Buka Puasa FE UII 1Seseorang yang sakit tidak diperbolehkan untuk berpuasa karena akan memperparah sakitnya hanyalah mitos semata, karena pada kenyataanya puasa dapat menyehatkan tubuh manusia dan bahkan menyembuhkan penyakit, sehingga puasa justru disarankan untuk orang yang sakit. Demikian sedikit dari isi tausiyah dalam acara pengajian dan buka bersama keluarga besar Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia yang diadakan pada Rabu (16/7).

Bertempat di Hall Tengah Gedung Prof. Dr. Ace Partadiredja Kampus Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia, acara ini tidak hanya dihadiri oleh dosen dan karyawan yang masih aktif saja, tetapi juga dosen dan karyawan yang purna tugas. Acara berlangsung khidmat mulai pukul 16.00 WIB. dan dibuka dengan sambutan Dekan Fakultas Ekonomi, Dr. Dwipraptono Agus Harjito, M.Si. Menurut Agus Harjito, acara pengajian dan buka bersama ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi. “Bulan Ramadhan merupakan momen yang sangat tepat untuk mempererat tali silaturahmi antar manusia sebagai makhluk sosial, serta momen untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT. melalui pengajian untuk menjaga dan meningkatkan iman dan taqwa”, ungkapnya.

Selanjutnya, acara diisi dengan tausiyah oleh Ustadz dr. H. Agus Taufiqurrahman, M.Kes., Sp.S. Ustadz Agus yang juga berprofesi sebagai seorang dokter ini menjelaskan tentang hikmah puasa yang salah satunya adalah bahwa puasa dapat menyehatkan badan dan bahkan menyembuhkan penyakit. “Ketika seseorang berpuasa, maka mereka akan menahan amarah. Hasil penelitian membuktikan bahwa menahan amarah dapat menjaga kesehatan dan menghindarkan dari potensi penyakit jantung dan stroke. Hal ini dikarenakan ketika seseorang melampiaskan amarahnya, maka pembuluh darah akan mengalami ketegangan sehingga rentan untuk bocor atau pecah, dan jika bocornya di otak maka akan mengakibatkan stroke”, papar Ustadz Agus.

Dijelaskan pula bahwa saat marah, jantung manusia akan memompa darah lebih cepat, dan ketika pembuluh darah tegang dan tidak elastis, ditambah dengan pengendapan lemak ketika jantung mempompa darah lebih cepat maka akan berpotensi menyebabkan penyumbatan pembuluh darah. Jika hal tersebut terjadi di jantung maka akan menyebabkan penyakit jantung.

Selain itu, sehatnya badan ketika berpuasa adalah karena organ-organ di dalam tubuh yang bersitirahat selama puasa. “Setiap organ tubuh itu butuh beristirahat, kecuali otak, jantung dan paru-paru. Ketika sistem pencernaan bersitirahat selama puasa maka energinya akan terpusat pada pembersihan untuk mengeluarkan racun dalam tubuh, sehingga badan semakin sehat”, ungkapnya. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa selain menjadi momen untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT., bulan ramadhan juga memberikan nikmat berupa tubuh yang sehat.

Acara pengajian ditutup ketika adzan maghrib berkumandang dan dilanjutkan dengan buka puasa bersama. Diharapkan acara pengajian dan buka puasa bersama ini dapat  mempererat tali persaudaraan dan tali silaturahmi antar keluarga besar Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia.