Foto Liputan 7 - Fakultas Bisnis dan Ekonomika UII

Dalam upaya menjembatani mahasiswa dan mahasiswi menuju dunia kerja profesional, Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Islam Indonesia (FBE UII) menyambut hangat kunjungan dari PwC Indonesia dalam gelaran acara bertajuk “PwC Indonesia Campus Hiring 2026 at Universitas Islam Indonesia”, pada (02/10) yang bertempat di Aula Utara FBE UII.

FBE UII membuka pintu kolaborasi ini untuk memberikan wadah bagi para mahasiswanya agar dapat berinteraksi langsung dengan salah satu firma jasa profesional (Big Four) terkemuka di dunia. Acara dibuka dengan hangat melalui sesi sambutan dari jajaran pimpinan FBE UII dan perwakilan PwC Indonesia, yang sama-sama menekankan pentingnya sinergi antara akademisi dan industri dalam mencetak talenta unggul siap kerja. 

PwC memaparkan lima nilai utama (core values) yang menjadi fondasi budaya kerja mereka, yaitu Act with integrity (bertindak dengan integritas), Make a difference (memberikan dampak positif), Care (peduli sesama), Work together (berkolaborasi), dan Reimagine the possible (berani berinovasi). Nilai-nilai ini menjadi panduan utama dalam setiap pengambilan keputusan serta pembentukan lingkungan kerja yang inklusif. 

Mahasiswa FBE UII juga mendapatkan overview mengenai berbagai lini layanan utama yang ada di PwC Indonesia, seperti Assurance (audit dan penjaminan kualitas keuangan), Tax & Legal Services (perpajakan dan hukum bisnis), serta Advisory/Consulting (konsultasi strategi dan manajemen bisnis). Informasi ini memberikan gambaran konkret bagi mahasiswa untuk memilih jalur karier yang paling sesuai dengan minat dan latar belakang keilmuan mereka. 

PwC Indonesia mengurai gambaran umum alur seleksi pendaftaran Campus Hiring, mulai dari pendaftaran daring (online application), tes asesmen (aptitude test), uji studi kasus (case study), hingga tahap wawancara bersama tim Human Capital dan User. Peserta juga mendapatkan tips berharga dalam mempersiapkan diri agar tampil percaya diri selama proses seleksi. 

Sesi bertajuk “Journey to PwC: Define Your Professional Path” menjadi salah satu momen paling dinantikan. Tiga praktisi berpengalaman PwC Indonesia, Anggit Pawestri (Tax & Legal Manager), Arnia Azalia (Assurance Director), dan Julius Zega (Consulting Senior Manager) membagikan kisah perjalanan karier mereka dari awal melangkah hingga berkomitmen tumbuh bertahun-tahun di PwC Indonesia. Di penghujung sharing session, ketiga pembicara menyampaikan closing statement berkesan yang membakar semangat serta memberikan wawasan mendalam bagi para mahasiswa FBE UII.

“Lulus dari kampus, kalian mungkin punya IPK paling tinggi, tapi begitu keluar, it starts with zero. Cari tempat kerja yang valuenya nyambung dengan kalian dan bisa mendandani potensi diri secara teknikal maupun soft skills,” pesan Arnia. 

“Selama kita punya keinginan untuk terus berkembang, berkolaborasi, dan saling bertumbuh, serta bukan sikut-sikutan. Kita akan berkembang jauh lebih cepat. Sky is the limit!” ujar Julius. 

“Be brave, jangan takut mencoba! Mending kalian daftar terus gagal, daripada menyesal karena nggak pernah mencoba sama sekali. Remember, you are all lifetime learners,” pungkas Anggit. 

(AFB)

 

Foto Liputan 6 - Fakultas Bisnis dan Ekonomika UII

Yogyakarta, 2 Oktober 2026 — Program Studi Akuntansi Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Islam Indonesia (FBE UII) menerima kunjungan dari Universitas Warmadewa pada Jumat (2/10). Tamu kunjungan merupakan 36 orang delegasi dari Universitas Warmadewa yang terdiri atas pimpinan, dosen, staf, dan mahasiswa.

Kegiatan yang berlangsung di ruang kelas GU 1/4 FBE UII tersebut menjadi kesempatan bagi kedua institusi untuk saling mengenal, bertukar informasi, serta berbagi pengalaman mengenai berbagai program yang dijalankan di lingkungan pendidikan tinggi, khususnya dalam bidang akuntansi.

Jajaran pimpinan dan sivitas akademika FBE UII menyambut rombongan Universitas Warmadewa. Sambutan Dekan FBE UII Mengawali kegiatan yang sekaligus memperkenalkan FBE UII kepada para delegasi. Dalam sesi tersebut, disampaikan gambaran mengenai fakultas, program studi, serta berbagai program dan kegiatan yang dikembangkan di lingkungan FBE UII.

Selanjutnya, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Warmadewa mendapatkan giliran untuk menyampaikan sambutan dalam kegiatan tersebut. Setelah sesi sambutan, kedua pihak melakukan pertukaran cinderamata sebagai bentuk apresiasi dan simbol terjalinnya hubungan baik antara FBE UII dan Universitas Warmadewa.

Acara berikutnya adalah sesi inti dari kegiatan tersebut, yakni sesi diskusi dan pertukaran informasi. Dalam diskusi tersebut, para delegasi Universitas Warmadewa berkesempatan menyampaikan berbagai pertanyaan dan hal-hal yang ingin diketahui mengenai penyelenggaraan pendidikan di FBE UII. Pembahasan mencakup berbagai aspek pengembangan program studi, mulai dari kurikulum, akreditasi internasional, hingga program-program akademik lainnya.

Sesi diskusi berlangsung secara interaktif dengan adanya pertukaran pengalaman dari kedua institusi. Melalui forum tersebut, FBE UII dan Universitas Warmadewa dapat saling berbagi perspektif serta memperoleh informasi mengenai praktik dan pengembangan program yang diterapkan di masing-masing institusi.

Setelah sesi diskusi, campus tour menjadi rangkaian penutup kegiatan kunjungan saat itu. Tuan rumah mengajak para delegasi Universitas Warmadewa untuk mengenal lebih dekat lingkungan dan fasilitas yang tersedia di FBE UII.

Kunjungan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara FBE UII dan Universitas Warmadewa serta menjadi ruang untuk terus membangun komunikasi, berbagi pengetahuan, dan membuka peluang kolaborasi di masa mendatang.

NAM

Foto Liputan 5 - Fakultas Bisnis dan Ekonomika UII

Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Islam Indonesia (FBE UII) kembali menerima kunjungan universitas dari SMA Al Islam 1 Surakarta pada (30/09). Kegiatan ini diselenggarakan sebagai sarana silaturahmi sekaligus mengenalkan iklim akademis dan kehidupan kampus UII maupun FBE UII secara lebih dekat kepada para siswi SMA Al Islam 1 Surakarta.

Rangkaian acara dibuka dengan sambutan dari perwakilan FBE UII, Dr. Rokhedi Priyo Santoso, S.E., M.IDEc. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas konsistensi hubungan baik yang terjalin antara FBE UII dan SMA Al Islam 1 Surakarta. Beliau juga menekankan pentingnya bagi para siswa SMA untuk mengalami dan melihat langsung atmosfer kampus secara langsung.

“Ada pepatah dalam bahasa Inggris, ‘Seeing is believing‘. Kalian akan lebih yakin dan percaya setelah melihat secara langsung suasana serta fasilitas kampus di sini,” ujar Dr. Rokhedi. 

Sambutan kedua disampaikan oleh perwakilan dari SMA Al Islam 1 Surakarta, Ilham Yuwono, S.Pd. Beliau menyampaikan rasa terima kasih atas penyambutan yang hangat dari pihak FBE UII kepada rombongan yang terdiri dari 37 siswa kelas 12, 3 guru pendamping, serta tim pendamping perjalanan. Dalam arahannya kepada para siswa, beliau memberikan pesan dan motivasi khusus mengenai dinamika kehidupan berkuliah.

“Harapan kami anak-anak tidak hanya menjadi mahasiswa ‘kupu-kupu’ (kuliah-pulang kuliah-pulang) nantinya, tetapi juga aktif ikut dalam berbagai aktivitas di UII sebagai bekal kesuksesan di masa depan,” pesan Ilham Yuwono.

Agar tak jenuh sebelum menyimak materi, acara diselingi ice breaking manis berupa pertunjukan musik dari salah satu alumni Prodi Manajemen FBE UII. Pembawaan dua lagu yang asik ini sukses menyegarkan suasana ruangan dan membangkitkan kembali antusiasme para siswi SMA Al Islam 1 Surakarta.

Lanjut, sesi pemaparan materi diisi oleh Zahra Rahmalia selaku perwakilan dari FBE UII. Dalam kesempatan tersebut, Zahra memaparkan gambaran umum mengenai ekosistem pembelajaran di Universitas Islam Indonesia dan di lingkungan Fakultas Bisnis dan Ekonomika UII, mulai dari akreditasi program studi, keunggulan fasilitas kampus, hingga beragam pilihan jalur pendaftaran dan beasiswa yang dapat diakses oleh calon mahasiswa atau mahasiswi baru. 

Rangkaian agenda kunjungan ini diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai bentuk kebersamaan antara kedua belah pihak. Sambutan hangat serta diskusi interaktif dari pihak FBE UII memberikan kesan mendalam bagi SMA Al Islam 1 Surakarta. Kegiatan ini pun ditutup dengan harapan besar agar silaturahmi dan hubungan baik yang telah terjalin dapat terus berlanjut di masa depan. 

(AFB)

Foto Liputan 1 - Fakultas Bisnis dan Ekonomika UII

Dalam rangka menyambut dan memfasilitasi proses adaptasi sebanyak 1.109 mahasiswa baru Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Islam Indonesia (FBE UII) angkatan 2026, diselenggarakan kegiatan Semangat Taaruf (SEMATA) 2026 yang berlangsung selama dua hari, mulai dari tanggal (08/09) hingga (09/09), sebagai wadah pengenalan kehidupan kampus dan kelembagaan. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar mahasiswa baru, menumbuhkan jiwa kepemimpinan, serta menanamkan rasa bangga terhadap almamater UII.

Memasuki hari pertama, acara dibuka secara resmi melalui sambutan hangat dari Dekan FBE UII, Dr. Mahmudi, S.E., M.Si., CMA., CA. “Pertama kami mengucapkan selamat kepada Saudara semua yang sudah diterima di Fakultas Bisnis dan Ekonomika angkatan 2026. Pilihan Anda untuk bergabung di Fakultas Bisnis dan Ekonomika ini merupakan pilihan yang tepat untuk Anda berkuliah,” ujar Dr. Mahmudi saat menyampaikan selamat dan apresiasi mendalam kepada seluruh peserta.

Setelah penyampaian sambutan, acara dilanjutkan dengan prosesi peresmian pembukaan SEMATA 2026 oleh Dr. Mahmudi. Sesi pembukaan ini juga dilengkapi dengan agenda “Sapa Dosen” bersama jajaran ketua program studi dan para dosen. Momen ini menjadi sarana hangat untuk mendekatkan sivitas akademika dengan mahasiswa baru, sekaligus membekali mereka mengenai pentingnya nilai ke-UII-an dan integritas akademik.

Suasana semarak berlanjut dengan penyampaian materi Kelembagaan dan Ke-UII-an. Para peserta kemudian diajak berdiskusi interaktif melalui Focus Group Discussion (FGD) dan merancang inovasi awal dalam Business Idea Competition (BIC). Acara dilanjutkan dengan Prastana Vidya: Demo Lembaga untuk mengenalkan berbagai organisasi kemahasiswaan, sebelum diakhiri dengan gemuruh Sorak SEMATA 2026.

Memasuki hari kedua, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi I’m UII dan UII Way serta sesi Stadium Generale bersama para narasumber. Mahasiswa baru juga dibekali wawasan pergerakan dan kepemimpinan melalui agenda Manajemen Aksi serta Simulasi Aksi. Sesi kompetitif ditutup dengan BIC Presentation dan penganugerahan Awarding bagi kelompok terbaik.

