Foto Liputan 4 - Fakultas Bisnis dan Ekonomika UII

Universitas Mercu Buana (UMB) melaksanakan kunjungan studi banding ke Fakultas Bisnis dan Ekonomika (FBE) Universitas Islam Indonesia (UII) pada Kamis (30/07). Kegiatan ini menjadi forum diskusi mengenai pengembangan kurikulum, penyelenggaraan International Undergraduate Program (IUP), serta implementasi sistem pembelajaran di FBE UII. 

Dalam kesempatan tersebut, jajaran pimpinan dan dosen FBE UII memaparkan berbagai aspek penyelenggaraan akademik, mulai dari desain kurikulum, pelaksanaan International Undergraduate Program (IUP), hingga berbagai program pendukung yang menunjang pengalaman belajar mahasiswa. Pada sesi ini juga dijelaskan bahwa FBE UII merupakan pelopor penyelenggaraan International Undergraduate Program (IUP) pertama di Indonesia melalui Program Internasional yang didirikan pada tahun 1996, yang hingga kini terus berkembang sebagai bagian dari upaya menghadirkan pendidikan berstandar global. 

Sesi pemaparan diawali dengan penjelasan mengenai kurikulum Program Studi Manajemen IUP FBE UII. Materi yang disampaikan meliputi struktur pembelajaran, regulasi akademik, serta tahapan studi mahasiswa sejak semester awal hingga penyelesaian tugas akhir. 

Diskusi kemudian berlanjut pada implementasi Bridging Program sebagai salah satu komponen dalam penyelenggaraan International Undergraduate Program (IUP). Delegasi Universitas Mercu Buana mengajukan pertanyaan mengenai mekanisme pelaksanaan “Bridging Program”, khususnya mengenai waktu implementasinya dalam proses studi mahasiswa. Perwakilan FBE UII menjelaskan bahwa Bridging Program mulai dilaksanakan sejak semester pertama. Program tersebut diselenggarakan dua kali setiap pekan dan menjadi bagian dari kurikulum dengan bobot kredit akademik (SKS). Sesi diskusi kemudian berlanjut dengan pembahasan berbagai aspek penyelenggaraan akademik di FBE UII. 

Menutup rangkaian kegiatan, Dekan Fakultas Bisnis dan Ekonomika UII, Dr. Mahmudi, menyampaikan apresiasi kepada delegasi Universitas Mercu Buana atas kunjungan dan diskusi yang telah berlangsung. Ia berharap kegiatan studi banding tersebut dapat memberikan manfaat bagi kedua institusi sekaligus menjadi langkah awal dalam memperluas peluang kolaborasi di berbagai bidang. 

“Kami berharap apa yang telah kita diskusikan hari ini dapat memberikan manfaat bagi kita bersama dan menjadi awal dari kerja sama yang lebih luas, baik di bidang penelitian, pendidikan, maupun bentuk kolaborasi institusi lainnya,” ujar Dr. Mahmudi.

(AFB)

Foto Liputan 3 - Fakultas Bisnis dan Ekonomika UII

Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Islam Indonesia (FBE UII) menerima kunjungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Widya Gama Malang pada Senin (27/7). Kunjungan tersebut diikuti dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Nota Kesepakatan (MoA) sebagai langkah awal memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. 

Pertemuan tersebut juga menjadi ruang bertukar pengalaman dan praktik baik dalam pengelolaan fakultas. Melalui diskusi yang berlangsung, kedua institusi berbagi wawasan mengenai pengembangan akademik serta berbagai inovasi yang mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi.  

Diskusi antara dua institusi turut membahas pengelolaan fakultas serta berbagai program akademik dan kemahasiswaan. Pertukaran pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi referensi bagi masing-masing institusi dalam mengembangkan fakultas sesuai kebutuhan dan karakteristiknya. 

