Perkembangan teknologi informasi dan kecenderungan perilaku pengguna internet dalam mengunggah data secara daring mendorong dunia bisnis dan ekonomi untuk memanfaatkan big data. Big Data adalah istilah yang menggambarkan kumpulan data dalam skala yang sangat besar dan tersedia secara kompleks. Banyaknya data yang dapat ditampung menjadikannya sulit untuk ditangani atau diproses apabila menggunakan manajemen basis data biasa atau aplikasi pemroses data manual. Big Data menjamin pemrosesan solusi data dengan varian baru maupun yang sudah ada untuk memberikan manfaat langsung bagi organisasi penggunanya.

Pemanfaatan big data secara optimal tentu harus didukung dengan kemampuan dalam menganalisis berbagai data yang tersedia. Untuk itulah, Program Studi Akuntansi Program Sarjana mengadakan Workshop Big Data guna membekali para dosen untuk menganalisis big data. Sebagai seorang akademisi, peningkatan kualitas pendidikan yang diajarkan diharapkan mampu selaras dengan perkembangan teknologi saat ini. Kemudahan dalam mengakses informasi menjadikan hadirnya berbagai peluang baik dalam dunia pendidikan hingga bisnis.

Menurut Ketua Program Studi Akuntansi Program Sarjana, Dr. Mahmudi, SE., M.Si., pembekalan kompetensi analisa big data bagi para dosen ini sangat dibutuhkan guna mendukung riset-riset di bidang ekonomi dan bisnis.

“Saat ini, banyak keputusan yang diambil oleh dunia industri dalam mengelola bisnis yang menggunakan hasil pengolahan big data”, terang Mahmudi. Kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh dosen-dosen Jurusan Akuntansi, tetapi juga dosen-dosen Jurusan Manajemen dan Ilmu Ekonomi.

Antusiasme para dosen yang menjadi peserta dalam kegiatan ini dapat tergambarkan dari ketepatan waktu dimulainya acara ini. “Kami mengundang pula dosen dari Jurusan Akuntansi dan Manajemen agar kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang lebih luas”, tambah Mahmudi.

Edi Winarko, M.Sc., Ph.D. yang merupakan pakar big data sekaligus pembicara dalam kegiatan ini menerangkan bahwa analisis big data dapat digunakan untuk banyak hal, terutama dalam merekomendasikan keputusan-keputusan penting dalam suatu fenomena.

“Analisis big data juga dapat digunakan untuk memprediksi suatu hasil dari fenomena yang terjadi, hal ini sangat penting guna mendukung keputusan-keputusan, termasuk dalam konteks bisnis dan ekonomi”, jelas Edi. Menurut Dosen Fakultas MIPA UGM tersebut, hasil analisis big data juga sangat bergantung dari kreativitas peneliti dalam merancang model analisis suatu data yang dimiliki.

Pemberian materi diawali dengan pengenalan aplikasi yang mampu menyediakan limpahan informasi yang lengkap. Penggunaan big data pada suatu kegiatan bisnis dapat dijadikan ancaman pula apabila tidak didorong dengan sistem pengendalian yang ketat. Oleh karena itu, para pengguna big data dituntut untuk memiliki pengetahuan analisis yang tinggi. Adanya kegiatan ini dapat meningkatkan kompetensi para dosen dalam menganalisis big data dalam fenomena bisnis dan ekonomi.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa, 1 Oktober 2019, di Mataram City International Convention Center, The Alana Hotel, Yogyakarta ini memberikan dampak yang signifikan karena diikuti workshop di sesi berikutnya. Workshop ini membuat para dosen mampu terjun langsung pada aplikasi yang telah disiapkan oleh pembicara serta mengakses data-data yang ingin diketahui. Selain itu, para dosen juga diajarkan untuk menginput informasi-informasi ke dalam data yang telah terintegrasi. Walaupun beberapa kali terjadi kendala dan kebingungan untuk beberapa dosen akan tetapi proses pembelajaran ini berjalan dengan baik hingga kegiatan ini selesai. (BZD/ADL)