Sebagai puncaknya, seluruh rangkaian acara secara resmi ditutup kembali oleh Dekan FBE UII dalam Closing Ceremony. Momen penutupan semakin meriah dan semarak dengan panggung hiburan malam yang menghadirkan penampilan energik dari Koploisme sebagai guest star utama. Aksi panggung Koploisme sukses menghibur peserta, sekaligus menutup seluruh perjalanan SEMATA 2026 dengan penuh semangat kebersamaan.

(NAM)

23 - Fakultas Bisnis dan Ekonomika UIIFakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Islam Indonesia (FBE UII) menyelenggarakan kegiatan Penyegaran Materi Pendirian Program Studi Pendidikan Jarak Jauh Magister Manajemen (PJJ MM) dan Program Doktor Ilmu Akuntansi (PDIA) bersama Prof. Dr. Mukhamad Najib, S.T.P., M.M., selaku Direktur Kelembagaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendiktisaintek Republik Indonesia. Kegiatan ini menjadi momentum dalam memperkuat pemahaman mengenai kebijakan, regulasi, serta berbagai persyaratan dalam pembukaan program studi baru, khususnya dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi berbasis jarak jauh.

Dalam sambutannya, Dr. Mahmudi selaku Dekan FBE UII menyampaikan apresiasi atas kehadiran Prof. Dr. Mukhamad Najib sekaligus memperkenalkan perkembangan FBE UII. Ia menjelaskan bahwa UII terus mengembangkan program pendidikan, termasuk pada jenjang magister dan doktor, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas dan daya saing pendidikan tinggi.

Pada sesi pemaparan, Prof. Dr. Mukhammad Najib menekankan pentingnya penyegaran program studi agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan perkembangan dunia pendidikan. Menurutnya, program studi yang memiliki daya tarik khusus dan prospek yang jelas akan semakin dibutuhkan oleh calon mahasiswa. “Kita perlu memulai dengan penyegaran-penyegaran program studi,” ujar Prof. Najib.

24 - Fakultas Bisnis dan Ekonomika UII

Lebih lanjut, Prof. Najib menjelaskan bahwa pendirian program studi perlu memperhatikan regulasi dan pemenuhan standar minimum akreditasi. Ia menyinggung sejumlah ketentuan yang menjadi dasar pembukaan program studi, termasuk Permendikbud Nomor 7 Tahun 2020 serta ketentuan terkait pemenuhan Standar Nasional Pendidikan Tinggi. “Prinsipnya memenuhi syarat minimum akreditasi, kondisi sesuai dengan SNIP, yang saya kira UII terlebih FBE tidak ada masalah ya terkait ini,” jelasnya.

Selain aspek regulasi, pembahasan juga menyoroti kebutuhan dosen, kurikulum, unit pengelola, serta kesiapan administratif dan akademik. Seluruh komponen tersebut menjadi bagian penting dalam proses asesmen sebelum program studi memperoleh persetujuan pembukaan.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif bagi tim pengembangan program studi FBE UII dalam mempersiapkan PJJ Magister Manajemen dan Program Doktor Ilmu Akuntansi. Melalui penyegaran materi dan diskusi bersama Prof. Najib, FBE UII diharapkan semakin siap menghadirkan program pendidikan yang relevan, berkualitas, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di era transformasi pendidikan tinggi.

(CRA)

Foto Liputan 4 - Fakultas Bisnis dan Ekonomika UII

Universitas Mercu Buana (UMB) melaksanakan kunjungan studi banding ke Fakultas Bisnis dan Ekonomika (FBE) Universitas Islam Indonesia (UII) pada Kamis (30/07). Kegiatan ini menjadi forum diskusi mengenai pengembangan kurikulum, penyelenggaraan International Undergraduate Program (IUP), serta implementasi sistem pembelajaran di FBE UII. 

Dalam kesempatan tersebut, jajaran pimpinan dan dosen FBE UII memaparkan berbagai aspek penyelenggaraan akademik, mulai dari desain kurikulum, pelaksanaan International Undergraduate Program (IUP), hingga berbagai program pendukung yang menunjang pengalaman belajar mahasiswa. Pada sesi ini juga dijelaskan bahwa FBE UII merupakan pelopor penyelenggaraan International Undergraduate Program (IUP) pertama di Indonesia melalui Program Internasional yang didirikan pada tahun 1996, yang hingga kini terus berkembang sebagai bagian dari upaya menghadirkan pendidikan berstandar global. 