Mengawali sesi sambutan, Wakil Rektor Universitas Islam Indonesia, Rifqi Muhammad, Prof., S.E., M.Sc., Ph.D, menyampaikan bahwa perguruan tinggi saat ini menghadapi berbagai perubahan, baik yang bersumber dari faktor internal maupun eksternal. Kondisi tersebut mendorong setiap perguruan tinggi untuk terus beradaptasi dan melakukan pembenahan agar mampu menjawab dinamika pendidikan tinggi. Ia menuturkan bahwa kerja sama antara FBE UII dan Universitas Widya Gama Malang menjadi wadah untuk saling berbagi pengalaman, khususnya dalam pengembangan institusi. Menurutnya, kolaborasi antara pendidikan tinggi memiliki peran penting dalam memperkuat kapasitas masing-masing institusi sehingga lebih siap menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang. 

“Hampir seluruh perguruan tinggi di Indonesia saat ini harus berbenah dan mengantisipasi berbagai perubahan, baik dari internal maupun eksternal. Melalui kerja sama ini, kita dapat saling berbagi pengalaman dalam pengembangan institusi,” ujar Prof. Rifqi

Pada kesempatan yang sama, Rektor Universitas Widya Gama Malang, Dr. Anwar, S.H., M.Hum., menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan FBE UII. Ia menilai kunjungan tersebut menjadi momentum yang baik untuk memperkuat kolaborasi sekaligus memperluas wawasan melalui pertukaran pengalaman antarinstitusi. 

“Kami berharap dapat memperoleh masukan dan bimbingan dalam pengembangan institusi, termasuk di bidang publikasi,” ujar Dr. Anwar

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Nota Kesepakatan (MoA) antara kedua institusi. Penandatanganan tersebut menjadi wujud komitmen FBE UII dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Widya Gama Malang dalam memperkuat kerja sama melalui berbagai program kolaboratif di masa mendatang. 

Kegiatan ditutup dengan sesi penandaarasan dan diskusi antara dua institusi sebagai ruang bertukar pengalaman mengenai pengelolaan fakultas. Melalui kerja sama yang telah disepakati, kedua institusi berharap kolaborasi yang terjalin dapat diwujudkan melalui berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi pengembangan institusi serta peningkatan kualitas tridarma perguruan tinggi. 

(AFB)

Foto Liputan 2 - Fakultas Bisnis dan Ekonomika UII

Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Islam Indonesia menerima kunjungan dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Kuningan pada Selasa (21/07). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Kuningan untuk memperluas wawasan mengenai pengelolaan fakultas melalui diskusi dan pembelajaran mengenai berbagai praktik pengelolaan fakultas yang diterapkan di FBE UII. 

Berbagai aspek pengelolaan fakultas menjadi pokok pembahasan selama kegiatan berlangsung. FEB Universitas Kuningan (UNIKU) memperoleh penjelasan mengenai pengembangan kurikulum, layanan akademik, sistem penjaminan mutu, pilihan penyelesaian tugas akhir, serta pengembangan kerja sama dengan berbagai mitra. Seluruh pembahasan tersebut diharapkan dapat menjadi referensi bagi FEB Universitas Kuningan dalam mendukung pengembangan fakultas dan peningkatan mutu pendidikan. 

Salah satu topik yang mendapat perhatian dalam diskusi adalah penyelenggaraan tugas akhir mahasiswa di FBE UII. Pada kesempatan tersebut, FBE UII menjelaskan berbagai pilihan penyelesaian tugas akhir yang dapat ditempuh mahasiswa, meliputi skripsi, publikasi ilmiah, magang, dan jalur kewirausahaan. Pembahasan juga mencakup mekanisme pelaksanaan pada jalur publikasi dan magang sebagai alternatif yang tetap memenuhi capaian pembelajaran sesuai ketentuan akademik. Informasi tersebut menjadi salah satu materi yang didalami oleh FEB UNIKU sebagai referensi dalam pengembangan penyelenggaraan tugas akhir di lingkungan fakultas. 

