,

Peran UMKM dan Edukasi Wujudkan Ekosistem Halal Life Style 

Diskusi Halal Life style ini merupakan diskusi daring ketiga yang diselenggarakan oleh P3EI yang diadakan pada hari Jum’at (26/10) dengan mengundang dua pembicara yaitu Prof. Dr. M Suyanto, MM dan Dr. Hj. Marissa Grace Haque Fawzi, S.H, M.Hum. M.B.A., M.H, M.Si dan bapak Prof. Dr. M. Suyanto, M.M selaku Rektor Universitas Amikom yang dimoderatori oleh Ibu Istyakara Muslichah, SE., MBA.

Acara ini berbicara tentang pengembangan ekosistem syariah halal life syle. Halal life style tidak hanya ditujukan kepada orang mukmin saja, tetapi juga seluruh manusia. Cara yang dilakukan adalah dengan meningkatkan edukasi ekosistem yang humanis dan halal toyiban. Pada diskusi ini dimulai dengan berbicara tentang isu regulasi UMKM dan strategi UMKM untuk mencapai Halal Life Style oleh Prof. Dr. M Suyanto, MM dan Dr. Hj. Marissa Grace Haque Fawzi, S.H, M.Hum. M.B.A., M.H, M.Si.

Isu halal tidak hanya meliputi makanan atau minuman, tetapi juga mencakup kehidupan sehari-hari umat muslim. Peraturan tentang regulasi produk halal di indonesia diatur dalam PP No 39. Tahun 2021 yang mengatur tentang penyelenggaraan Jaminan Produk Halal (JPH) oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal dan pemisahan lokasi, tempat, dan alat Proses Produk Halal (PPH) yang wajib dipisahkan dari lokasi, tempat, dan alat proses tidak haIal. Berkaca dari negara tetangga seperti Malaysia, dimana halal tourism sudah menjadi Sebagian dari peraturan wajib yang dijalani. 

Bisnis Islami memiliki tiga proses dimulai dengan Iman menuju Allah, Rasul, dan berjihad di jalan Allah. Memulai gaya hidup/bisnis halal dengan strategi percepatan diawali dengan memiliki akhlak mulia, Begitu pula dengan mencari peluang pasar (niche) dengan menciptakan keunggulan. Dalam dunia digital, menjual konten seperti animasi dan gambar, dapat menghasilkan banyak keuntungan. “Sebagai pelaku usaha UKM khususnya yang islami, hendaknya berusaha tidak semata-mata mencari keuntungan, tetapi juga keuntungan yang mengandung berkah. Bisnis harus dianggap sebagai tindakan ibadah kepada Allah Swt.” Ucap Prof. Suyanto.

Dalam penutupnya, Ibu Marissa menyampaikan “Orang islam diseluruh dunia bisa bangkit apabila kita menggairahkan Industri serta ekonomi  halal dan syariah karena pasar kita ada disana”. Terakhir, Acara ini kemudian ditutup oleh ibu Istyakara mengatakan “Yang dinamakan halal life style adalah sebuah Obligation. Kita harus memiliki akhlak ini agar bisa membawa menjadi trend baik di nasional maupun internasional”. (AAR/SA)