Sesi pemaparan diawali dengan penjelasan mengenai kurikulum Program Studi Manajemen IUP FBE UII. Materi yang disampaikan meliputi struktur pembelajaran, regulasi akademik, serta tahapan studi mahasiswa sejak semester awal hingga penyelesaian tugas akhir. 

Diskusi kemudian berlanjut pada implementasi Bridging Program sebagai salah satu komponen dalam penyelenggaraan International Undergraduate Program (IUP). Delegasi Universitas Mercu Buana mengajukan pertanyaan mengenai mekanisme pelaksanaan “Bridging Program”, khususnya mengenai waktu implementasinya dalam proses studi mahasiswa. Perwakilan FBE UII menjelaskan bahwa Bridging Program mulai dilaksanakan sejak semester pertama. Program tersebut diselenggarakan dua kali setiap pekan dan menjadi bagian dari kurikulum dengan bobot kredit akademik (SKS). Sesi diskusi kemudian berlanjut dengan pembahasan berbagai aspek penyelenggaraan akademik di FBE UII. 

Menutup rangkaian kegiatan, Dekan Fakultas Bisnis dan Ekonomika UII, Dr. Mahmudi, menyampaikan apresiasi kepada delegasi Universitas Mercu Buana atas kunjungan dan diskusi yang telah berlangsung. Ia berharap kegiatan studi banding tersebut dapat memberikan manfaat bagi kedua institusi sekaligus menjadi langkah awal dalam memperluas peluang kolaborasi di berbagai bidang. 

“Kami berharap apa yang telah kita diskusikan hari ini dapat memberikan manfaat bagi kita bersama dan menjadi awal dari kerja sama yang lebih luas, baik di bidang penelitian, pendidikan, maupun bentuk kolaborasi institusi lainnya,” ujar Dr. Mahmudi.

(AFB)

Foto Liputan 3 - Fakultas Bisnis dan Ekonomika UII

Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Islam Indonesia (FBE UII) menerima kunjungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Widya Gama Malang pada Senin (27/7). Kunjungan tersebut diikuti dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Nota Kesepakatan (MoA) sebagai langkah awal memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. 

Pertemuan tersebut juga menjadi ruang bertukar pengalaman dan praktik baik dalam pengelolaan fakultas. Melalui diskusi yang berlangsung, kedua institusi berbagi wawasan mengenai pengembangan akademik serta berbagai inovasi yang mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi.  

Diskusi antara dua institusi turut membahas pengelolaan fakultas serta berbagai program akademik dan kemahasiswaan. Pertukaran pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi referensi bagi masing-masing institusi dalam mengembangkan fakultas sesuai kebutuhan dan karakteristiknya. 

Mengawali sesi sambutan, Wakil Rektor Universitas Islam Indonesia, Rifqi Muhammad, Prof., S.E., M.Sc., Ph.D, menyampaikan bahwa perguruan tinggi saat ini menghadapi berbagai perubahan, baik yang bersumber dari faktor internal maupun eksternal. Kondisi tersebut mendorong setiap perguruan tinggi untuk terus beradaptasi dan melakukan pembenahan agar mampu menjawab dinamika pendidikan tinggi. Ia menuturkan bahwa kerja sama antara FBE UII dan Universitas Widya Gama Malang menjadi wadah untuk saling berbagi pengalaman, khususnya dalam pengembangan institusi. Menurutnya, kolaborasi antara pendidikan tinggi memiliki peran penting dalam memperkuat kapasitas masing-masing institusi sehingga lebih siap menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang. 

“Hampir seluruh perguruan tinggi di Indonesia saat ini harus berbenah dan mengantisipasi berbagai perubahan, baik dari internal maupun eksternal. Melalui kerja sama ini, kita dapat saling berbagi pengalaman dalam pengembangan institusi,” ujar Prof. Rifqi

Pada kesempatan yang sama, Rektor Universitas Widya Gama Malang, Dr. Anwar, S.H., M.Hum., menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan FBE UII. Ia menilai kunjungan tersebut menjadi momentum yang baik untuk memperkuat kolaborasi sekaligus memperluas wawasan melalui pertukaran pengalaman antarinstitusi. 

“Kami berharap dapat memperoleh masukan dan bimbingan dalam pengembangan institusi, termasuk di bidang publikasi,” ujar Dr. Anwar

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Nota Kesepakatan (MoA) antara kedua institusi. Penandatanganan tersebut menjadi wujud komitmen FBE UII dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Widya Gama Malang dalam memperkuat kerja sama melalui berbagai program kolaboratif di masa mendatang. 

Kegiatan ditutup dengan sesi penandaarasan dan diskusi antara dua institusi sebagai ruang bertukar pengalaman mengenai pengelolaan fakultas. Melalui kerja sama yang telah disepakati, kedua institusi berharap kolaborasi yang terjalin dapat diwujudkan melalui berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi pengembangan institusi serta peningkatan kualitas tridarma perguruan tinggi. 

(AFB)

Foto Liputan 2 - Fakultas Bisnis dan Ekonomika UII

Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Islam Indonesia menerima kunjungan dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Kuningan pada Selasa (21/07). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Kuningan untuk memperluas wawasan mengenai pengelolaan fakultas melalui diskusi dan pembelajaran mengenai berbagai praktik pengelolaan fakultas yang diterapkan di FBE UII. 

Berbagai aspek pengelolaan fakultas menjadi pokok pembahasan selama kegiatan berlangsung. FEB Universitas Kuningan (UNIKU) memperoleh penjelasan mengenai pengembangan kurikulum, layanan akademik, sistem penjaminan mutu, pilihan penyelesaian tugas akhir, serta pengembangan kerja sama dengan berbagai mitra. Seluruh pembahasan tersebut diharapkan dapat menjadi referensi bagi FEB Universitas Kuningan dalam mendukung pengembangan fakultas dan peningkatan mutu pendidikan. 

Salah satu topik yang mendapat perhatian dalam diskusi adalah penyelenggaraan tugas akhir mahasiswa di FBE UII. Pada kesempatan tersebut, FBE UII menjelaskan berbagai pilihan penyelesaian tugas akhir yang dapat ditempuh mahasiswa, meliputi skripsi, publikasi ilmiah, magang, dan jalur kewirausahaan. Pembahasan juga mencakup mekanisme pelaksanaan pada jalur publikasi dan magang sebagai alternatif yang tetap memenuhi capaian pembelajaran sesuai ketentuan akademik. Informasi tersebut menjadi salah satu materi yang didalami oleh FEB UNIKU sebagai referensi dalam pengembangan penyelenggaraan tugas akhir di lingkungan fakultas. 

Pembahasan turut mencakup strategi penjaminan mutu melalui kerja sama dengan berbagai mitra profesional. Pada kesempatan tersebut, FBE UII menjelaskan pelaksanaan sejumlah program sertifikasi yang mendukung peningkatan kompetensi mahasiswa, termasuk melalui kemitraan dengan ACCA dan SAP. Diskusi juga menjadi wadah bertukar pengalaman  mengenai pelaksanaan program serupa di masing-masing institusi. FEB UNIKU turut berbagi pengalaman mengenai pelaksanaan kerja sama dengan Business Partner SAP sebagai bagian dari upaya pengembangan kompetensi mahasiswa. 

“Kami mendapatkan banyak sekali insight dari sini. Tentunya ini akan kami evaluasi, khususnya mengenai kurikulum OBE, dan lainnya serta mudah-mudahan ke depannya dapat terjalin kolaborasi, tidak hanya dalam bidang pengajaran, tetapi juga penelitian dan bidang lainnya,” ujar Dendi selaku Ketua Program Studi Akuntansi FEB UNIKU menyampaikan bahwa kunjungan tersebut memberikan banyak wawasan yang dapat menjadi bahan evaluasi dalam pengembangan kurikulum di FEB Universitas Kuningan. 

Melalui kunjungan ini, FBE UII dan FEB UNIKU berbagi semangat serta komitmen yang sama untuk terus bertumbuh, berkolaborasi, dan bersama-sama berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia.

