,

Kunjungan Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu Guna Mengembangkan Program Studi Ekonomi Islam, Bisnis Islam, serta Halal Industry.

Dalam rangka penyelenggaraan Program Studi Ekonomi Islam untuk Program Doktor dan persiapan proses akreditasi Program Studi S2 Studi Islam, Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu melakukan kunjungan ke Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Islam Indonesia (FBE UII) yang berlangsung pada Jumat (2/12). Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Sidang 1/1 FBE UII yang dihadiri oleh Johan Arifin, S.E., M.Si., Ph.D. selaku Dekan Fakultas Bisnis dan Ekonomika, Abdul Moin, S.E., MBA., Ph.D., CQRM selaku Wakil Dekan Bidang Sumber Daya, Drs. Achmad Tohirin, M.A., Ph.D selaku Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Keagamaan, dan Alumni serta beberapa Kepala Program Studi Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Islam Indonesia. 

Kunjungan ini dibuka oleh Johan dengan menyampaikan selamat datang kepada delegasi dari Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu. Acara kemudian dilanjut dengan penjelasan singkat mengenai profil Program Magister dan Doktor di FBE UII oleh delegasi FBE UII.

Prof. Dr. Rohimin, M.Ag selaku Direktur Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu akui tujuan kedatangannya menjadi ajang pembelajaran dalam mengembangkan Program Studi Ekonomi Islam, Bisnis Islam, serta Halal Industry. “Kami ingin mendapat informasi nantinya, ke mana arah konsentrasi Ekonomi Islam dan Halal Industry pada konsentrasi Ekonomi Islam,” ujar Rohimin. Dirinya juga menyampaikan permohonan untuk menandatangani Memorandum of Agreement (MoA) terkait hal ini.

Johan juga menyampaikan informasi bahwa pada saat ini yang paling penting adalah akreditasi pada tingkat Internasional yang dimulai dari Dosen, Karyawan, Mahasiswa dan Tenaga Didik. Saat ini FBE UII memiliki dua Program Doktor, yaitu program Doktor Ilmu Manajemen dan Doktor Ilmu Ekonomi dengan Akreditasi A yang sedang dalam proses pembaruan. Drs. Akhsyim Afandi, MA.Ec., Ph.D. selaku delegasi kaprodi FBE UII berkata, “Membuka program studi itu tidak sulit, tetapi sulitnya ketika sudah mendapatkan Mahasiswa.”

Dilanjutkan penjelasan terkait permasalahan Disertasi pada program Doktor FBE UII, dalam kurikulum baru dibuat dengan terstruktur dalam bentuk semesteran. Pada semester dua Mahasiswa Program Doktor dapat menyusun proposal dan dilanjutkan seminar proposal hingga ujian tertutup yang lebih terstruktur agar dapat terkontrol proses disertasi mahasiswa sehingga dapat menyelesaikan Program Doktor dengan baik. “Mahasiswa Doktor itu harus dipaksa, diarahkan dan dibuatkan struktur,” pungkas Akhsyim. (SLS/AWH)