Pembahasan turut mencakup strategi penjaminan mutu melalui kerja sama dengan berbagai mitra profesional. Pada kesempatan tersebut, FBE UII menjelaskan pelaksanaan sejumlah program sertifikasi yang mendukung peningkatan kompetensi mahasiswa, termasuk melalui kemitraan dengan ACCA dan SAP. Diskusi juga menjadi wadah bertukar pengalaman  mengenai pelaksanaan program serupa di masing-masing institusi. FEB UNIKU turut berbagi pengalaman mengenai pelaksanaan kerja sama dengan Business Partner SAP sebagai bagian dari upaya pengembangan kompetensi mahasiswa. 

“Kami mendapatkan banyak sekali insight dari sini. Tentunya ini akan kami evaluasi, khususnya mengenai kurikulum OBE, dan lainnya serta mudah-mudahan ke depannya dapat terjalin kolaborasi, tidak hanya dalam bidang pengajaran, tetapi juga penelitian dan bidang lainnya,” ujar Dendi selaku Ketua Program Studi Akuntansi FEB UNIKU menyampaikan bahwa kunjungan tersebut memberikan banyak wawasan yang dapat menjadi bahan evaluasi dalam pengembangan kurikulum di FEB Universitas Kuningan. 

Melalui kunjungan ini, FBE UII dan FEB UNIKU berbagi semangat serta komitmen yang sama untuk terus bertumbuh, berkolaborasi, dan bersama-sama berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia.

(AFB)

IMG 1292 - Fakultas Bisnis dan Ekonomika UIIFakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Islam Indonesia (FBE UII), khususnya Jurusan Ilmu Ekonomi menerima kunjungan dari Jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjungpura (IESP FEB UNTAN) pada Sabtu (11/07). Kunjungan ini menjadi wadah benchmarking pengalaman, peningkatan kurikulum, penguatan tata kelola akademik, dan strategi pengembangan jurusan terkait. 

Dalam kunjungan tersebut, IESP FEB UNTAN menggali berbagai praktik yang telah diterapkan oleh Jurusan Ilmu Ekonomi FBE UII, terutama terkait pengelolaan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), pengembangan jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), hingga strategi menghadapi proses akreditasi nasional maupun internasional.

Salah satu aspek yang menjadi perhatian utama dalam benchmarking ini adalah capaian akreditasi internasional yang telah diraih oleh Jurusan Ilmu Ekonomi FBE UII melalui akreditasi Foundation for International Business Administration Accreditation (FIBAA). Dr. Sahabudin Sidiq menjelaskan bahwa proses menuju akreditasi internasional membutuhkan komitmen dan kesiapan institusi dalam memenuhi berbagai standar. “Kemarin kita baru lewat FIBAA. Baru saja keluar, ya. Sebenarnya kita submit-nya sudah lama, dan alhamdulillah dari sekian banyak usaha akhirnya keluar akreditasi,” ujar Dr. Sahabudin.

Selain itu, FBE UII membagikan pengalaman dalam menerapkan RPL pada jenjang Sarjana (S1) dan Magister (S2). Melalui skema tersebut, mahasiswa dapat melakukan rekognisi sejumlah capaian pembelajaran yang sesuai dengan ketentuan akademik. Implementasi RPL ini menjadi salah satu bentuk fleksibilitas pendidikan tinggi dalam menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.“Untuk RPL kita sudah mulai S1, S2. Jadi S1 dan S2 itu kita sudah laksanakan. Nanti tekniknya seperti apa, bisa kita diskusikan,” ungkap Prof. Agus.

Selanjutnya, benchmarking ini juga membahas inovasi dalam penyelesaian tugas akhir mahasiswa. Jurusan Ilmu Ekonomi FBE UII memberikan ruang pilihan yang lebih variatif bagi mahasiswa dalam menyelesaikan studi, khususnya di jenjang sarjana. Selain jalur skripsi, mahasiswa dapat memilih bentuk tugas akhir lain yang tetap memenuhi standar akademik, seperti proyek berbasis kewirausahaan.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat hubungan kelembagaan antara FBE UII dan FEB UNTAN sekaligus menjadi ruang berbagi praktik baik dalam pengembangan program studi ilmu ekonomi. Melalui kolaborasi dan pertukaran pengalaman, kedua institusi berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan ekonomi yang relevan dengan kebutuhan akademik maupun dunia profesional.

