"},"modified":"2017-12-14T08:03:47","modified_gmt":"2017-12-14T08:03:47","slug":"uii-adakan-kuliah-umum-kepemimpinan-inovatif-bersama-gubernur-sumatera-selatan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fecon.uii.ac.id\/pmd\/2017\/12\/14\/uii-adakan-kuliah-umum-kepemimpinan-inovatif-bersama-gubernur-sumatera-selatan\/","title":{"rendered":"UII Adakan Kuliah Umum Kepemimpinan Inovatif Bersama Gubernur Sumatera Selatan"},"content":{"rendered":"<p>Dalam rangka merayakan milad ke-73, Universitas Islam Indonesia mengadakan kuliah umum dengan tema \u2018Kepemimpinan Inovatif untuk Membangun Generasi Bangsa Berdaya Saing Global\u2019, Senin (18\/4), bertempat di Auditorium Kahar Muzakkir, Kampus Terpadu UII, Yogyakarta. Hadir sebagai pembicara kuliah umum tersebut adalah Gubernur Sumatera Selatan, Ir. H. Alex Noerdin, SH.<\/p>\n<p>Kuliah umum yang diikuti oleh sekitar 200 mahasiswa UII bertujuan untuk meningkatkan peran mahasiswa sebagai generasi muda serta UII sebagai institusi pendidikan tinggi dalam menghadapi tantangan penting di berbagai aspek, baik ekonomi, sumber daya manusia, politik, maupun sosial yang saat ini tengah dihadapi oleh Indonesia.<\/p>\n<p>Disampaikan oleh Rektor UII, Dr. Ir. Harsoyo, M.Sc., dalam sambutannya, bahwa kapasitas yang cukup, salah satunya dalam inovasi serta kepemimpinan, sangat dibutuhkan agar Indonesia dapat bersaing dalam era Masyarakat Ekonomi ASEAN.<\/p>\n<p>\u201cPerlu kerjasama yang baik antara pemerintah pusat, daerah, sampai dengan kabupaten dengan seluruh lapisan masyarakat agar Indonesia dapat bersaing. Hadirnya Gubernur Sumatera Selatan pada kesempatan ini karena beliau termasuk salah satu pemimpin yang telah berhasil memajukan serta menciptakan perubahan di level daerah,\u201d kata Harsoyo.<\/p>\n<p>Harsoyo juga menyampaikan bahwa pencapaian Gubernur Alex Noerdin menjadi salah satu tolok ukur penting dalam penilaian keberhasilan implementasi otonomi daerah pascareformasi. \u201cKepemimpinan Alex Noerdin yang mendorong munculnya best-practice dalam pemerintahan menjadi aspek penting yang perlu diangkat dan dikaji dari perspektif akademik,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, dalam materi kuliah umumnya Alex Noerdin memaparkan bahwa diantara karakter yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin inovatif antara lain harus visioner, tegas, berani mengambil resiko, tanggung jawab (bahkan bersedia untuk tidak menjadi populer), dan aktif serta kreatif.<\/p>\n<p>Alex Noerdin juga sempat menjelaskan tentang keberhasilan pencapaian pembangunan di Sumatera Selatan berikut rencana-rancana kedepannya. \u201cKami sedang melanjutkan pembangunan Jakabaring Sport City untuk menyambut Asian Games 2018, dimana didalamnya juga akan dibangun sirkuit Moto GP, Masjid Agung Sriwijaya, dan Islamic Center,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Mahasiswa dan peserta kuliah umum lainnya tampak antusias sekali mendengarkan pemaparan Gubernur Sumatera Selatan tersebut, apalagi ketika ditampilkan beberapa video perencanaan pembangunan seperti LRT, Masjid Agung Sriwijaya, KEK Tanjung Siapi-api, dan Sirkuit Moto GP. \u201cAwalnya memang banyak yang tidak percaya kami akan bisa melakukan itu, tapi kami terus berusaha semaksimal mungkin, tentu dibarengi dengan dengan tekad yang kuat, sinergi yang baik, dan juga ridho dari Allah SWT,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p>Momentum kuliah umum ini menjadi salah satu kegiatan dalam rangkaian perayaan milad Universitas Islam Indonesia ke-73 yang pada tahun ini bertema \u2018Meneguhkan Nilai Islam menuju Universitas yang Berdaya Saing Global\u2019. Melalui Kuliah Umum ini, mahasiswa UII juga diharapkan untuk memperluas wawasan mengenai kepemimpinan serta dapat mengenal lebih dalam mengenai praktik penyelenggaraan pemerintahan di Indonesia, khususnya pemerintah daerah.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam rangka merayakan milad ke-73, Universitas Islam Indonesia mengadakan kuliah umum dengan tema \u2018Kepemimpinan Inovatif untuk Membangun Generasi Bangsa Berdaya Saing Global\u2019, Senin (18\/4), bertempat di Auditorium Kahar Muzakkir, Kampus [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":19,"featured_media":436,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-435","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fecon.uii.ac.id\/pmd\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/435","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fecon.uii.ac.id\/pmd\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fecon.uii.ac.id\/pmd\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fecon.uii.ac.id\/pmd\/wp-json\/wp\/v2\/users\/19"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fecon.uii.ac.id\/pmd\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=435"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fecon.uii.ac.id\/pmd\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/435\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fecon.uii.ac.id\/pmd\/wp-json\/wp\/v2\/media\/436"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fecon.uii.ac.id\/pmd\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=435"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fecon.uii.ac.id\/pmd\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=435"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fecon.uii.ac.id\/pmd\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=435"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}