Perkembangan teknologi di era yang semakin dinamis ini tumbuh begitu masif, yang tentu mempengaruhi berbagai sektor, termasuk keuangan. Keunggulan kompetitif semakin dibutuhkan untuk berkarir di bidang keuangan. Melalui Association of Chartered Certified Accountants (ACCA) memberikan kesempatan bagi para sarjana untuk dapat merepresentasikan integritas, mengembangkan kemampuan bisnis yang andal serta mendalami pengetahuan mengenai akuntansi dan keuangan. ACCA sendiri merupakan program pendidikan kualifikasi yang akan menghasilkan akuntan profesional, untuk meniti karir dalam bidang akuntansi, keuangan dan manajemen.

Program Studi Akuntansi Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Islam Indonesia menghadirkan secara langsung Manish Gidwani, Msc., ACCA selaku Ketua Panel Anggota ACCA Indonesia, Dra. Yuni Nustini, Ak., CA., MAFIS., Ph.D selaku Direktur Program ACCA – UII, Hani Karunia, MBA, MSC. selaku Country Head ACCA Indonesia, Novita Hasibuan, ACCA. selaku ACCA IMP Employability Committe Lead pada webinar yang dilaksanakan secara daring pada Rabu (23/09) dan dimoderatori oleh Frans Elyan selaku ACCA BRM.

“Program Studi Akuntansi Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Islam Indonesia menjalin kerja sama dengan ACCA UK bertujuan untuk memberikan kualifikasi yang besar saat mahasiswa lulus nantinya,” ujar Dra. Yuni Nustini. Hal ini juga diperjelas oleh Manish Gidwani “ACCA memberikan kesempatan bagi anggota untuk bekerja secara internasional bersama mitra dan berkolaborasi dengan universitas terkemuka dan penyedia pendidikan lainnya di seluruh dunia.”

Ujian kualifikasi ACCA memberikan peluang kepada setiap individu untuk menjadi seorang akuntan yang memiliki kualifikasi internasional. Kualifikasi ACCA sendiri diakui oleh perusahaan karena kompetensi dan keterampilan yang nantinya dikantongi sangat relevan dengan tiap bidang akuntansi. Oleh karena itu, pemilik gelar ACCA dapat memiliki kesempatan berkarir dalam bidang keuangan yang lebih luas dan beragam untuk berperan dalam perusahaan, dengan jaringan internasional yang tersebar di lebih dari 180 negara.

Seperti yang disampaikan juga oleh Novita Hasibuan, “Ada banyak keuntungan yang didapat apabila bergabung dengan ACCA. Mulai dari jaringan lokal dan global, kualifikasi global, fleksibilitas belajar bahkan be the expert ditawarkan oleh ACCA untuk para anggotanya,”.

Hani Karunia membagikan kutipan dari Colin Bezant, “Fungsi keuangan harus memahami peran pentingnya ke depan dalam membangun kepercayaan keuangan, sehingga robot, AI, dan bookchain masa depan dapat memberikan bisnis keuntungan komersial yang nyata dan langgeng.” Pada akhir acara, Frans Elyan selaku moderator berharap webinar ini mampu memupuk semangat akuntan muda untuk meraih impiannya dalam berkarir di bidang keuangan secara global. (SA/NF)