(CRA)

Foto Liputan - Fakultas Bisnis dan Ekonomika UIIFakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Islam Indonesia (FBE UII) menyelenggarakan acara serah terima jabatan Dekan dan Wakil Dekan Periode 2026 – 2030 di Auditorium Ace Partadiredja pada Kamis (01/07). Kegiatan ini menandai berakhirnya masa kepemimpinan Prof. Johan Arifin, S.E., M.Si., Ph.D., beserta jajaran dekanat periode 2022 – 2026 sekaligus mengukuhkan Dr. Mahmudi, S.E., M.Si., dan para wakil dekan baru sebagai penerus estafet kepemimpinan fakultas.

Acara diawali dengan pembukaan singkat sebelum memasuki prosesi utama serah terima jabatan. Secara bergantian dilakukan penandatanganan naskah serah terima jabatan pada masing-masing posisi dekan dan wakil dekan sebagai simbol perpindahan amanah kepemimpinan dari periode 2022 – 2026 kepada periode 2026 – 2030. Prosesi tersebut menandai dimulainya masa tugas dekan dan wakil dekan baru dalam memimpin FBE UII.

Dalam sambutannya, Prof. Johan Arifin menegaskan bahwa pergantian pejabat di lingkungan FBE UII merupakan bagian dari siklus amanah yang wajar. Ia menggarisbawahi bahwa jabatan memiliki batas waktu, sedangkan pengabdian kepada institusi tidak berhenti ketika masa jabatan berakhir. “Jabatan itu amanah yang ada batas waktunya, tetapi pengabdian tidak pernah berhenti. Serah terima ini adalah bagian dari estafet kepemimpinan di Fakultas Bisnis dan Ekonomika,” ujar Prof. Johan.

Prof. Johan juga menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kerja kolektif seluruh sivitas akademika FBE UII selama masa kepemimpinannya. Berbagai capaian fakultas pada periode 2022 – 2026 ia pandang sebagai hasil sinergi dekanat, pengurus jurusan, program studi, dan seluruh warga fakultas. “Apa yang kita capai selama 2022 – 2026 adalah hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika, bukan kerja satu dua orang. Kalau ada kekurangan dan kesalahan, kami mohon dimaafkan, dan mari teruskan semua kebaikan yang sudah dirintis bersama,” tutur Prof. Johan.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Dekan FBE UII Periode 2026 – 2030, Dr. Mahmudi, S.E., M.Si. Dalam pidatonya, ia menyampaikan apresiasi atas fondasi kepemimpinan yang telah dibangun oleh Prof. Johan dan jajaran dekanat sebelumnya. Fondasi tersebut dinilainya memudahkan langkah dekanat baru dalam mengembangkan fakultas ke depan. “Fondasi yang dibangun Prof. Johan dan tim sudah sangat kokoh, sehingga kami lebih mudah melangkah. Tugas kami adalah meneruskan dan terus melakukan continuous improvement sejak hari ini sampai akhir masa amanah di 2030,” ujar Dr. Mahmudi.

Dr. Mahmudi menegaskan visi FBE UII untuk menjadi institusi yang maju dan unggul di tingkat nasional maupun internasional. Ia menyadari tantangan yang dihadapi fakultas semakin berat, baik dari sisi jumlah mahasiswa maupun persaingan dengan institusi lain. “Tantangan kita tidak ringan, dari jumlah mahasiswa sampai persaingan dengan institusi lain. Karena itu kita harus bekerja bersama agar FBE UII menjadi institusi yang maju dan unggul, bukan hanya di level nasional tetapi juga internasional,” papar Dr. Mahmudi.

Lebih jauh, Dr. Mahmudi mengajak seluruh sivitas akademika FBE UII untuk menguatkan etos kerja yang profesional, kompeten, dan dilandasi keikhlasan. Ia menekankan bahwa pekerjaan di lingkungan UII bukan sekadar rutinitas, tetapi bagian dari ibadah dan kontribusi untuk memajukan umat. “Mari kita bekerja dengan sungguh-sungguh, profesional, dan kompeten, lalu kita lengkapi dengan keikhlasan. Kita harus punya passion, supaya berangkat dari rumah ke kampus dengan semangat, karena di sini kita beribadah untuk memajukan UII,” jelasnya.

