1 1 - Fakultas Bisnis dan Ekonomika UIIimage3compress e1533361503939 - Fakultas Bisnis dan Ekonomika UII

Pusat Studi Corporate Governance Fakultas Ekonomi UII pada hari Rabu, 1 Agustus 2018 mengadakan Pelatihan Analisis Data SEM and Path Analysis. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari yaitu hari rabu dan kamis dan bertempat di Innside Hotel Yogyakarta. Dr. Zainal Mustafa EQ, MM yang menjadi pembicara pada pelatihan tersebut merupakan seorang yang ahli dalam bidang pemrosesan data. Kegiatan yang dihadiri oleh 20 peserta yang sebagian besar oleh para profesional, dosen dan mahasiswa ini diajarkan untuk menggunakan software SEM dan Path Analysis Data, kemudian dilanjutkan dengan praktek secara langsung.  Dr. Zainal Mustafa yang juga berperan sebagai mentor pada pelatihan ini memberikan konsep dasar dan gambaran sehingga para peserta mendapatkan output dalam bentuk hasil analisis data.

Kegiatan dimulai dengan pembukaan oleh pembawa acara, lalu dilanjutkan oleh sambutan ketua panitia yaitu Dr. Agus Abdurahman, MM. Ia menjelaskan bahwa banyak yang membutuhkan pelatihan ini, khususnya para praktisi dan kegiatan ini baru pertama kali diadakan oleh pusat studi ini sebagai  Program Pengembangan Usaha Produk Intelektual Kampus (PPUPIK) Fakultas Ekonomi UII. Hasil yang diharapkan adalah adanya sinergitas dan kolaborasi yang tepat antar internal kampus dengan pihak eksternal. Mulai dari pengembangan akademisi universitas dengan adanya literasi digital culture sehingga mampu mengukur keseimbangan antar kuantitas dan kualitas akademisi. Selain itu, digital marketing juga menjadi tujuan dari institusi yang bersangkutan dengan mengadopsi standar-standar Deloitte yang merupakan salah satu dari empat perusahaan audit terbesar di Indonesia. Pak Agus juga mengungkapkan bahwa muara dari digital marketing ini akan menghasilkan para profesional, enterpreneur, freelancer dan pembisnis online.

Setelah acara pembukaan, para peserta menyiapkan masing-masing laptop yang akan diinstal oleh software Search Engine Marketing (SEM) dan  AMOS yang merupakan aplikasi untuk mendukung praktek dalam kegiatan ini. Setelah itu, Bapak Zainal Mustafa memulai penjelasannya dengan pengenalan SEM dan Path. “Olah data adalah hal yang terpenting dalam riset.” kalimat yang memulai pengenalan materi pagi itu. Seluruh perhatian peserta sontak mengarah pada sang pembicara yang berada di depan, penjelasan didukung dengan power point yang disiapkan oleh  pemateri dan masing-masing peserta juga diberikan modul. Dengan banyaknya fasilitas yang diberikan pihak penyelenggara tentu mengharapkan peserta mampu memahami pokok pembahasan dan mampu menginterprestasikan data. Proses interpretasi tersebut tentu didukung dengan analisis yang kritis.

Beberapa pokok bahasan yang di ajarkan pada pelatihan tersebut adalah cara mengukur konsep, persamaan struktural multi variant, tips pembuatan kuesioner, tendensi sistem, dan masih banyak lagi. Diskusi dilakukan lebih santai sehingga peserta lebih aktif dan atraktif jika ada sesuatu yang belum dipahami langsung bertanya pada mentor atau saling mengajari antar sesama peserta. Dalam pelaksanaannya, masih banyak peserta yang terkendala akibat kurang memahami penggunaan aplikasi yang telah diinstal, tapi segera diberi pelatihan privat oleh pihak panitia. Kegiatan hari pertama dan kedua diselingi dengan kudapan dan makan siang. Setelah istirahat makan siang kegiatan kembali dilanjutkan dengan pemberian arahan oleh mentor agar para peserta membuat bagan yang terdapat di modul.

Diakhir kegiatan hari pertama  mentor memberi arahan bahwa peserta sering berlatih dan membaca modul lebih dulu, untuk mempermudah pemahaman materi di hari berikutnya. Kegiatan dilanjutkan hari kamis, tanggal 2 agustus 2018 di tempat yang sama dengan pokok bahasan Path Analysis. SEM dan Path Analysis merupakan proses analisis yang dibutuhkan baik dalam proses auditing maupun proses penelitian lainnya. Hasil dari pelatihan ini diharapkan para peserta mampu menginterpretasikan hasil analisis data lebih objektif dan realistis sesuai fakta-fakta pada proses penelitian

Workshop implementasi - Fakultas Bisnis dan Ekonomika UII

Perkembangan teknologi dan informasi yang pesat menuntut mahasiswa mampu beradaptasi dengan perubahan dengan cepat sesuai dengan karakteristik mahasiswa pada era Milenial ini. Pada hari Kamis, 26 Juli 2018, Program Studi Ilmu Ekonomi Universitas Islam Indonesia (IE UII) menyelenggarakan workshop yang berjudul “Workshop Implementasi Student Center Learning (SCL) yang Berbasis pada Rencana Pembelajaran Semester”. Workshop ini dihadiri oleh Dosen Program Studi Ilmu Ekonomi di ruang siding RSI/I. Tujuan diadakannya acara ini adalah untuk menyamakan standarisasi proses pembelajaran berdasarkan Kerangka Kualifikasi Negara Indonesia (KKNI). Acara dimulai dan diawali dengan sambutan Dekan Fakultas Ekonomi UII Bapak Dr. Jaka Sriyana, S.E., M.Si. Beliau memaparkan bahwa harapannya melalui acara ini adalah para Dosen dapat saling bertukar ilmu dan mengimplementasikan sistem SCL pada saat proses pembelajaran. Sistem SCL ini sendiri merupakan sebuah sistem yang dirancang agar dapat membuat mahasiswa aktif dalam merekonstruksikan sikap pengetahuan dan keterampilan seperti yang dirumuskan dalam capaian pembelajaran. Acara ini terbagi menjadi dua sesi dengan dua pembicara yaitu Bapak Agung Nugroho Adi S.T., M.T selaku Kepala Bidang Pengembangan dan Pengkajian Standar Mutu Akademik (PPSMA) di Badan Pengembangan Akademik UII serta Ibu Dra Trias Setiawati M.Si selaku Dosen Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi UII. Bapak Agung Nugroho Adi S.T., M.T memberikan pesan agar para dosen mampu mengarahkan, dan memberikan saran terhadap mahasiswa sebagai fasilitator pembelajaran. Hal ini dikarenakan pada zaman sekarang mahasiswa perlu dibekali dengan pengarahan mengenai penyaringan informasi yang berasal dari internet. Mahasiswa zaman sekarang cenderung tidak mengolah dan menyeleksi informasi baik berupa tugas kuliah maupun informasi umum yang beredar di internet, mahasiswa lebih sering untuk meng-copy dan paste informasi yang ada tanpa diubah ataupun dibaca terlebih dahulu. Akibatnya, mahasiswa cenderung untuk mendapatkan jawaban dari tugas dari intenet dari pada sumber literatur buku. Dosen juga diharapkan dapat mengarahkan mahasiswa agar mengerjakan tugas yang bersifat hitungan dengan bantuan computer atau terkomputerisasi agar mahasiswa terbiasa dengan era perkembangan zaman yang kebanyakan dilakukan dengan media digital ini.

Pada workshop ini juga berdiskusi tentang penyusunan RPS (Rencana Pembelajaran Semester) beserta dengan implementasinya, menurut Bapak Agung Nugroho RPS bukanlah sistem tetapi merupakan dokumentasi dan SCL merupakan sistem nya. Manfaat dari RPS bagi para dosen antara lain adalah RPS bisa digunakan untuk belajar merumuskan rencana dalam bentuk tulisan,RPS bisa diberikan komentar dan diberikan saran dan RPS juga bisa menjadi pegangan untuk evaluasi. Selain itu, Beliau menganalogikan bahwa cara berfikir mahasiswa seperti Google Maps dan peta manual. Orang yang menggunakan Google Maps mungkin akan lebih cepat dan mudah dalam menemukan suatu jalan atau tujuan, tetapi ingatan seseorang yang menggunakan Goggle Maps tidak terlatih untuk mengingat dan menghafal jalan tujuan tersebut. Berbeda halnya dengan seseorang yang menggunakan peta manual, mereka sudah terlatih untuk mengingat dan berfikir.

Jadi pada saat ini kemampuan dari para mahasiswa tidak hanya diukur dari yang sifatnya berwujud tetapi juga bisa diukur dari yang bersifat tidak berwujud,seperti softskill dsb.

Lain halnya dengan pemaparan oleh Ibu Trias Setiawati, yang telah mengabdi pada UII selama hampir 30 tahun, beliau mengatakan bahwa mahasiswa dibuat sebagai knowledge worker. Dan yang terpenting adalah kedekatan antara dosen dan mahasiswa harus terbangun selama satu semester bersama. Dengan adanya chemistry antara dosen dan mahasiswa maka proses belajar mengajar akan lebih optimal dan lebih baik.

Workshop ini ditutup dengan sesi tanya jawab dan foto bersama dengan para pembicara dan peserta.

Napak Tilas3 - Fakultas Bisnis dan Ekonomika UII

Dalam rangka acara milad Program Studi Ilmu Ekonomi, Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Ekonomi (HMJIE) menyelenggarakan acara yang diberi judul Napak Tilas dengan tema Miss My Family yang diselenggarakan pada hari Senin, 23 Juli 2018 yang dilaksanakan di lapangan Sorak Fakultas Ekonomi UII pada pukul 20.00 WIB – 22.00 WIB.

Acara Napak Tilas diawali dengan sambutan oleh Ahmad Ghasi S. Amala yang merupakan ketua OC Napak Tilas 2018 dan sambutan yang kedua diberikan oleh Muh Adnan Pratama yang merupakan ketua HMJIE Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia. Acara tersebut dibawa dengan meriah oleh kedua pembawa acara yaitu Ulfah dan Roni yang merupakan mahasiswa dan mahasiswi aktif dari jurusan Ilmu Ekonomi. Acara Napak Tilas dihadiri oleh banyaknya tamu undangan yang merupakan perwakilan dari mahasiswa dan himpunan-himpunan yang ada di Fakultas Ekonomi, Universitas Islam Indonesia.

Acara Napak Tilas bukan hanya acara Inaugurasi semata, mereka juga mengusung acara bakti sosial untuk masyarakat sekitar dan masyarakat luas. Acara bakti sosial itu terdiri dari acara donor darah yang kemarin diselenggarakan pada tanggal 06 Juli 2018 yang berlokasi di Ruang Sidang Fakultas Ekonomi UII yang dimulai pada pukul 09.00 acara tersebut bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI). Donor darah tersebut dibuka untuk seluruh mahasiswa dan civitas akademika FE UII dan terbuka untuk umum dengan syarat-syarat yang berlaku untuk melakukan donor darah. Diadakannya bakti sosial oleh HMJIE dalam rangka mendekatkan diri kepada masyarakat, untuk hasil dari acara bakti sosial tersebut hasilnya akan diserahkan kepada ACT (Aksi Cepat Tanggap)

Setelah sambutan meriah yang di sampaikan oleh ketua OC Napak Tilas dan ketua HMJIE acara selanjutnya adalah penyerahan sumbangan dana kepada Charity Event for ACT ( Aksi Cepat Tanggap). Penyerahan tersebut dilakukan oleh Divisi Sosial HMJIE dan Ketua OC Napak Tilas 2018. Acara selanjutnya adalah acara hiburan dengan penampilan-penampilan dari perwakilan setiap angkatan, penampilan pertama dari angkatan 2017, penampilan kedua dari angkatan 2016, penampilan ketiga dari angkatan 2015 penampilan mereka sangat meriah dengan membawakan musik akustik dan lagu-lagu yang sedang terkenal pada saat ini. Tidak kalah seru lagi penampilan terakhir dari perwakilan angkatan 2014 yang menampilkan penampilan yang berbeda yaitu stand up comedy. Menurut Reza angkatan 2015 acara Napak Tilas kali ini asik dan sederhana tapi suasana kekeluargaannya sangat tercipta.

Setelah acara hiburan, acara selanjutnya adalah Ice Breaking yaitu kesan pesan tentang Ilmu Ekonomi, penyampaian kesan pesan diberikan oleh Riri dan Rico sebagai perwakilan dari Ikatan Alumni, mereka berdua menyampaikan bahwa harus tetap menjaga suasana kekeluargaan ini.

Pada pukul 21.10 merupakan acara Closing Ceremony yang dilakukan dengan cara potong tumpeng dan sambutan terakhir yang diberikan dari HMJIE dan Ikatan Alumni. Setelah pemotongan tumpeng seluruh tamu yang menghadiri undangan tersebut akan bersama-sama menonton After Movie sebagai tanda selesainya acara pada malam tersebut.

Acara Napak Tilas tersebut sangat meriah dengan euforia para tamu yang membahagiakan serta dekorasi yang keren dengan dekorasi yang mengusung tema Retro & Vintage Show. Harapan dari ketua OC Napak Tilas 2018  untuk prodi Ilmu Ekonomi yaitu selalu menjadi yang terbaik, makin kompak, dan makin solid. Harapan dari diselenggarakan acara tersebut adalah untuk menjalin tali silahturahmi sekaligus mempererat hubungan tiga pilar antara mahasiswa, dosen dan alumni.

image1 - Fakultas Bisnis dan Ekonomika UII

 

Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia (UII) mengadakan diskusi bisakah penyandang disabilitas masuk FE UII yang dilakukan pada hari Jum’at 13 Juli 2018. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Sidang Dekanat Gedung Prof. Ace Partadiredja FE UII yang dimulai dari pukul 12.30 hingga pukul 15.30 dan dihadiri oleh Wakil Dekan serta dosen Fakultas Ekonomi  UII.

Acara diskusi diawali dengan sambutan oleh Arif Rahman, S.E., M.Com., Ph.D  sebagai Wakil Dekan Fakultas Ekonomi UII. Diskusi tersebut menghadirkan dua pembicara, sesi pertama  oleh Suryatingsih Budi Lestari., SH yang menjabat sebagai Direktur LSM CIQAL (Center for Improving Qualified Activities in Life of People with Disabilities)  dengan topik Permasalahan bagi Penyandang Disabilitas di Perguruan Tinggi dan Solusinya. Serta pembicara kedua Kariyam.,S.Si., M.Si sebagai Kepala BPM UII dengan topik Implementasi Mercy Of God bagi Mahasiswa Penyandang Disabilitas.

Acara ini sangat penting dan perlu untuk merevisi kebijakan-kebijakan Fakultas Ekonomi UII di masa depan serta dikhususkan untuk pendidikan bagi mahasiswa yang berkebutuhan khusus. Dalam acara ini disampaikan penyandang disabilitas memiliki hak yang sama dengan non-disabilitas serta masyarakat harus bisa menyesuaikan dengan lingkungannya dan juga penyandang disabilitas dapat berpartisipasi di dalam kegiatan masyarakat. Pada sesi pertama diisi oleh Suryatingsih Budi Lestari., SH merupakan alumni dari Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia angkatan 1985, beliau menyampaikan hambatan yang terjadi oleh penyandang disabilitas ketika terjun di masyarakat luar adalah kurangnya pemahaman masyarakat tentang penyandang disabilitas. Harapan beliau ingin fasilitas yang ada di tempat umum disesuaikan dengan penyandang disabilitas agar memudahkan penyandang disabilitas. Beliau memaparkan aspek-aspek yang harus diperhatikan untuk penyandang disabilitas meliputi bagaimana pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas, memberikan dan menjadikan lingkungan yang sensitif dan fleksibel yang dapat membuat penyandang disabilitas beradaptasi dengan masyarakat luar serta mengubah stigma negatif terhadap penyandang disabilitas.

Diskriminasi yang terjadi di perguruan tinggi dengan kurangnya informasi yang cukup tentang pengetahuan isu-isu penyandang disabilitas sehingga membuat penyandang disabilitas tidak dapat mengakses hak pendidikan di perguruan tinggi serta adanya syarat mahasiswa tidak memiliki cacat tubuh, tidak adanya sarana dan prasana bagi penyandang disabilitas, dan tidak adanya peraturan tertulis untuk perlindungan penyandang disabilitas. Hal ini membuat penyandang disabilitas tidak produktif dan tidak dapat mengambil hak pendidikannya yang sudah ada. Adanya model pendidikan segregatif yang memisahkan penyandang disabilitas dengan non disabilitas. Oleh karena itu, model pendidikan inklusif yang dilaksanakan melalui sekolah inklusif , PT Inklusif dimana menepatkan penyandang disabilitas dan non disabilitas pada satu tempat yang sama tidak membeda-bedakan.

Sesi kedua diisi oleh Kariyam.,S.Si., M.Si sebagai Kepala BPM UII dengan topik Implementasi Mercy Of God bagi Mahasiswa Penyandang Disabilitas. Universitas Islam Indonesia sudah membuat kebijakan fasilitas dan implementasi untuk penyandang disabilitas. Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia sudah memfasilitasi sarana dan prasarana untuk mahasiswa penyandang disabilitas.

Mahasiswa penyandang disabilitas dapat bersaing dan berpartisipasi dengan mahasiswa non disabilias di dunia perguruan tinggi.

Setelah diskusi selesai moderator memberikan kesempatan pada audiance untuk menyampaikan tanggapan dan pertanyaan terkait dengan pemaparan diskusi. Dilanjutkan dengan penyerahan bantuan pembangunan dari Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia kepada CIQAL (Center for Improving Qualified Activities in Life of People with Disabilities) kemudian pemberian kenang-kenangan kepada pembicara.

image3 1 - Fakultas Bisnis dan Ekonomika UII

Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia (FE UII) kembali menorehkan prestasi pada kompetisi 10th ERPsim International Competition. Walaupun tidak memiliki  latar belakang dalam bidang Information Technology (IT) seperti Universitas lainnya, Tim Zhafran Ashin berhasil meraih posisi ketiga. Tim Zhafran Afshin yang beranggotakan 4 orang dengan diketuai oleh Akmal Abdi yang beranggotakan Muhammad Fadhly Rizky Octavio, Muhammad Nur Hidayatsyah, dan Farida Nailil Muna terbentuk dengan memakan waktu yang cukup panjang karena awalnya tim ini beranggotakan lima orang, namun ada beberapa anggota yang harus digantikan sebab terdapat anggota yang tidak memungkinkan untuk lanjut lagi dengan alasan pribadi dan akhirnya digantikan oleh orang lain, setelah terpilihnya anggota baru kemudian mereka mendapatkan pelatihan dengan didampingi oleh anggota yang lama.

Negara – negara yang ikut serta dalam 5th Annual ERPsim Asian Pasific Japan Cup 2018 yaitu Indonesia, Australia, India, Thailand, dan Hongkong. Dalam Asian Pasific Japan Cup 2018 tim Zhafran Afshin dan tim Brave yang mewakili UII berhasil mendapatkan juara 1 dan 2, namun karena persyaratan yang ada maka dalam satu Universitas hanya boleh diwakili oleh satu tim untuk lanjut dalam kompetisi 10th ERPsim International Competition. Maka dari itu dipilih tim Zhafran Afshin untuk bersaing dengan tim dari Melbourne University yang mendapatkan peringkat 4 karena tim dari India yang mendapatkan peringkat 3 tidak mendaftarkan diri pada kompetisi selanjutnya.

 Setelah memenangkan juara 1 pada kompetisi tim Zhafran Afshin mengikuti kompetisi yang diselenggarakan oleh HEC Montreal. Terdapat 8 tim dari 7 negara yang mengikuti kompetisi yaitu Sichuan Technology and Business University, Central Michigan University, UII, Nanjing Audit University, University of Melbourne, University of Arkansas, Missouri University of Science and Technology, dan University of Cincinnati. Karena tahun lalu dalam kompetisi tersebut UII meraih juara 1 maka target untuk kompetisi tahun ini juga diharap mendapatkan juara satu dunia. Usaha – usaha yang dilakukan untuk mencapai target tersebut adalah dengan mengkaji strategi yang tepat untuk melawan tim yang lain. Namun tidak hanya terpaku dengan strategi yang dibuat, tim Zhafran Afshin juga melihat situasi lawan dalam latihan yang dilakukan. Dalam latihan pertama dan kedua, tim Zhafran Afshin dapat mengimbangi namun pada latihan ketiga kinerja tim mulai menurun dan tereliminasi, hal ini justru dijadikan dorongan bagi tim Zhafran Afshin untuk bangkit dan mengevaluasi kesalahan sebelumnya.

Tahap permainan pada HEC Montreal  terdapat tiga ronde, dalam setiap ronde dua tim akan tereliminasi. Pada ronde pertama tim yang tereliminasi berasal dari Amerika lalu saat ronde kedua, dua tim kembali tereleminasi dan tersisa empat tim yang masuk di ronde ketiga. Namun ternyata tiga tim memiliki strategi yang sama dan pemilihan produk yang hampir sama. Dalam kompetisi tersebut juara satu ditempati oleh Sichuan Technology Business University yang berasal dari Cina kemudian juara kedua ditempati oleh Central Michigan University yang berasal dari Amerika Serikat, Universitas Islam Indonesia menempati posisi ketiga , dan posisi keempat berasal dari Nanjing Audit University China.

“Alhamdulillah sih kita masih diberikan kesempatan, kita sebenernya gak nyangka bisa sampai sini, bisa berprestasi buat UII.”

