Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Islam Indonesia (FBE UII) menerima kunjungan istimewa dalam program “Pegadaian Goes to Campus” pada (20/10). Acara kuliah umum ini dihadiri langsung oleh Deputi Bisnis PT Pegadaian Area Yogyakarta, Bapak Heri Prasongko. Pihak internal FBE UII yang turut hadir mendampingi yakni, Ketua Program Studi Ekonomi Pembangunan Program Sarjana, Bapak Dr. Heri Sudarsono, S., M.Sc., serta Sekretaris Program Studi, Bapak FA Fakrunas, S., M.Sc., Fine, Ph.D., beserta para mahasiswa FBE UII.
Membuka kegiatan tersebut, Dekan FBE UII, Dr. Mahmudi, S.E., M.Si., menyambut hangat para tamu dan peserta sembari menyentil persepsi lama soal Pegadaian. “Kalau dulu mungkin kita mengenalnya Pegadaian itu tempat ‘menyekolahkan’ komputer, motor, atau HP, sekarang sudah semakin pintar. Produknya semakin beragam sehingga literasi keuangan mahasiswa tentang Pegadaian ini perlu di-update,” ungkap Mahmudi. Beliau juga mengingatkan mahasiswa agar tidak cuma kenal Pegadaian dari cerita lama, tapi juga paham inovasi terbarunya seperti tabungan emas dan aplikasi digital, bahkan melirik peluang bisnis menjadi agennya. Tak hanya itu, Pak Mahmudi juga melempar ide sinergi antara Pegadaian dengan lembaga keuangan internal kampus, seperti BMT Ikhtisaduna FBE UII dan BPRS UII
Senada dengan poin yang disampaikan Dekan FBE UII, Deputi Bisnis PT Pegadaian Area Yogyakarta, Heri Prasongko, menegaskan bahwa program Pegadaian Goes to Campus yang mengusung tema “Gen Z Lejitkan Investasi” ini memang sengaja hadir untuk meluruskan persepsi masyarakat. Beliau membeberkan perjalanan Pegadaian yang kini sudah bertransformasi jauh sejak berdiri tahun 1901, hingga akhirnya dipercaya pemerintah menjadi piloting Bank Emas pertama di Indonesia.
“Pegadaian bukan lagi sekadar tempat cari dana darurat saat kepepet, tapi sudah berkembang jadi industri keuangan modern,” terangnya. Beliau menjelaskan berbagai produk inovatif yang sangat cocok untuk mahasiswa, mulai dari tabungan emas hingga deposito emas. Tak hanya bicara soal investasi, Pak Heri juga memaparkan ekosistem Pegadaian yang didukung puluhan ribu agen serta ratusan outlet Senyum di seluruh Indonesia, sembari mengajak para mahasiswa FBE UII untuk tidak ragu menangkap peluang karier maupun kemitraan bisnis di masa depan.
Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi utama dari tim Pegadaian yang mengupas tuntas seluk-beluk lembaga keuangan ini. Para peserta diajak memahami lebih dalam mengenai manfaat Pegadaian, mekanisme kerjanya, hingga alasan mendasar mengapa mahasiswa penting untuk mulai mengenal dan memanfaatkan produk-produknya sejak dini. Tak hanya membekali peserta dengan literasi finansial, pihak Pegadaian di akhir sesi juga memberikan kabar gembira dengan mengajak mahasiswa dan mahasiswi FBE UII untuk bergabung dalam program magang (internship) di Pegadaian. Rangkaian acara yang berlangsung interaktif ini kemudian ditutup secara resmi, meninggalkan kesan mendalam dan bekal wawasan baru bagi seluruh peserta sebelum kembali ke aktivitas masing-masing.
(AFB)











