KKNUniversitas Islam Indonesia (UII) selalu berupaya menyisipkan nilai-nilai keislaman dalam setiap proses pendidikannya. Salah satunya yakni kegiatan pembekalan keagamaan yang diberikan kepada mahasiswa sebelum mengikuti program kuliah kerja nyata (KKN). Program KKN merupakan kesempatan yang baik bagi mahasiswa untuk lebih dekat dengan masyarakat. Hal ini juga menjadi peluang untuk menyebarkan nilai-nilai kebaikan kepada masyarakat. Mahasiswa perlu memiliki pengetahuan yang baik tentang agama dan ilmu-ilmunya. Oleh karenanya, pembekalan ilmu agama lewat pesantrenisasi dinilai sangat tepat untuk mencapai hal itu.

Sebagaimana disampaikan oleh Rektor UII, Dr. Ir. Harsoyo, M.Sc ketika memberikan arahan dalam acara pesantrenisasi pra-KKN. Acara yang berlangsung di Hall Fakultas Ekonomi UII pada Sabtu (17/10) ini diikuti oleh ratusan mahasiswa UII yang akan mengikuti KKN Semester Ganjil tahun akademik 2015/2016.

Disampaikan oleh Rektor bahwasanya kewajiban untuk menyampaikan pesan-pesan kebaikan pada dasarnya menjadi tugas segenap sivitas akademika UII. “Sampaikan yang baik dan benar menjadi tugas kita bersama. Tidak hanya dosen namun juga para mahasiswa sekalian”, ungkapnya.

Menurut Rektor, nuansa kekeluargaan yang terbangun pada saat KKN adalah peluang yang tepat untuk mengajak penduduk sekitar dalam mengamalkan kebaikan. Meski demikian, Rektor juga berpesan agar mahasiswa mengedepankan akhlak terpuji dan tetap menghormati tradisi lokal dalam menjalin interaksi.

“Masyarakat kita sangat beragam dan masing-masing punya tradisi keagamaan yang berbeda sehingga ketika menyampaikan suatu hal kebaikan juga harus dilandasi ilmu dan akhlak yang baik”, pesannya. Terlebih sebagai mahasiswa UII yang telah dikenal berasal dari kampus Islam.

Terakhir, Rektor berpesan agar mahasiswa UII dapat mengikuti kegiatan pesantrenisasi dengan baik hingga acara usai. “Anggaplah sebagai refreshing karena saya yakin saudara telah banyak mendapat suntikan ilmu agama selama menjadi mahasiswa UII”, pungkas Rektor.