Ucap Muhammad Fadhly Rizky Octavio yang merupakan salah satu anggota tim. Banyak sekali yang bisa diambil selama persiapan untuk mengikuti kompetisi tersebut yaitu mengurangi ego diri sendiri, membagi waktu selama kuliah, dan hal lainnya. Selain itu menurut mereka doa orang tua merupakan faktor utama dalam keberhasilan mereka

DONDAR 9r 6 - Fakultas Bisnis dan Ekonomika UII

Management Annual Inaugural Festival atau yang lebih dikenal dengan MANIFEST merupakan acara tahunan dari Management Community, Fakultas Ekonomi, Universitas Islam Indonesia. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kegiatan MANIFEST kali ini berkolaborasi  dengan berbagai pihak seperti Loka Creativa, Seribu Guru, serta Ambarukmo Plaza. MANIFEST 2018 diketuai oleh Abimas Widy, yang merupakan mahasiswa menejemen Fakultas Ekonomi UII, angkatan 2015. Dengan keseluruhan panitia, berasal dari mahasiswa manajemen angkatan 2015-2017 sebanyak 88 orang.

Pada tanggal 1 Juli 2018, MANIFEST berkolaborasi dengan Ambarukmo Plaza mengadakan kegiatan donor darah serta live accoustic yang diperuntukkan untuk umum. Kegiatan tersebut berlangsung sejak pukul 10.30-21.00 WIB dan berlokasi di Hall B, lantai 2, Ambarukmo Plaza, Yogyakarta. Kegiatan donor darah ini didasari oleh fakta yang menyebutkan bahwa Indonesia masih kekurangan pendonor. Dari 5,1 juta kebutuhan kantung darah, Indonesia hanya bisa menyediakan 4,1 juta kantung darah setiap tahunnya. Artinya, Indonesia masih kekurangan 1 juta kantung darah. Dengan tagar “We All Bleed The Same Colour” dan “Humanial Project”, diharapkan dapat menggerakkan empati serta antusiasme berbagai kalangan, baik muda maupun tua untuk turut berbagi kebahagiaan serta membantu menyelamatkan hidup orang lain dengan mendonorkan darahnya. Tagar “We All Bleed The Same Colour” membuktikan bahwa darah tiap manusia itu berwarna sama, berfungsi sama dan berhak diberikan bagi siapapun yang membutuhkannya. Tidak hanya untuk orang-orang tertentu, namun juga bagi mereka yang tidak berdaya.

Acara donor darah tersebut memiliki banyak manfaat, baik untuk pihak internal khususnya panitia dan warga UII, maupun masyarakat umum. Bagi pihak internal, acara ini merupakan perwujudan rasa syukur peringatan hari lahirnya Management Community dengan menjembatani pihak pendonor dengan pihak yang membutuhkan. Selain itu, kegiatan ini juga dapat membantu Palang Merah Indonesia (PMI) dalam upaya mencukupi kebutuhan kantung darah Indonesia setiap tahunnya. Acara ini mendapat apresiasi yang cukup baik dari berbagai pihak, terlihat dari antusiasme pendonor yang telah mencapai lebih dari 200 orang. Pendonor tidak hanya berasal dari lingkungan UII saja, namun banyak pula pengunjung dari Ambarukmo Plaza yang ikut serta berpartisipasi mendonorkan darahnya serta Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang turut hadir memenuhi undangan pihak MANIFEST. Menurut panitia, banyak pendonor yang pada awalnya merasa takut untuk mendonorkan darahnya. Namun, dengan tekad yang kuat serta rasa kemanusiaan yang tinggi, mereka berhasil mendonorkan darahnya serta merasa senang karena dapat turut serta berkontribusi dalam upaya membantu mereka yang membutuhkan bantuan darah.

Bagi pengunjung yang belum bisa mendonorkan darahnya karena tidak memenuhi syarat-syarat yang ada, mereka dapat menikmati live accoustic yang dibawakan oleh mahasiswa Fakultas Ekonomi UII beserta mahasiswa perguruan tinggi lain. Untuk lebih memeriahkan acara tersebut, MANIFEST menghadirkan Guest Star yang populer dikalangan anak muda, yaitu Gilbert Pohan yang tampil pada pukul 18.00-21.00 WIB di lokasi yang sama. Gilbert Pohan merupakan penyanyi soundtrack Film Filosofi Kopi Tahun 2015. Live accoustic ini juga diharapkan dapat menarik minat pengunjung untuk ikut berpartisipasi meramaikan acara donor darah MANIFEST.

Tidak dipungkiri, banyak kendala yang telah dihadapi oleh panitia, baik kendala internal maupun eksternal. Namun, kendala tersebut tidak menyurutkan semangat panitia dalam mengerjakan tugasnya kerena semua berpegang pada tujuan utama, yaitu kesuksesan acara MANIFEST. Hal ini terbukti dengan telah terlaksananya beberapa kegiatan MANIFEST dengan cukup baik. Rangkaian acara MANIFEST, akan ditutup dengan malam puncak apresiasi seni, yaitu Lokaswara Humanial Project yang dilaksanakan tanggal 7 September 2018. Pihak MANIFEST berharap, seluruh rangkaian kegiatan tersebut dapat berjalan dengan baik dan dapat memberikan banyak manfaat bagi semua pihak yang terlibat baik secara langsung maupun tidak langsung.

