BASKARA AGUNG WIBAWA | Direktur Utama PT Permata Graha Nusantara

Integritas. Satu kata yang selalu Beliau pegang dan mengantarkan Beliau untuk mencapai titik seperti sekarang. Baskara Agung Wibawa, Beliau merupakan salah satu alumni lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia (FE UII) program studi Manajemen. Pria kelahiran 20 Juli 1970, di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta ini berasal dari keluarga yang sederhana. Ayahnya seorang pegawai negeri hingga awal orde baru, dan ibunya merupakan seorang “Rektor Sekolah Dasar”. Tujuh bersaudara dan merupakan anak bungsu tidak mengurangi semangat keluarga Beliau untuk memberikan pendidikan hingga sarjana kepada Baskara dan saudaranya. Mengenyam pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA) di Wates, yaitu di SMA 1 Wates dan diterima pada Perguruan Tinggi diluar Jogja. Namun, nasihat ibu yang selalu ia jadikan pegangan hidup tersebut sempat membuat Beliau untuk menolak perguruan tinggi diluar Jogja tersebut dan Universitas Islam Indonesia-lah yang menjadi pilihan Beliau.

Masa remaja Baskara hampir sama dengan remaja laki-laki pada umumnya yang mungkin cukup nakal. Berkelahi adalah satu kegiatan yang menjadi kebiasaan Beliau pada masa remaja. Modal nyali merupakan yang Beliau miliki untuk memutuskan keputusannya pada masa remaja. Akhir dekade 80-an, Beliau memilih Universitas Islam Indonesia sebagai pilihan perguruan tinggi karena merupakan salah satu perguruan tinggi swasta terbaik di Yogyakarta. Masuk melalui jalur tes tertulis gelombang pertama, dengan saingan yang sangat banyak pada masa itu, tidak membuat Beliau gentar. Kemandirian adalah hal yang selalu ia terapkan pada hampir semua aktivitas Beliau.

Kehidupan mahasiswa Beliau cukup berwarna karena Beliau aktif di beberapa kegiatan organisasi mahasiswa diantaranya adalah Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Koperasi Mahasiswa, beberapa kepanitiaan Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (Ospek) yang ada di Universitas Islam Indonesia yang mempunyai nama PEKTA atau Pekan Ta’aruf. Pada masa Beliau kuliah, dengan pergaulan kampus yang berstandar ekonomi cukup tinggi tidak membuat Beliau gentar untuk aktif di dunia perkuliahan. Hal yang Beliau pegang adalah jangan terbuai pada kekayaan atau kelebihan orang tua, namun banggalah pada usaha dan kelebihan diri sendiri. Value, atau nilai merupakan hal yang memotivasi Beliau untuk selalu maju kedepan walaupun banyak hal yang menjadi tantangan untuk mencapai keinginan Beliau. Semua hal selalu Beliau nikmati dan integritas merupakan kunci utama Beliau untuk mencapai titik sekarang.

Setelah lulus dari Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia pada tahun 1994, beberapa lowongan Baskara ambil dengan berbagai macam jalan dan berakhir pada PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. Tantangan demi tantangan selalu ia dapatkan, namun ia selalu menghadapi tantangan-tantangan tersebut dengan cara menikmati tantangan tersebut hingga ia bisa menduduki jabatan yang penting sebagai Direktur Utama PT Permata Karya Jasa sejak April 2015 sampai sekarang. Menurut Baskara, hidup harus dinikmati dan yang penting adalah semua hal yang diterima harus disyukuri. Baskara juga aktif di beberapa organisasi eksternal seperti komunitas pengendara vespa yang bernama Gas Vespa Club dan Pertamina Scooter Club dan ia juga sempat aktif sebagai Sekjen RW namun sudah tidak aktif karena saat ini Beliau harus kosentrasi terhadap disertasi yang sedang ia susun. Satu pesan yang ia ingatkan kepada mahasiswa UII adalah sebagai mahasiswa UII harus memiliki integritas dan jangan membanggakan kekayaan orang tua, namun banggalah terhadap kekayaan yang kita peroleh dari usaha kita sendiri.