Menutup sambutannya, Dr. Mahmudi mengajak seluruh sivitas akademika FBE UII untuk bergotong royong dan saling menguatkan dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan. “Kalau sesuatu itu di-sengkuyung (bergotong royong) bareng-bareng, insya Allah yang berat akan terasa ringan, yang ruwet jadi lebih mudah dicarikan solusinya. Syaratnya, kita berangkat dengan ketulusan dan keikhlasan bersama,” ujarnya. Ajakan tersebut menegaskan bahwa kepemimpinan baru FBE UII akan dijalankan dengan semangat kebersamaan, pengabdian, dan profesionalisme.

Selain Dr. Mahmudi sebagai Dekan, UII juga melantik tiga wakil dekan. Arif Hartono, S.E., MHRM., Ph.D. ditunjuk menjadi Wakil Dekan Bidang Akademik, Riset, dan Rekognisi. Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Sumber Daya diamanatkan kepada Dr. Rokhedi Priyo Santoso, S.E., MIDEc. Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Keislaman, dan Kealumnian dijabat oleh Priyonggo Suseno, S.E., M.Sc., Ph.D.

(ANW)

Gowes FBE UII - Fakultas Bisnis dan Ekonomika UII

Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Islam Indonesia (FBE UII) kembali menyelenggarakan kegiatan GOWES FBE UII pada (20/06) dengan mengusung tema “Menjalin Ukhuwah, Memperluas Jejaring.” Kegiatan ini bertujuan untuk membangun budaya hidup sehat sekaligus mempererat hubungan antara sivitas akademika, alumni, dan masyarakat.

Sebanyak 300 lebih peserta turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Peserta yang hadir berasal dari berbagai kalangan, mulai dari sivitas akademika, alumni, hingga masyarakat umum. Tidak hanya orang dewasa, anak-anak dan remaja juga ikut serta dalam kegiatan tersebut sehingga suasana acara berlangsung meriah dan penuh keakraban.

Pengibaran flag off oleh Ketua Panitia, Arif Fajar Wibisono, S.E., M.Sc mengawali acara tersebut yang juga dihadiri oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah V, Prof. Setyabudi Indartono, serta Rektor UII, Prof. Dr. Ir. Hari Purnomo.

Para peserta menempuh rute sejauh kurang lebih 23 kilometer yang melintasi sejumlah situs bersejarah di Daerah Istimewa Yogyakarta, yaitu Candi Sambisari, Candi Sari, dan Candi Kedulan. Selain menjadi sarana olahraga, kegiatan ini juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengenal dan menikmati warisan budaya serta sejarah daerah.

Sebelum keberangkatan peserta, Prof. Johan menyampaikan sambutan dan harapannya terhadap kegiatan tersebut. “Kita berkumpul pada pagi hari ini untuk bergembira bersama, menjaga kesehatan, dan mempererat silaturahmi. Semoga kebersamaan ini terus terjaga dan memberikan manfaat bagi kita semua,” ujar Prof. Johan.

Setelah menyelesaikan rute GOWES FBE UII, para peserta menikmati makan siang prasmanan yang telah disediakan oleh panitia, dilanjutkan dengan sesi pengundian 144 doorprizes yang disambut dengan antusiasme tinggi hingga rangkaian acara berakhir. Sembari beristirahat, peserta juga dapat mengunjungi berbagai booth menarik di lokasi finish, termasuk booth FBE UII yang menyajikan beragam merchandise, aktivitas interaktif, dan informasi seputar PMB UII.

Sebelum memasuki acara inti berupa pembagian doorprize, panitia terlebih dahulu menghadirkan sambutan dari Rektor UII dan Wali Kota Pekalongan. Dalam sambutannya, kedua tokoh tersebut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya GOWES FBE UII yang tidak hanya mendorong gaya hidup sehat, tetapi juga mempererat silaturahmi dan memperluas jejaring antar peserta.

“Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan dengan lancar. Saya berharap kegiatan ini dapat terus dilanjutkan oleh Dekan FBE UII berikutnya. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi fakultas-fakultas lain,” harap Prof. Hari Purnomo.

“Mudah-mudahanlah perencanaan ke depan GOWES bisa sampai secara nasional dan yang pastinya bisa lebih ramai lagi. Mudah-mudahan sukses terus. Mudah-mudahan Bapak Ibu semuanya juga diberikan kesehatan. Mudah-mudahan bisa menjalankan amanah dan mudah-mudahan FBE UII ini semakin bermanfaat untuk masyarakat,” pungkas H. Achmad Afzan, Wali Kota Pekalongan.

GOWES FBE UII bukan sekadar bersepeda bersama, tetapi juga momentum untuk mempererat silaturahmi, menumbuhkan pola hidup sehat, dan membuka peluang jejaring baru yang bermanfaat.

(AFB)

Foto Liputan 1 2 - Fakultas Bisnis dan Ekonomika UII

Dalam rangka menyemarakkan Hari Raya Idul Adha 1447 H, Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Islam Indonesia (FBE UII) menyelenggarakan kegiatan Gebyar Idul Adha 1447 H bersama masyarakat Kelurahan Sidoharjo, Tepus, Kabupaten Gunungkidul pada tanggal (29/05) dan (30/05). Kegiatan ini menjadi wadah untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Acara diawali dengan kegiatan doa dan pengajian bersama yang berlangsung khidmat serta diikuti oleh masyarakat dengan penuh antusias. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, juga dilakukan penyerahan beasiswa pendidikan kepada adik-adik penerima manfaat yang diberikan oleh UNISIA YBW UII sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidikan masyarakat. Selain itu, acara turut diisi dengan sambutan dari perwakilan fakultas, Ketua RT/RW setempat, serta perwakilan masyarakat yang menyampaikan apresiasi dan harapan terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut. 

Setelah rangkaian kegiatan hari pertama berakhir, semangat kebersamaan dalam Gebyar Idul Adha 1447 H terus berlanjut. Memasuki hari Sabtu, 30 Mei 2026, masyarakat Kelurahan Sidoharjo kembali berkumpul untuk mengikuti agenda utama, yaitu prosesi penyembelihan hewan kurban dan distribusi daging kurban kepada warga yang berhak menerima.

Sebelum penyembelihan dimulai, acara diawali dengan sambutan dari Dekan Fakultas Bisnis dan Ekonomika (FBE) Universitas Islam Indonesia (UII), Prof. Johan Arifin, S.E., M.Si., Ph.D. 

“Terima kasih yang sudah membantu terlaksananya acara ini, baik dari UII maupun dari masyarakat di sini khususnya teman-teman dari Kelurahan Sidoarjo, Tepus, Gunung kidul dan semoga kerjasama antara FBE UII dan keluarga semua yang ada di sini semakin erat, semakin dekat lagi, dan akan banyak kegiatan lagi seperti KKN dan juga acara lain lagi yang terkait dengan bidang pengabdian masyarakat dan dakwah.” Ujar Prof. Johan dalam sambutannya.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua LAZIS YBW UII, Agus Budi Hariyadi S.S. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan laporan mengenai penghimpunan dan penyaluran hewan kurban dari keluarga besar FBE UII Tercatat sebanyak 2 ekor sapi, 11 ekor kambing, serta 40 paket sembako berhasil dihimpun dan disalurkan kepada masyarakat. Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari CIMB Niaga Syariah, yang turut berkontribusi dalam upaya menyebarkan manfaat dan keberkahan kepada masyarakat.

Dalam kegiatan ini, pembagian tugas dilakukan secara terstruktur demi efisiensi kerja. Mulai dari proses penyembelihan hewan kurban, pemotongan daging, penimbangan agar takaran merata, hingga tahap pendistribusian kepada masyarakat yang berhak menerima. Gotong royong ini menjadi bukti nyata kuatnya tali silaturahmi dan kepedulian sosial di lingkungan kita. 

