Dalam perkembangan bisnis yang semakin meningkat setiap hari, membuat masyarakat lebih berfikir cara untuk mempromosikan bisnis yang dimilikinya. Marketing melalui digital membuat kita mendapatkan impression dan  A Job Thing yang sangat tinggi serta membutuhkan strategi yang tepat. Dalam cara promosi melalui ketok pintu atau langsung, marketing membutuhkan upaya keras dimana sangat menghabiskan waktu  bahkan uang yang semakin terkuras. Berbeda melalui digital, yang hanya dengan sekali unggah dapat memperoleh jangkauan yang mencapai ribuan dan bisa semakin bertingkat dan luas apabila menggunakan layanan periklanan. Untuk mendukung pengertian dan konsep tentang digital marketing itu sendiri, salah satu kegiatan yang berjudul “Sukses Melalui Digital Marketing” dilaksanakan pada hari Sabtu, 10 November 2018 yang bertempat di P1/2 Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia. Kegiatan tersebut diisi dengan pemaparan secara rinci tentang digital marketing.

Dalam berbisnis, ada beberapa pemikiran dari dalam diri sendiri yang dapat membantu maupun mendorong untuk mencapai tujuan dalam berbisnis. Berawal dari fisik atau kesehatan diri, seperti harus selalu bersikap profesional selama menyanggupi di depan klien. Lalu ada faktor lingkungan yang mendukung untuk melangkah lebih maju dan lebih baik.  Setelah itu ada personal branding yang dimana harus bisa mengasah diri sendiri untuk dapat dikenal orang lain dengan layanan yang baik terhadapnya. Selanjutnya adalah people trust yang dapat dijadikan sebagai jejaring antar diri sendiri terhadap orang lain dan dijadikan sebagai contoh, bahwa diri kita bisa untuk membawakan sesuatu dengan baik agar dipercaya dengan orang sekitar, dimulai dengan memberanikan diri dengan orang lain dan jangan merasa canggung dalam membawakannya. Skill set memiliki dua jenis yaitu hard skill dan soft skill. Hard skill sendiri ditujukan untuk  teknis, sedangkan soft skill lebih ditujukan kepada komunikasi atau cara untuk menumbuhkan kreativitas. Apabila tidak memiliki salah satu diantaranya, dapat mengakibatkan tidak adanya kemajuan dalam diri ataupun dalam berbisnis dan juga harus menjalani semua kegiatan sesuai apa yang disukai yang dapat dilakukan dengan santai dan akan terlihat lebih mudah.

Dalam pelaksanaan digital marketing, aset yang diperlukan dalam melakukan kegiatan berbisnis tersebut dinamakan personal credibility atau tools yang digunakan dalam kegiatannya. Tools yang dipaparkan untuk digunakan dalam digital marketing ada tiga: pertama adalah Search Engine Optimization (SEO) yang digunakan melalui situs web dan berisi tentang bagaimana cara mendapatkan impression sebanyak mungkin dari masyarakat. Lalu yang kedua ada Search Engine Marketing (SEM), sejenis SEO namun berbayar contohnya seperti Google Ads yang lebih memainkan kata kunci dalam pencarian di Google. Lalu ada sosial media yang dinilai paling mudah untuk menjangkau banyak orang dalam waktu yang singkat. (ATE/MFR)