image4 1 - Fakultas Bisnis dan Ekonomika UII

Hari ini, Senin (2/7) menjadi hari bersejarah bagi Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia (FE UII) yang baru saja melantik dekan baru, Dr. Jaka Sriyana,  SE., M.Si, menggantikan Dr. Drs. Dwipraptono Agus Harjito, M.Si yang telah menjabat sebagai dekan selama empat tahun. Acara “Serah Terima Jabatan  Dekan dan Wakil Dekan FE UII Peride 2018-2022” ini dihadiri oleh Ketua Senat, Wakil Rektor, Pimpinan Pascasarjana  UII, Direktur Diploma UII,  Ketua  Prodi dan Sekretaris Prodi di FE UII, perwakilan Lembaga Eksekutif Mahasiswa serta perwakilan dari Dewan Perwakilan Mahasiswa. Acara ini merupakan serangkaian acara Pelantikan dan pengucapan sumpah oleh Rektor yang telah dilaksanakan pagi tadi. Acara yang bertempat di Ruang P 1/2 Fakultas Ekonomi UII ini dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Quran pada pukul 12.45  WIB oleh Hidayatul Rahman, S.E, M.M.

Memasuki inti acara ditandai dengan pembacaan naskah serah terima jabatan yang berisi tentang penyerahan jabatan, tugas, wewenang dan tanggung jawab sebagai dekan atau wakil dekan FE UII oleh Dr. Drs. Dwipraotono Agus Harjito, M.Si dan Suharto, S.E., M.Si kepada  Jaka Sriyana, S.E., M,Si., Ph.D, sebagai Dekan Terpilih, Arif Rahman, S.E., M.Com., Ph.D sebagai Wakil Dekan Bidang Sumberdaya Terpilih dan Dra. Siti Nursyamsiah M.M sebagai Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Keagamaan dan Alumni Terpilih.  Acara tersebut langsung dilanjutkan Penandatangannan Naskah Serah Terima tersebut.

Dalam penyampaian kesannya, Dwipraotono Agus Harjito mengucapkan terimakasih kepada seluruh elemen FE UII atas kerjasama selama empat tahun dengan sangat luar biasa. Selain itu Beliau juga meminta maaf atas segala sekurangan dan berharap di periode mendatang Dekan dan Wakil dekan baru dapat bekerja dengan lebih baik lagi. Tak lupa, Beliau juga berpesan untuk selalu bersyukur dengan apa yang telah kita terima, bekerja dengan ikhlas agar barokah dan selalu beristiqomah dalam menjalankan tugas di FE UII. Suharto selaku Wakil dekan periode 2014-2018 juga memberikan ucapan selamat untuk Dekan dan Wakil Dekan yang baru.

Dilanjutkan dengan sambutan oleh Jaka Sriyana, dalam pembukaannya beliau mengaku tidak mencalonkan diri, namun karena amanah yang telah diberikan, beliau akan menjalankan amanah dengan dengan sebaik-baiknya. Beliau juga mengapresiasi kinerja Dekan dan Wakil Dekan periode sebelumnya yang telah berusaha dalam pembangunan berbagai infrastruktur, fasilitas dan juga system pembelajaran yang baik. Selanjutnya, permohonan doa dan dukungan ditujukan kepada segenap elemen FE UII untuk bekerjasama demi keberhasilan dan kemajuan FE UII kedepannya.

Acara dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Mohammad Bekti Hendrie Anto, S.E, M,Sc dan ditutup dengan berjabat tangan dengan Dekan dan Wakil Dekan baru.

image4 min - Fakultas Bisnis dan Ekonomika UII

Hari ini, Minggu (1/7) Euphoria Hari raya Idul Fitri 1439 H masih terasa bagi Umat Muslim di dunia khususnya di Indonesia. Tidak sedikit dari mereka merayakan hari kemenangan tersebut dengan gegap gempita karena berhasil melaksanakan kewajiban ibadah puasa di Bulan Ramadhan.  Salah satu tradisi khas muslim Nusantara dalam memeriahkan Idul Fitri adalah acara  Syawalan. Suatu kebiasaan yang hanya ada di tanah air sebagai ungkapan untuk saling memaafkan atas kesalahan yang pernah dilakukan dalam satu tahun terakhir

Atmosfer tersebut juga masih sangat terasa di Fakultas Ekonomi UII, terbukti dengan diadakannya acara rutin tahunan yaitu “Senam Pagi, Silaturahim Syawalan, dan Pamitan Haji” yang bertempat di Kampus FE UII, Jalan Prawiro Kuat, Condong Catur, Depok, Sleman. Dalam acara ini dihadiri juga perwakilan dari pengurus badan wakaf, Rektor beserta jajarannya, dekan, wakil dekan, masyarakat sekitar FE UII, serta segenap keluarga besar civitas akademik FE UII.

Mentari yang cukup bersinar turut menghiasi langit pagi hari tadi menjadi lebih istimewa. Tahun ini memang cukup special jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Jika di tahun sebelumnya tidak ada senam, tahun ini acara Syawalan dibuka dengan semangat olahraga dengan dipadukannya music dengan sangat meriah dan penuh canda tawa. Bukan tanpa alasan, diadakannya senam merupakan sebuah rangkaian milad Universitas Islam Indonesia ke 75. FE UII pun turut mengundang instruktur senam untuk mengatur jalannya senam pagi yang dimulai pada pukul 06.30 WIB di halaman depan Kampus FE UII. Setelah senam selesai, dilanjutkan dengan acara syawalan yan bertempat di Hall tengah FE UII.