 

(AFB)

Foto Liputan 8 - Fakultas Bisnis dan Ekonomika UII

Di dunia bisnis, teori tanpa praktik sering kali terasa abstrak. Untuk menjembatani hal tersebut, Program Studi Akuntansi Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Islam Indonesia (FBE UII) sukses menggelar Monsoonsim Internal Competition pada Jumat (2/10). Ajang ini hadir sebagai wadah eksperimen dan kompetisi bagi para mahasiswa dan mahasiswi untuk merasakan secara langsung sengitnya mengelola sebuah perusahaan enterprise secara real-time.

Monsoonsim sendiri merupakan platform simulasi bisnis (experiential learning platform) berbasis cloud yang menggabungkan berbagai modul enterprise seperti Akuntansi, Logistik, Penjualan, Pembelian, hingga Manajemen Sumber Daya Manusia (HR) ke dalam sebuah permainan interaktif (gamification). 

Dalam kompetisi internal ini, setiap tim peserta dituntut untuk menjalankan satu perusahaan virtual dalam ekosistem pasar yang kompetitif dan dinamis. Setiap detik yang berjalan di dalam game merepresentasikan satu hari operasional bisnis di dunia nyata. 

Monsoonsim Internal Competition tidak hanya menguji ketajaman logika bisnis dan ilmu akuntansi para mahasiswa, tetapi juga menguji mental ketahanan tim di bawah tekanan. Perubahan harga pasar yang dinamis, lonjakan permintaan tiba-tiba, serta persaingan ketat dari tim lawan memaksa setiap peserta untuk terus beradaptasi dan menyusun ulang strategi hingga garis akhir.

Melalui penyelenggaraan kompetisi ini, Prodi Akuntansi FBE UII menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan metode pembelajaran yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan industri digital. Lebih dari sekadar ajang unjuk gigi meraih kemenangan, kompetisi ini menjadi sarana pembuktian bahwa cara terbaik untuk memahami tata kelola bisnis adalah dengan menjalankannya langsung belajar dari keputusan, mengoptimalkan peluang, dan bertahan dari risiko kebangkrutan.

(AFB)

 

Foto Liputan - Fakultas Bisnis dan Ekonomika UII

Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Islam Indonesia (FBE UII) menghadirkan program pengembangan literasi keuangan melalui kegiatan Campus Visit IFG Progress 2025. Acara yang digelar pada Jumat (21/11) ini mengusung tema “Literasi Dasar dan Pengenalan Industri Asuransi dan Dana Pensiun.” Acara dilaksanakan di Aula Utara FBE UII dan diikuti oleh mahasiswa D4, S1, S2, S3, dosen, serta tenaga kependidikan.

Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber dari Indonesia Financial Group (IFG) Progress, yakni Ibrahim Kholilul Rohman selaku Plt. SEVP IFG Progress, serta Erin Glory Pavayosa dan Afif Narawangsa L sebagai Research Associate. Kolaborasi antara FBE UII dan IFG Progress bertujuan memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai peran strategis industri asuransi dan dana pensiun dalam perekonomian nasional.

Kegiatan diawali dengan sambutan Dekan FBE UII, Prof. Johan Arifin, S.E., M.Si., Ph.D., CfrA. Prof. Johan menegaskan, “Asuransi dan dana pensiun itu kan bukan hanya instrumen proteksi risiko, tetapi juga sebagai pilar penting dalam memperkuat ketahanan keuangan individu dan bangsa.” Prof. Johan juga menyampaikan apresiasi kepada IFG Progress, “Inilah kampus pertama, perguruan tinggi swasta pertama di Indonesia, yang dikunjungi oleh IFG Progress.”

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Erin Glory Pavayosa, yang menekankan peran IFG Progress. “Kehadiran kita di sini, kita merupakan holding BUMN yang bergerak di bidang asuransi, investasi, dan penjaminan. Maka, sudah menjadi kewajiban kita untuk memberikan literasi dan edukasi terkait asuransi dan dana pensiun.” Erin juga mengingatkan pentingnya memahami risiko, “Dalam aktivitas sehari-hari, kita tentu tidak terbebas dari berbagai risiko.”

