Selasa (15/02), Program Studi Akuntansi Fakultas Bisnis dan Ekonomika, Universitas Islam Indonesia (FBE UII) menyelenggarakan “Pembekalan Akademik Mahasiswa 2021 dan Anugerah Prestasi Mahasiswa.” Acara ini dilangsungkan dalam rangka menerapkan kurikulum baru 2021 yang mengakomodasi konsep “Stratejik Kampus Merdeka, Merdeka Belajar.” Kegiatan tersebut diselenggarakan secara daring dan diikuti oleh seluruh mahasiswa Prodi Akuntansi FBE UII.

Letak perbedaan kurikulum 2021 dengan sebelumnya yaitu adanya tambahan beberapa mata kuliah baru dan syarat kelulusan baru. Selanjutnya, Prodi Akuntansi akan terus memberikandorongan dan motivasi sebagai bentuk pembinaan prestasi mahasiswa.

“Kami akan terus memberikan dukungan dan membantu para mahasiswa sekalian untuk menggali dan mengembangkan potensi diri, sehingga dapat menorehkan prestasi baik dalam tingkat nasional maupun internasional,” ucap Dr. Mahmudi., S.E., M.Si., AK., CMA., Ketua Program Studi Akuntansi FBE UII.

Berbagai capaian prestasi sudah ditorehkan oleh mahasiswa Prodi Akuntansi baik ditingkat nasional maupun internasional. Namun, hal ini masih sangat perlu ditingkatkan guna membentuk mahasiswa yang berkualitas dan menjembatani kariernya di masa depan. Sebagai bentuk dukungan terhadap mahasiswa, Prodi Akuntansi berupaya untuk memberikan anugerah kepada mahasiswanya yang telah menorehkan prestasi barunya. Hal ini juga bertujuan untuk mendorong mahasiswa lain dalam mengembangkan potensi dirinya.

Arif Fajar Wibisono, S.E., M.Sc. menambahkan bahwa di tingkat universitas upaya pengelolaan terhadap peningkatan capaian prestasi mahasiswa juga terus dilakukan. “Kami di Direktorat Pembinaan Kemahasiswaan selalu menggelorakan tagline bahwa Mahasiswa UII harus meraih prestasi, dan menciptakan inovasi, sekaligus menebar inspirasi” jelasnya.

Selain mencerminkan kualitas mahasiswa, prestasi juga bertujuan untuk diseminasi karya mahasiswa dan mendorong tingkat prestasi perguruan tinggi. Sehingga mahasiswa diharapkan mampu berkompetisi meningkatkan dan mengoptimalkan kualitas mahasiswa.

Lebih lanjut,Rifqi Muhammad, S.E., M.Sc., Ph.D., menyampaikan bahwa secara umum perubahan kurikulum baru yang dikelompokkan menjadi 3 jalur pilihan, yaitu jalur reguler (MK Wajib 129 SKS dan MK Pilihan 15 SKS), jalur magang (MK Wajib 144 SKS dan MK Magang 19 SKS) dan jalur kewirausahaan (MK Wajib 144 SKS dan MK Kewirausahaan 19 SKS).

Selain itu, terdapat perubahan profil lulusan dengan menggunakan tagline baru, yaitu I-Technopreneur Accountant yang diharapkan mampu menghasilkan lulusan akuntan pendidik, akuntan publik, akuntan perusahaan, akuntan sektor publik, akuntan pajak, dan wirausaha yang menjalankan tugasnya sesuai nilai keislaman dan adaptif dengan perkembangan teknologi informasi, sehingga dapat diterima pasar tenaga kerja di tingkat nasional dan global. (MSD/ERF).