Acara syawalan dibuka dengan khidmat dengan pembacaan basmalah yang dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Hidayatul Rahman, SE, MM. Sambutan yang pertama diberikan oleh Ketua Panyelenggara acara yang juga Wakil Dekan FE UII, Suharto, S.E, M,SE. dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat lebaran, permohonan maaf lahir batin serta memperkenalkan Dekan dan Wakil dekan terpilih yang seharusnya dilantik pada tanggal ini namun harus ditunda karena bukan hari kerja. Beliau juga berpesan kepada dekan dan wakil dekan yang baru untuk amanah dan berharap di periode yang baru bisa mengambil hal-hal yang positif dan membuang hal-hal yang negative dari periode sebelumnya.

Acara dilanjutkan dengan sambutan sekaligus tausiyah oleh Agus Harjito, M.Si selaku Dekan FE UII. Dalam sambutannya beliau kembali memperkenalkan Dekan serta Wakil Dekan terpilih di periode mendatang. Selain itu beliau juga berpesan dalam tausiyahnya bahwa dalam melaksanakan semua perkerjaan harus dilandasi dengan tiga hal utama, yaitu rasa syukur, ikhlas dan istiqomah. Harapannya pada periode dekan yang baru dapat menjalakan pekerjaan dengan amanah yang telah disampaikan dengan dilandasi tiga hal tersebut. selain itu, beliau juga memohon pamit sebagai dekan dan memohon maaf jika selama mengemban amanah banyak melakukan kesalahan baik yang disengaja maupun tidak disengaja dan menyampaikan ucapan selamat dan mendoakan kepada calon jamaah haji yang mau berangkat pada bulan Agustus mendatang agar menjadi haji yang mabrur.

Memasuki akhir acara doa dipimpin oleh Achmad Thohirin. Setelah itu dalam acara silaturahim dan syawalan ini juga dilanjutkan dengan berjabat tangan saling memaafkan oleh seluruh civitas akademika FE UII secara bergantian dan akhirnya ditutup dengan acara ramah-tamah yang telah disediakan di lapangan sorak FE UII.

IMG 9746 1 - Fakultas Bisnis dan Ekonomika UII

IQBAL HIMAWAN | News Anchor Metro TV

Iqbal Himawan, pria kelahiran Semarang, 23 Januari 1986 ini adalah salah seorang alumni dari Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia yang berlatar belakang dari keluarga PNS. Sejak kecil Iqbal sudah diajarkan untuk melawan ketakutan dengan tidak menjadikan ketakutan itu sebagai phobia, tetapi juga harus pandai mengatasinya. Selain itu, Iqbal sejak kecil juga memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, penasaran dengan hal–hal baru dan ingin mencobanya. Sifat ingin tahu itu merupakan salah satu pendorong Iqbal menjadi seorang jurnalis, sehingga tak heran pencapaian karir Iqbal ini sesuai dengan apa yang telah dilakukannya sejak kecil. Saat ini Iqbal menjabat sebagai News Anchor di Metro TV. Sebuah tantangan ketika orang tua yang sudah terbiasa bekerja dibidang birokrat dan sangat sulit bagi Iqbal untuk meyakinkan kedua orang tua bahwa pekerjaan sebagai jurnalis itu adalah pekerjaan yang sangat bermanfaat dan membanggakan.  Mendengarkan berita pada channel tv international sudah dilakukan Iqbal sejak kecil dan kagum melihat para jurnalis meliput dalam segala situasi, dari lokasi manapun sehingga dapat memberikan laporan informasi yang jelas terhadap pemirsa.

Iqbal menempuh pendidikan Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) disuatu kota kecil, yaitu Purwodadi. Kemudian lulus dari bangku SMP Iqbal mengikuti student exchange ke Australia dan melanjutkan pendidikan perguruan tinggi di Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia. Iqbal mengambil jurusan Ilmu Ekonomi (International Pembangunan) dengan mempertimbangkan berbagai alasan pendukung, salah satunya Iqbal memiliki passion dibidang bahasa dan ia beranggapan Ilmu Ekonomi dapat menunjang profesinya untuk menjadi  seorang jurnalis dan mengasah kemampuan net working-nya. Selain itu juga Iqbal beranggapan bahwa masih sedikit perguruan tinggi yang menyediakan International Program pada Jurusan Ekonomi di Yogyakarta. Baginya Yogyakarta merupakan kota yang sangat kondusif untuk mengenyam pendidikan. Pada masa kuliah, Iqbal mengidolakan dua orang dosen yang menjadi favoritnya sekaligus motivator terbesar dalam dirinya yaitu, Bu Endang yang mengajarkan ketegasan dan Pak Edi Suwandi Hamid yang selalu menjelaskan sesuatu hal rumit bisa diselesaikan dengan cara yang sederhana sehingga dapat diaplikasikan dengan mudah.

Melalui pekerjaannya, hidup Iqbal dekat dengan berbagai macam petualangan yang membuatnya harus selalu siap siaga. Seperti mewawancarai presiden, mewawancarai Antasari Azhar, mewawancarai istri teroris, bahkan mewawancarai seorang ayah yang memperkosa anaknya sendiri. Sejak kecil sosok Iqbal dikenal sebagai anak yang selalu ingin mencoba segala hal baru dan memiliki empati yang tinggi. Baginya empati dapat membantu diri untuk selalu bersyukur. Semakin sukses seseorang, semakin merendah dan selalu humble pada siapapun.

Anggaplah sebuah hambatan itu menjadi tantangan, karena kita tidak pernah tahu bahwa hambatan bisa menjadi sebuah kesempatan. – Iqbal Himawan

Sebelum menjadi News Anchor, Iqbal sempat bekerja di bank selama 3 tahun. Tahun pertama ia bekerja di bank Danamon, kemudian dua tahun selanjutnya bekerja di bank BRI. Kemudian Iqbal berpikir untuk menjadi jurnalis namun tetap menggunakan background dirinya sebagai alumni Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi UII. Selain menjadi News Anchor di Metro TV, Iqbal juga sering menjadi moderator untuk anak – anak kurang mampu dan panti asuhan.