Melalui Campus Visit IFG Progress 2025, FBE UII berharap dapat memperluas pemahaman civitas akademika mengenai perkembangan industri keuangan, khususnya asuransi dan dana pensiun. Kegiatan ini menjadi salah satu wujud komitmen fakultas dalam menghubungkan teori dengan praktik industri, sekaligus membuka peluang jaringan profesional bagi mahasiswa dan dosen.

(REJ/ADN)

WhatsApp Image 2025 11 10 at 09.27.58 098e0f56 - Fakultas Bisnis dan Ekonomika UII

Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Islam Indonesia (FBE UII) kembali mengadakan Business Festival for Z Generation (BizFez) pada (28/9) hingga (29/9), sebagai festival tahunan yang menjadi wadah inspirasi dan kolaborasi bagi mahasiswa yang memiliki usaha. Dengan mengusung tema besar “Light Up Your Journey” yang bertujuan untuk semangat mencapai masa depan cerah. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. BizFez kali ini tidak hanya melibatkan mahasiswa, tetapi siswa SMA/Sederajat juga turut diundang, dalam rangka memperkenalkan FBE UII dan berbagai program pendidikan yang ditawarkan melalui acara ini.

Memasuki puncak rangkaian acara, kemeriahan dilanjut dengan Business Fair (BizFair), yaitu kegiatan interaktif dengan mengadakan games seru dan menghadirkan tenant dari bisnis mahasiswa aktif FBE UII yang memiliki usaha untuk menampilkan kreativitas wirausaha dan mempromosikan produk usaha mahasiswa  yang sudah dimulai bersamaan dengan acara BizCraft hingga BizTalk. “Saat ini sangat penting bagi teman-teman mahasiswa maupun siswa untuk mengenal dunia bisnis sejak dini. Bisnis bukan hanya soal keuntungan, tapi juga membutuhkan kemampuan dan kepekaan yang baik,” ungkap Prof. Johan selaku Dekan FBE UII.

Pada selasa (28/9), BizFez berlanjut dengan mengadakan Business Craft (BizCraft) sebuah kegiatan workshop kreatif sebagai ruang bagi siswa dan mahasiswa untuk menyalurkan ide dan kreatifitas mereka dengan membuat gelang buatan sendiri. Dilanjutkan dengan sesi Business Talk (BizTalk) yaitu seminar interaktif bersama Farhan seorang education influencer dan pelaku bisnis di bidang edukasi untuk memberikan wawasan inspiratif melalui kisah perjalanan kuliah, passion, dan kreativitas dari narasumber di hari Rabu (29/9).  

Antusias pendaftar pada acara BizCraft mencapai 220 lebih peserta dan BizTalk sebanyak 270 lebih peserta, hal ini menunjukkan tingginya antusias para siswa/i sederajat dan mahasiswa FBE UII dan masyarakat umum atas rangakian acara BizFez 2025. 

Dalam sesi ini, Farhan sebagai narasumber berpesan agar mahasiswa tidak hanya fokus pada rutinitas “Kuliah-pulang kuliah-pulang” tetapi juga aktif mengembangkan diri melalui kegiatan luar akademik. Pesan lain yang juga menginspirasi adalah pentingnya kesadaran dalam menjalani hidup. “Kita tuh harus aware kalau hidup itu bukan kayak sungai, tapi kayak aliran yang sudah direncanakan. Tetaplah aware, kalau hidup itu cuma sekali, dan golden age itu ada rentangnya; ada beberapa hal yang tidak bisa kita ulangi nantinya,” ucap Farhan. 

BizFez 2025 berhasil menjadi ajang yang mempertemukan ide, inspirasi, dan semangat muda dalam mencapai masa depan yang cerah baik bagi mahasiswa aktif FBE UII maupun calon mahasiswa baru yang merupakan siswa SMA/Sederajat. Semoga acara ini terus menjadi ruang bagi lahirnya generasi kreatif dan inovatif yang membawa perubahan positif bagi peserta yang hadir.

(INA)