,

Bergerak Bersama Komunitas Sebagai Upaya Pertahankan Bisnis Saat Ini

Brand di Indonesia tidak kalah bagus dengan brand luar, mindset anak-anak muda jaman sekarang harus sadar apabila produk asli yang diciptakan oleh masyarakat dan sudah tersebar luas merupakan produk yang kualitasnya tidak mengecewakan, salah satunya adalah Starcross Clothing. Entrepreneur Community mengadakan event tahunannya dikenal dengan Indonesian Business Carnival 2021 yang mengadakan acara Talkpreneur bertema “How To Attract People to Buy Local Product that Go National”. Talkpreneur ini diadakan pada hari Minggu (26/09) melalui platform youtube IBC UII dengan sesi pemaparan materi oleh Weimpy Adhari selaku CEO Starcross Clothing dan merupakan alumni Universitas Islam Indonesia angkatan 2001. Didampingi dua  moderator yaitu Muzzamil Putra dan Nabila Agsah selaku panitia dari IBC UII.

Weimpy Adhari berasal dari Yogyakarta yang sudah menetap selama 20 tahun. Saat ini Starcross memiliki 25 outlet dan omsetnya sekitar ratusan juta rupiah. Seperti yang dikatakan oleh Weimpy, “Starcross adalah brand clothing independent yang dimulai pada tahun 2004 yang pada saat itu saya sedang kuliah. Kemudian tanpa disadari bisnis ini dapat berkembang meskipun di masa itu adalah era bisnis atau entrepreneur yang masih sangat minim, karena belum adanya media digital untuk promosi”. Selain itu,  pada dasarnya ada rasa senang untuk memulai bisnis ini walaupun Weimpy berasal dari jurusan teknik. Dengan melakukan belajar otodidak mulai dari tentang desain untuk mengisi konten bisnisnya dan banyak hambatan yang harus dilalui, Weimpy tetap terus berusaha.

Weimpy menjelaskan betapa besarnya market atau pasar di Indonesia, “Cara mempertahankan brand local dapat diatasi dengan bergerak secara komunitas dengan mendukung musisi independent Yogyakarta seperti Endank Soekamti, Stars and Rabbit, dan lainnya  selama itu cocok dengan brand kami,” ujar Weimpy. Hal ini membuat luar negeri melirik Indonesia yang pasarnya besar dan menjadi target pasar mereka.

Menurut Weimpy, inovasi adalah hal terpenting dari proses bisnis. “Kualitas produk kita sampai hari ini kita terus mengembangkan sesuai dari permintaan pasar dan situasi saat itu,” ujar Weimpy. Beliau juga berpendapat bahwa produk lokal seharusnya merangkul beberapa brand lokal dan bukan hanya mengiklankan di sosial media, seperti Starcross pernah bekerjasama dengan Indomie.

Disamping itu, Weimpy juga memiliki beberapa bisnis, seperti steak Bellywise Jogja, Sinergi co-working, toko bunga, dan toko oleh-oleh khas Jogja. Untuk mengatur beberapa bisnis, Weimpy mempelajari terlebih dahulu sistem atau flow di dalam bisnis tersebut, namun tidak sampai ke teknis produksinya. Adapun kesulitan yang dialami Weimpy yaitu membagi waktu dan mengontrol beberapa bisnis yang dimilikinya. (SAR/PIO)