Diakhir wawancara, Iqbal Himawan menyampaikan beberapa pesannya untuk mahasiswa yaitu, bersikaplah lebih prihatin karena setelah memasuki dunia kerja kita merasakan bahwa mencari uang itu susah. Kumpulkanlah pengalaman dan network sebanyak–banyaknya, manfaatkan internet sebaik-baiknya, dan bergabunglah dengan komunitas agar membuat kita lebih siap dalam menghadapi dunia kerja. Selain itu Iqbal juga menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan Finding Alumni, semoga dapat terus terbentuk kerjasama alumni dengan Fakultas Ekonomi UII dalam membangun sinergi alumni dan dapat bertukar pikiran dengan mahasiswa.

MG 0898 min - Fakultas Bisnis dan Ekonomika UII

System Apllication and Product in data processing atau yang biasa disebut SAP pada hari Minggu, 29 Mei 2018 mengadakan acara pengenalan teknologi informasi kepada siswa sekolah dasar. Kegiatan ini diadakan di serambi Fakultas Ekonomi UII dengan menyediakan 12 komputer di meja bundar sebagai sarana utama. Kegiatan yang dimulai pukul 14.00 hingga 16.00 WIB. Dengan menghadirkan beberapa komputer beserta proyektor membuktikan bahwa Fakultas Ekonomi UII sangat memadai dalam menyediakan media teknologi sebagai pendukung proses pembelajaran di kampus.

Dosen bekerja sama dengan beberapa mahasiswa yang ahli dalam bidang SAP merancang kegiatan ini untuk memperkenalkan bahasa digital, programing hingga mengeksplorasi seni melalu teknologi sejak dini. Peserta yang terdiri dari siswa kelas 5 SD ini merupakan anak dari karyawan Fakultas Ekonomi UII yang diundang untuk mengikuti kegiatan yang diberi nama SAP Young Thinkers Program for Elementary School dengan kegiatan utama Coding Snap. Anak-anak didampingi seorang mahasiswa dalam menggunakan program, baik itu desain hingga berkutat dengan musik.

Pada bagian Coding Snap, anak-anak diajarkan untuk membuat kartu ucapan lebaran sendiri, dengan begitu mereka mampu mengembangkan kreatifitas dan dituangkan dalam bentuk desain yang menarik. Ketika desain itu telah selesai, anak-anak mendapatkan apresiasi atas kekreatifitasannya. Kegiatan ini diiringi lagu-lagu yang identik dengan masa kecil, hal ini secara tidak langsung mampu mengembalikan karakter anak-anak yang dimiliki para siswa itu.

Mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini juga dapat mengasah softskill mereka dalam mengajarkan serta membantu para siswa yang notabennya terpaut usia cukup jauh, dalam mengerjakan tugas-tugas siswa tersebut. Selain itu, terjadi transfer ilmu antara mahasiswa dan siswa SD yang baik sehingga kesiapan untuk terjun ke masyarakat dapat terasah. Wujud pengabdian masyarakat ini dapat diterapkan mahasiswa saat KKN nanti, bahkan memperkenalkan secara langsung program SAP ke masyarakat

Harapan dari berjalannya kegiatan ini adalah agar anak-anak SD yang kelak akan menjadi generasi penerus bangsa mampu mengenal sistem teknologi sejak dini. Tentu dengan banyaknya kekhawatiran usia anak-anak mengenal teknologi dengan berbagai wadah didalamnya, seperti internet, gadget dan lainnya, para orang tua wajib mengawasi penggunaan teknologi mereka.

Memanfaatkan teknologi bukan hanya sekadar main game dan bermedia soial melainkan sebagai media untuk belajar dan mengembangkan bakat adalah tujuan terbesar dari kegiatan ini. Memberi bukti bahwa mahasiswa Fakultas Ekonomi UII mampu menjadi tutor secara langsung dimasyarakat dan dapat diterima dengan baik.

“Mereka itu softskillnya terbentuk, teknologi digital, peran mereka di digital age itu dimulai di usia yang lebih dini karena mereka memanfaatkan waktu untuk hal-hal yang lebih bermanfaat, daripada mereka misalnya punya smartphone atau punya komputer itu hanya untuk liat youtube dan sebagainya, mereka mungkin akan menciptakan sesuatu jadi mengotak-atik dengn program in, jadi itu sebenarnya tujuan. Menggunakan waktunya dengan hal-hal lain yang lebuh bermanfaat” tutur Dra. Primanita, MBA, Ak, CA, Cert. SAP yang sempat diwawancarai disela-sela kegiatan ini berlangsung.

Ini merupakan inovasi kegiatan baru yang dilakukan Fakultas Ekonomi UII sebagai wujud perannya dilingkungan masyarakat utamanya anak-anak. Persiapan yang dilakukan pihak kampus dalam melaksanakan acara ini patut diacungi jempol. Mahasiswa dan dosen yang mempuni dilengkapi program SAP yang hanya dimiliki segelintir perguruan tinggi di Indonesia, diharapkan meningkatkan motivasi siswa untuk mengembangkan kreatifitas dalam program digital yang berbasis aplikasi. Ini dapat mempersiapakan mahasiswa untuk langsung terjun ke lingkungan masyarakat.