(AFB)

IMG 1292 - Fakultas Bisnis dan Ekonomika UIIFakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Islam Indonesia (FBE UII), khususnya Jurusan Ilmu Ekonomi menerima kunjungan dari Jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjungpura (IESP FEB UNTAN) pada Sabtu (11/07). Kunjungan ini menjadi wadah benchmarking pengalaman, peningkatan kurikulum, penguatan tata kelola akademik, dan strategi pengembangan jurusan terkait. 

Dalam kunjungan tersebut, IESP FEB UNTAN menggali berbagai praktik yang telah diterapkan oleh Jurusan Ilmu Ekonomi FBE UII, terutama terkait pengelolaan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), pengembangan jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), hingga strategi menghadapi proses akreditasi nasional maupun internasional.

Salah satu aspek yang menjadi perhatian utama dalam benchmarking ini adalah capaian akreditasi internasional yang telah diraih oleh Jurusan Ilmu Ekonomi FBE UII melalui akreditasi Foundation for International Business Administration Accreditation (FIBAA). Dr. Sahabudin Sidiq menjelaskan bahwa proses menuju akreditasi internasional membutuhkan komitmen dan kesiapan institusi dalam memenuhi berbagai standar. “Kemarin kita baru lewat FIBAA. Baru saja keluar, ya. Sebenarnya kita submit-nya sudah lama, dan alhamdulillah dari sekian banyak usaha akhirnya keluar akreditasi,” ujar Dr. Sahabudin.

Selain itu, FBE UII membagikan pengalaman dalam menerapkan RPL pada jenjang Sarjana (S1) dan Magister (S2). Melalui skema tersebut, mahasiswa dapat melakukan rekognisi sejumlah capaian pembelajaran yang sesuai dengan ketentuan akademik. Implementasi RPL ini menjadi salah satu bentuk fleksibilitas pendidikan tinggi dalam menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.“Untuk RPL kita sudah mulai S1, S2. Jadi S1 dan S2 itu kita sudah laksanakan. Nanti tekniknya seperti apa, bisa kita diskusikan,” ungkap Prof. Agus.

Selanjutnya, benchmarking ini juga membahas inovasi dalam penyelesaian tugas akhir mahasiswa. Jurusan Ilmu Ekonomi FBE UII memberikan ruang pilihan yang lebih variatif bagi mahasiswa dalam menyelesaikan studi, khususnya di jenjang sarjana. Selain jalur skripsi, mahasiswa dapat memilih bentuk tugas akhir lain yang tetap memenuhi standar akademik, seperti proyek berbasis kewirausahaan.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat hubungan kelembagaan antara FBE UII dan FEB UNTAN sekaligus menjadi ruang berbagi praktik baik dalam pengembangan program studi ilmu ekonomi. Melalui kolaborasi dan pertukaran pengalaman, kedua institusi berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan ekonomi yang relevan dengan kebutuhan akademik maupun dunia profesional.

(CRA)

Foto Liputan - Fakultas Bisnis dan Ekonomika UIIFakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Islam Indonesia (FBE UII) menyelenggarakan acara serah terima jabatan Dekan dan Wakil Dekan Periode 2026 – 2030 di Auditorium Ace Partadiredja pada Kamis (01/07). Kegiatan ini menandai berakhirnya masa kepemimpinan Prof. Johan Arifin, S.E., M.Si., Ph.D., beserta jajaran dekanat periode 2022 – 2026 sekaligus mengukuhkan Dr. Mahmudi, S.E., M.Si., dan para wakil dekan baru sebagai penerus estafet kepemimpinan fakultas.

Acara diawali dengan pembukaan singkat sebelum memasuki prosesi utama serah terima jabatan. Secara bergantian dilakukan penandatanganan naskah serah terima jabatan pada masing-masing posisi dekan dan wakil dekan sebagai simbol perpindahan amanah kepemimpinan dari periode 2022 – 2026 kepada periode 2026 – 2030. Prosesi tersebut menandai dimulainya masa tugas dekan dan wakil dekan baru dalam memimpin FBE UII.

