PPE FE UIIBerdasarkan berbagai analisis, dalam rangka menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN, Indonesia masih relatif kurang persiapan apabila dibandingkan dengan negara-negara ASEAN lainnya, padahal kekuatan ekonomi nasional Indonesia mencapai 37% dari total kekuatan ekonomi negara-negara ASEAN-10. Tentu hal ini akan berdampak kurang baik bagi perekonomian, sehingga diperlukan adanya kebijakan pemerintah yang mampu mendorong optimisme masyarakat agar tercipta kekuatan ekonomi Indonesia yang solid.

Beberapa diskusi mengenai hal ini sudah banyak dilakukan, seperti halnya diskusi yang bertemakan “Evaluasi Akhir Tahun 2014 dan Prospek Ekonomi Indonesia Kedepan” yang diselenggarakan oleh Pusat Pengkajian Ekonomi (PPE) Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia (FE UII) bekerjasama dengan ISEI Yogyakarta pada hari ini (9/12) bertempat di Rumah Makan Padang Sederhana Jln Kaliurang Yogyakarta.

Tampak hadir sebagai pembicara yaitu Ketua APTISI Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec., Direktur Program Magister Ekonomika Pembangunan UGM Prof. Lincolin Arsyad, M.Sc. Ph.D., Kepala Pusat Penelitian Sosial UII Jaka Sriyana, M.Si, Ph.D, dan Dosen FE UII Dr. Eko Atmadji, M.Ec. Selain pembicara yang hadir, diskusi tersebut diikuti oleh Pengurus dan anggota ISEI Cabang Yogyakarta, Staf pengajar FE UII serta Wartawan Media Cetak dan Elektronik.

Disampaikan oleh Edi Suandi Hamid dalam materinya bahwa perekonomian Indonesia pada 2015 nanti tidak akan naik secara spektakuler, bisa disebabkan oleh berbagai macam faktor, salah satunya adalah karena situasi politik yang masih sangat belum stabil. Hal senada juga diungkapkan oleh Lincolin Arsyad, namun lebih mengerucut kearah kondisi ekonomi terkini di Yogyakarta.

Materi selanjutnya berkaitan dengan APBN dan Stabilisasi Ekonomi Tahun 2015 yang disampiakan oleh Jaka Sriyana, dan Eko Atmadji yang mendapat kesempatan membahas kemandirian energi di Indonesia. Perlu diketahui bahwa tujuan dari diskusi ini tidak lain adalah sebagai bentuk tanggung jawab sosial dari para ekonom untuk memberikan pencerahan isu-isu aktual dan sekaligus sosialisasi masyarakat ekonomi ASEAN tahun 2015 kepada masyarakat melalui media cetak dan elektronik.