Dalam sambutannya, Prof. Johan Arifin menegaskan bahwa pergantian pejabat di lingkungan FBE UII merupakan bagian dari siklus amanah yang wajar. Ia menggarisbawahi bahwa jabatan memiliki batas waktu, sedangkan pengabdian kepada institusi tidak berhenti ketika masa jabatan berakhir. “Jabatan itu amanah yang ada batas waktunya, tetapi pengabdian tidak pernah berhenti. Serah terima ini adalah bagian dari estafet kepemimpinan di Fakultas Bisnis dan Ekonomika,” ujar Prof. Johan.

Prof. Johan juga menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kerja kolektif seluruh sivitas akademika FBE UII selama masa kepemimpinannya. Berbagai capaian fakultas pada periode 2022 – 2026 ia pandang sebagai hasil sinergi dekanat, pengurus jurusan, program studi, dan seluruh warga fakultas. “Apa yang kita capai selama 2022 – 2026 adalah hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika, bukan kerja satu dua orang. Kalau ada kekurangan dan kesalahan, kami mohon dimaafkan, dan mari teruskan semua kebaikan yang sudah dirintis bersama,” tutur Prof. Johan.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Dekan FBE UII Periode 2026 – 2030, Dr. Mahmudi, S.E., M.Si. Dalam pidatonya, ia menyampaikan apresiasi atas fondasi kepemimpinan yang telah dibangun oleh Prof. Johan dan jajaran dekanat sebelumnya. Fondasi tersebut dinilainya memudahkan langkah dekanat baru dalam mengembangkan fakultas ke depan. “Fondasi yang dibangun Prof. Johan dan tim sudah sangat kokoh, sehingga kami lebih mudah melangkah. Tugas kami adalah meneruskan dan terus melakukan continuous improvement sejak hari ini sampai akhir masa amanah di 2030,” ujar Dr. Mahmudi.

Dr. Mahmudi menegaskan visi FBE UII untuk menjadi institusi yang maju dan unggul di tingkat nasional maupun internasional. Ia menyadari tantangan yang dihadapi fakultas semakin berat, baik dari sisi jumlah mahasiswa maupun persaingan dengan institusi lain. “Tantangan kita tidak ringan, dari jumlah mahasiswa sampai persaingan dengan institusi lain. Karena itu kita harus bekerja bersama agar FBE UII menjadi institusi yang maju dan unggul, bukan hanya di level nasional tetapi juga internasional,” papar Dr. Mahmudi.

Lebih jauh, Dr. Mahmudi mengajak seluruh sivitas akademika FBE UII untuk menguatkan etos kerja yang profesional, kompeten, dan dilandasi keikhlasan. Ia menekankan bahwa pekerjaan di lingkungan UII bukan sekadar rutinitas, tetapi bagian dari ibadah dan kontribusi untuk memajukan umat. “Mari kita bekerja dengan sungguh-sungguh, profesional, dan kompeten, lalu kita lengkapi dengan keikhlasan. Kita harus punya passion, supaya berangkat dari rumah ke kampus dengan semangat, karena di sini kita beribadah untuk memajukan UII,” jelasnya.

Menutup sambutannya, Dr. Mahmudi mengajak seluruh sivitas akademika FBE UII untuk bergotong royong dan saling menguatkan dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan. “Kalau sesuatu itu di-sengkuyung (bergotong royong) bareng-bareng, insya Allah yang berat akan terasa ringan, yang ruwet jadi lebih mudah dicarikan solusinya. Syaratnya, kita berangkat dengan ketulusan dan keikhlasan bersama,” ujarnya. Ajakan tersebut menegaskan bahwa kepemimpinan baru FBE UII akan dijalankan dengan semangat kebersamaan, pengabdian, dan profesionalisme.

Selain Dr. Mahmudi sebagai Dekan, UII juga melantik tiga wakil dekan. Arif Hartono, S.E., MHRM., Ph.D. ditunjuk menjadi Wakil Dekan Bidang Akademik, Riset, dan Rekognisi. Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Sumber Daya diamanatkan kepada Dr. Rokhedi Priyo Santoso, S.E., MIDEc. Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Keislaman, dan Kealumnian dijabat oleh Priyonggo Suseno, S.E., M.Sc., Ph.D.

(ANW)